Terbit: 27 April 2023 | Diperbarui: 9 August 2023
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Kanker termasuk penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Namun, Anda bisa mencegah penyakit ini dengan mengonsumsi makanan bergizi. Apa saja makanan yang dapat mencegah kanker? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

11 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi Setiap Hari

Daftar Makanan yang Dapat Mencegah Kanker

Terdapat banyak jenis makanan yang diklaim mampu mencegah timbulnya sel kanker. Makanan-makanan tersebut mengandung zat yang berfungsi melawan kanker, seperti fitronutrien dan sulforaphane.

Berikut ini daftar makanan sehat yang dipercaya mencegah perkembangan sel kanker, di antaranya:

1. Wortel

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine pada tahun 2015, konsumsi wortel dapat menurunkan risiko penyakit kanker, dalam hal ini kanker lambung sebanyak 26 persen.

Studi lainnya juga menemukan wortel berpengaruh terhadap penurunan risiko kanker prostat sebanyak 18 persen.

Bagi para perokok, konsumsi wortel juga diklaim bisa menurunkan risiko terkena kanker paru-paru. Namun tentunya, hal ini perlu dibarengi dengan menghentikan kebiasaan merokok.

Hal tersebut diungkap oleh sebuah studi yang menemukan bahwa perokok yang rutin mengonsumsi wortel memiliki risiko kanker paru-paru 3 kali lebih kecil daripada perokok yang tidak mengonsumsi wortel sama sekali.

2. Brokoli

Brokoli mengandung zat fitonutrien yang diklaim mampu mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Selain itu, terdapat pula zat sulforaphane yang disebut mampu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker payudara hingga 75 persen.

Sebuah studi juga mengatakan jika kandungan dalam brokoli tersebut efektif untuk mencegah terjadinya kanker prostat dan kanker usus; di samping mengurangi pertumbuhan tumor.

Kendati begitu, klaim brokoli sebagai makanan pencegah kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut karena penelitian yang dilakukan masih sangat terbatas. Selain itu, penelitian baru dilakukan pada hewan.

Baca Juga: Benarkah Minum Kopi Bisa Menurunkan Risiko Kanker Prostat?

3. Nanas

Makanan pencegah kanker selanjutnya adalah nanas. Buah dengan nama latin Ananas comosus ini memiliki kandungan yang bermanfaat untuk tubuh.

Menurut tinjauan studi yang dilakukan tahun 2018, ekstraksi nanas memiliki efek antiinflamasi, imunomodulator, dan antikanker.

Berbagai penelitian juga sudah membuktikan efek antikanker dari ekstraksi nanas. Buah ini diketahui dapat melemahkan sel kanker, menghambat sel kanker, dan merangsang sel kanker untuk mati.

4. Minyak Zaitun

Minyak zaitun yang biasa dijadikan bahan masakan ini ternyata merupakan salah satu komponen makanan pencegah kanker. Hal ini juga sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi minyak zaitun dapat menurunkan risiko kanker kolorektal dan kanker payudara.

Meski demikian, hubungan antara konsumsi jenis minyak ini dengan penurunan kanker masih belum dapat dipastikan. Pasalnya, ada kemungkinan faktor lain yang ikut terlibat.

5. Tomat

Tomat mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, salah satunya adalah likopen. Selain memberikan warna merah pada tomat, likopen merupakan senyawa yang memiliki sifat antikanker.

Beberapa penelitian menemukan bahwa asupan likopen berhubungan dengan penurunan risiko kanker prostat. Salah satunya diungkapkan oleh penelitian yang terbit di Journal of Nutrition and Vitaminology.

Selain kanker prostat, likopen dalam tomat diketahui berpotensi untuk mencegah jenis kanker lainnya, seperti kanker mulut, kanker paru-paru, kanker serviks, kanker payudara, dan kanker usus.

Meski penelitian sudah mengungkapkan potensi tomat sebagai makanan pencegah kanker, ada banyak faktor lain yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, perlu penelitian lain untuk membuktikannya.

6. Bawang Putih

Di balik fungsinya sebagai bahan penyedap masakan, bawang putih menyimpan khasiat yang salah satunya mencegah kanker.

Khasiat ini hadir berkat adanya zat yang bernama allicin. Menurut sebuah penelitian, allicin efektif dalam membunuh sel-sel kanker.

Penelitian lainnya juga menemukan fakta bahwa orang-orang yang mengonsumsi bawang putih, bawang bombai, dan daun bawang memiliki risiko kanker yang lebih kecil jika dibandingkan dengan yang jarang atau tidak sama sekali mengonsumsinya.

Baca Juga: Benarkah Makan Telur Berlebihan Bisa Sebabkan Kanker Prostat?

7. Ikan

Ikan memang sudah diragukan lagi manfaatnya bagi kesehatan. Konsumsi ikan minimal satu minggu sekali dipercaya bisa menurunkan risiko penyakit ini.

Jenis ikan yang paling berpengaruh adalah ikan-ikan berlemak seperti salmon dan sarden. Keduanya mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin D yang baik untuk pencegahan kanker.

8. Buah Beri

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Cancer Prevention Research mengungkapkan, buah beri adalah salah satu makanan yang dipercaya mencegah berkembangnya sel kanker.

Studi yang melibatkan 25 orang penderita kanker kolorektal tersebut mengungkapkan bahwa konsumsi beri dapat menghambat pertumbuhan sel kanker sebanyak 7 persen.

Selain itu, buah raspberry yang merupakan satu dari sekian jenis beri mampu mengurangi pertumbuhan tumor sebanyak 62 persen.

Manfaat ini diduga kuat berasal dari kandungan antosianin yang tinggi di dalam buah beri. Pigmen tanaman ini mempunyai sifat antioksidan yang diketahui dapat menurunkan risiko kanker.

9. Kacang-kacangan

Makanan pencegah kanker selanjutnya adalah kacang-kacangan. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa konsumsi beberapa jenis kacang dapat menurunkan berbagai jenis kanker.

Misalnya saja, penelitian yang terbit di Nutrition Reviews mengungkapkan jika konsumsi kacang secara teratur berkaitan dengan penurunan risiko kanker pankreas, endometrium, dan kolorektal.

10. Kayu Manis

Selain bermanfaat untuk menurunkan kadar gula di dalam darah dan peradangan, kayu manis diketahui dapat membantu mencegah kanker.

Sejumlah penelitian pada tabung reaksi ataupun hewan sudah membuktikan khasiat rempah yang satu ini. Meski begitu, penelitian lanjutan masih diperlukan guna mengetahui efek kayu manis terhadap perkembangan kanker pada manusia.

11. Kunyit

Kunyit merupakan jenis rempah yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan, salah satunya menurunkan risiko kanker. Khasiat ini diduga kuat berasal dari kandungan kurkumin di dalamnya.

Kurkumin adalah bahan kimia yang memiliki efek antikanker sehingga mampu mencegah perkembangan sel-sel kanker.

Mengenai khasiatnya ini, sebuah penelitian mengungkap jika kurkumin dapat menghambat penyebaran sel kanker usus besar dengan menargetkan enzim tertentu yang memicu kanker.

Baca Juga: Berbagai Minuman dan Makanan yang Bisa Memicu Kanker Usus

Tips Sehat Mengonsumsi Makanan Pencegah Kanker

Meski beberapa makanan di atas bisa membantu menurunkan risiko kanker, penelitian lebih lanjutan masih diperlukan guna membuktikan khasiatnya.

Pasalnya, penelitian yang sudah ada kebanyakan baru dilakukan hewan sehingga efeknya terhadap manusia belum dapat diketahui dengan pasti.

Selain itu, meskipun jenis makanan tersebut mengandung beragam nutrisi yang penting untuk tubuh dan memiliki potensi untuk mencegah kanker, bukan berarti Anda bisa sembarangan dalam mengonsumsinya.

Agar makanan pencegah kanker tersebut memberikan khasiat yang diharapkan, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Hindari mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Pasalnya, hal ini berisiko menyebabkan gangguan pada pencernaan, seperti sakit perut dan perut kembung.
  • Bersihkan buah dan sayur sebelum mengonsumsinya. Ini dilakukan untuk mencegah pestisida atau kuman lain yang menempel masuk ke dalam tubuh.
  • Pilih buah dan sayur yang masih segar karena kandungan nutrisinya masih terjaga.
  • Jadwalkan waktu makan dengan baik.

Supaya Anda tidak bosan mengonsumsi makanan-makanan di atas, cobalah untuk mengombinasikan dengan makanan bergizi lainnya atau olah dengan berbagai cara yang unik.

Selain itu, jangan lupa terapkan gaya hidup sehat lainnya seperti istirahat cukup, kelola stres, rutin berolahraga, serta tidak merokok dan konsumsi minuman beralkohol.

 

  1. Ajmera, Rachael. 2017. 13 Foods That Could Lower Your Risk of Cancer. https://www.healthline.com/nutrition/cancer-fighting-foods. (Diakses pada 24 Februari 2023).
  2. Chen, Jinyao, dkk. 2013. Lycopene/Tomato Consumption and the Risk of Prostate Cancer: A Systematic Review and Meta-Analysis of Prospective Studies. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23883692/. (Diakses pada 24 Februari 2023).
  3. Raeisi, Elham, dkk. 2018. Pineapple Extract As An Efficient Anticancer Agent in Treating Human Cancer Cells. https://www.researchgate.net/publication/331480357_Pineapple_extract_as_an_efficient_anticancer_agent_in_treating_human_cancer_cells. (Diakses pada 24 Februari 2023).
  4. Thomasset, Sarah, dkk. 2009. Pilot Study of Oral Anthocyanins for Colorectal Cancer Chemoprevention. https://doi.org/10.1158/1940-6207.capr-08-0201. (Diakses pada 24 Februari 2023).
  5. Wu, Lang, dkk. 2015. Nut Consumption and Risk of Cancer and Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Meta-Analysis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26081452/. (Diakses pada 24 Februari 2023).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi