Terbit: 17 November 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Meskipun kontraksi adalah bagian alami dari proses persalinan dan bisa membuat Bumil tidak nyaman, rasa nyeri kontraksi adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan. Terdapat beberapa cara yang dapat membantu mengurangi intensitas rasa sakit tersebut. Apa yang harus dilakukan? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut

10 Cara Mengurangi Rasa Nyeri Kontraksi Jelang Persalinan

Tahapan Nyeri saat Kontraksi

Rasa sakit yang muncul saat kontraksi menjelang melahirkan tentu berbeda dengan rasa sakit pada umumnya. Mulas mau melahirkan yang dialami juga belum tentu terasa sama pada tiap wanita. Hal itu tergantung dari kesiapan secara fisik dan mental menjelang persalinan.

Berikut ini beberapa tahapan nyeri yang menggambarkan mulas mau melahirkan atau kontraksi menjelang melahirkan, di antaranya:

1. Nyeri Persalinan Dini

Mulas mau melahirkan atau kontraksi biasanya membuat serviks membesar atau terbuka 3 hingga 4 sentimeter dan mulai menipis (efface). Biasanya, kontraksi ringan hingga sedang berlangsung selama 30 hingga 60 detik dan terjadi setiap 5 hingga 20 menit; menjadi lebih kuat dan lebih sering terjadi. Kondisi ini biasanya berlangsung 6 jam atau lebih.

2. Nyeri Persalinan Aktif

Kontraksi menjadi lebih panjang, lebih kuat, dan leher rahim membesar hingga 7 sentimeter. Ini adalah ketika kebanyakan wanita meminta obat penghilang rasa sakit—meskipun kadang-kadang diberikan lebih awal. Kondisi ini biasanya berlangsung 2 hingga 8 jam.

3. Nyeri Persalinan Transisi

Nyeri cenderung paling kuat saat serviks selesai melebar hingga 10 sentimeter. Selain mulas mau melahirkan yang intens dan berjarak dekat, Anda mungkin merasakan sakit di punggung, pangkal paha, bahkan sisi atau paha, serta mual. Kondisi ini biasanya berlangsung 1 jam.

4. Nyeri saat Mengejan

Rasa sakit yang intens dikalahkan oleh tekanan besar yang dirasakan untuk menekan dan mendorong bayi keluar.

Meskipun rasa sakit berlanjut, banyak wanita mengatakan itu melegakan untuk mendorong karena membantu meringankan tekanan. Ketika kepala bayi keluar, Anda mungkin mengalami sensasi terbakar yang menyakitkan di sekitar lubang vagina. Sakit akan terasa hingga 3 jam.

5. Nyeri saat Plasenta Keluar

Tahap ini cenderung relatif mudah, karena kontraksi ringan dan kram memudahkan plasenta keluar. Pada titik ini Anda tetap fokus pada kelahiran bayi. Nyeri biasanya berlangsung 30 menit.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Kontraksi Saat Hamil Beserta Ciri-cirinya

Cara Mengurangi Rasa Sakit saat Kontraksi

Berikut ini beberapa tips meredakan nyeri saat kontraksi yang penting diketahui ibu hamil, di antaranya:

1. Mengeluarkan Suara Rendah dan Dalam

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi adalah mengeluarkan suara. Ketika mengalami nyeri kontraksi buatlah suara-suara yang dalam dan rendah guna membantu pernapasan lebih dalam dan membuat otot-otot panggul lebih rileks. Anda bisa bernyanyi, berhitung, atau mengulang-ulang kalimat supaya lebih rileks.

2. Ubah Posisi

Posisi yang baik saat kontraksi berlangsung tak harus selalu berbaring. Anda juga bisa duduk bersandar di kursi, dinding, atau pada tubuh suami.

Mengubah posisi saat melahirkan merupakan salah satu cara efektif meredakan nyeri saat kontraksi. Namun, jangan melakukan gerakan saat dokter mulai melakukan tindakan, sebab pengawasan bayi dalam kandungan harus dilakukan terus-menerus.

Baca Juga: 5 Perbedaan Kontraksi Palsu dan Asli (Baca Yuk, Mom)

3. Pemijatan

Salah satu cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang mudah adalah dengan pijatan atau tekanan yang konsisten ke arah bawah. Saat dipijat, ibu hamil bisa duduk menghadap sandaran kursi atau memeluk bantal. Minta bantuan pasangan untuk memijat bagian punggung dan pinggul menggunakan bola tenis dengan gerakan memutar.

4. Lakukan Afirmasi

Rasa takut yang berlebihan sebelum persalinan justru dapat meningkatkan rasa nyeri. Oleh sebab itu, sebaiknya yakinkan diri Anda dengan mengucapkan kalimat afirmasi (kata-kata atau melakukan hal positif untuk diri sendiri) yang dapat menekan rasa takut. Bila menangis bisa membuat Anda lebih lega maka lakukanlah.

5. Pikirkan Hal yang Menyenangkan

Tubuh akan memproduksi hormon oksitosin saat kontrasi. Faktanya hormon ini juga diproduksi saat Anda sedang jatuh cinta, orgasme, atau saat merasa aman.

Produksi hormon ini dapat terhambat jika Anda mengalami rasa takut yang berlebihan. Oleh karena itu, sebisa mungkin ciptakan lingkungan yang nyaman untuk mengurangi rasa nyeri.

6. Kompres Hangat atau Dingin

Mengompres tubuh memang tidak dapat menghilangkan keseluruhan nyeri, namun cara ini dapat memberikan kenyamanan.

Botol air panas yang dibungkus handuk dan dicelup ke air dingin dapat membantu mengurangi pegal. Bahkan, menempelkan handuk dingin ke wajah juga bisa mengurangi ketegangan.

7. Aktif Bergerak Setip Hari

Aktif bergerak dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri punggung, dan mengalihkan rasa nyeri. Jadi, cobalah berbagai aktivitas ringan sesuai dengan usai kehamilan. Temukanlah aktivitas yang membuat Anda paling nyaman melakukannya.

8. Teknik Bernapas yang Benar

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi ini mungkin sudah banyak dilakukan saat persalinan. Psikopropilaksis merupakan metode yang menekankan teknik bernapas yang benar selama kontraksi.

Konsentrasi pada napas dapat mengalihkan Anda dari  rasa nyeri sekaligus membuat otot-otot menjadi rileks, kondisi ini pada akhirnya membuat ketegangan mengendur.

Baca Juga: Makan Makanan Pedas Bisa Memicu Kontraksi, Benarkah?

9. Titik Fokus

Metode ini dapat dilakukan tanpa Anda perlu untuk melatihnya. Caranya, saat kontraksi menjadi intens, cobalah untuk fokus melihat suatu objek apa pun yang ada di sekitar. Saat Anda fokus pada titik tertentu, maka perhatian tehadap rasa sakit bisa berkurang.

Pada dasarnya, otak memproses informasi yang dilihat. Saat Anda mengalihkan pandangan pada hal-hal lain, otak akan memproses lebih sedikit rasa sakit yang sedang dialami. Hal inilah yang membuat Anda tidak akan terlalu merasakan nyeri kontraksi.

10. Hipnoterapi

Hipnoterapi (hypnobabies dan hypnobirthing) dapat membantu Bumil untuk lebih rileks ketika nyeri kontraksi menyerang. Untuk menerapkan teknik ini, Anda bisa mengikuti pelatihan profesional, menonton video, atau mendengar musik untuk mendapatkan sensasi relaks yang mendalam.

Nah, itulah berbagai cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang bisa Bunda praktikkan menjelang persalinan. Namun, alangkah baiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan keamanannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat.

 

  1. Anonim. 2022. 11 Ways to Ease Contractions Without Drugs. https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/labor-and-delivery/10-ways-to-ease-contractions-without-drugs/. (Diakses pada 11 Juli 2023)
  2. Anonim. 2022. Non-medical pain relief during labour. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/non-medical-pain-relief-during-labour. (Diakses pada 11 Juli 2023)
  3. Anonim 2018. Labor without Medication: Coping Skills. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15586-labor-without-medication-coping-skills. (Diakses pada 11 Juli 2023)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi