Terbit: 13 April 2022 | Diperbarui: 14 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Kerja saat puasa kerap kali berdampak pada rasa malas dan menurunnya performa kerja. Pasalnya, ketika puasa tubuh mengalami perbedaan jam makan dan jam istirahat. Agar tetap semangat bekerja walaupun sedang puasa, intip tipsnya dalam ulasan berikut!

8 Cara Agar Tetap Semangat Bekerja Saat Puasa Ramadan

Tips Tetap Semangat Kerja saat Puasa

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tetap bisa bekerja secara maksimal selama bulan puasa. Berikut beberapa di antaranya:

1. Jangan lupakan sahur

Meski puasa, Anda tetap harus mencukupi kebutuhan kalori harian sebanyak 2.000-2.500 kkal setiap harinya, lho. Hal ini penting untuk menjaga semangat selama kerja saat puasa.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah membagi porsi makan dengan bijak. Siapkan porsi untuk sahur, berbuka, dan berlanjut hingga sebelum tidur.

Mengingat pentingnya makan sahur, Anda sangat dianjurkan untuk menyantapnya. Kalau energi hanya berasal dari buka puasa, Anda bisa lemas sepanjang siang. Kerja pun bisa tidak maksimal!

Selain itu, pembagian porsi dilakukan untuk menurunkan risiko masalah pencernaan. Makan 2.000 kkal dalam satu kali waktu tidak baik untuk perut karena bisa mengganggu pencernaan.

2. Pastikan konsumsi nutrisi yang tepat

Nutrisi adalah sesuatu yang krusial sehingga Anda harus mencermatinya selama menjalani puasa Ramadan.

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak secara seimbang atau sesuai dengan program diet yang dijalani.

Selain itu, pengaturan makan harus dimulai sejak sahur, berbuka puasa, sampai pada saat sebelum tidur.

Agar selalu semangat saat bekerja, hindari karbohidrat sederhana yang mudah diolah dan diserap, seperti mi dan kue.

Sebaiknya, konsumsilah karbohidrat kompleks, seperti beras merah dan oatmeal. Makanan jenis ini akan membuat kenyang lebih lama sehingga Anda semangat kerja meski sedang berpuasa.

Sertakan produk susu rendah lemak dan cobalah untuk memasukkan lemak tak jenuh, seperti alpukat, salmon, dan minyak zaitun dalam menu sahur dan berbuka.

Baca Juga9 Cara Memperbaiki Kualitas Tidur saat Puasa Ramadan

3. Dapatkan tidur yang cukup

Agar tetap semangat bekerja saat puasa, Anda tetap disarankan untuk mendapatkan tidur cukup dan berkualitas. 

Maksud dari cukup ini adalah sesuai dengan standar minimal yang sudah ditetapkan, misalnya 6 jam per hari yang bisa Anda bagi sendiri.

Anda bisa mulai tidur pukul 22.00, lalu bangun sekitar 03.00 untuk makan sahur.

Pada siang hari saat waktu istirahat, Anda bisa mengambil istirahat sejenak untuk power nap selama 1 jam.

4. Penuhi kebutuhan cairan harian

Salah satu hal krusial yang sering dilupakan oleh mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa adalah minum air putih.

Dalam satu hari, anjuran minum adalah sebanyak 8 gelas air atau paling tidak 2 liter. Kebutuhan ini harus terpenuhi bagaimanapun caranya, tidak terkecuali saat puasa.

Anda bisa minum 3-4 gelas saat sahur. Sisanya, Anda bisa minum saat buka dan menjelang tidur.

Mencukupi kebutuhan cairan harian dapat membantu tubuh agar tidak lemas karena dehidrasi. Dengan begitu, Anda akan lebih bersemangat ketika kerja saat puasa.

Selain dari air putih, Anda bisa mencukupi kebutuhan cairan harian lewat makanan, seperti buah, sayuran, dan yoghurt.

Konsumsi makanan yang mengandung air tinggi sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari. Anda pun akan memulai puasa keesokan harinya dengan terhidrasi dengan baik.

5. Kurangi konsumsi kafein

Bagi Anda yang kerap kali mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi atau teh, sebaiknya kurangi selama menjalankan ibadah puasa.

Pada hari-hari biasa, konsumsi kafein mungkin dapat membantu Anda lebih semangat. Namun, Anda harus menghindarinya saat sahur atau berbuka karena dapat menyebabkan perut sakit.

Sebagai akibatnya, aktivitas Anda sehari-hari bisa terganggu. Anda tidak ingin konsentrasi di siang hari menurun karena sakit perut, bukan?

Memang, sebagai dampak dari kekurangan kafein selama puasa adalah sakit kepala dan kelelahan. Namun tenang saja, lama-kelamaan tubuh akan menyesuaikan diri.

6. Buat tubuh relaks

Tips menjaga konsentrasi ketika kerja saat puasa berikutnya adalah buat tubuh selalu relaks setiap saat.

Ingatlah untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam satu hal karena dapat memicu stres. Jika terlalu stres, badan jadi terlalu lemas dan menguras cukup banyak energi.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya mengelola stres selama puasa Ramadan agar saat bekerja selalu dalam kondisi yang prima.

7. Selingi bekerja dengan aktivitas lain

Meski fokus bekerja adalah suatu hal yang baik, jangan terlalu terpacu untuk segera menyelesaikannya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hal ini akan memicu stres.

Nah, agar Anda tetap semangat meski kerja saat puasa, lakukan aktivitas lain pada jam istirahat.

Beberapa aktivitas yang bisa Anda coba, misalnya berjalan-jalan di sekitar kantor, atau sekadar mengobrol ringan dengan rekan kerja.

Selain itu, Anda bisa saja menyempatkan waktu untuk tidur siang selama 20-30 menit. Dengan begitu, tubuh Anda akan lebih segar dan siap untuk bekerja kembali.

Baca JugaOlahraga saat Puasa: Manfaat, Waktu Melakukannya, dan Tips Lainnya

8. Lakukan olahraga rutin

Penyebab tidak semangat bekerja adalah kondisi badan yang selalu lemas dan cenderung pasif. Agar tubuh selalu semangat setiap saat, Anda harus membuatnya segar.

Salah satu caranya adalah dengan berolahraga secara rutin. Namun, olahraga selama bulan puasa harus Anda lakukan secara bijak, ya.

Lakukan olahraga saat pagi selama 15 menit sehabis sahur. Kalau pagi hari tidak sempat, lakukan saat malam hari setelah berbuka puasa.

Intinya, jangan sesekali lupakan olahraga meski hanya dilakukan dengan jalan kaki atau jogging ringan.

Demikian beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menjaga semangat kerja saat puasa. Semoga cara-cara di atas bisa membuat Anda tetap produktif bekerja meski sedang puasa.

 

  1. Anonim. 7 Tips to Stay Motivated at Work during Ramadan. https://www.britishcouncilfoundation.id/en/english/articles/stay-motivated-ramadan. (Diakses pada 13 April 2022).
  2. Anonim. A Healthy Ramadan. https://www.nutrition.org.uk/putting-it-into-practice/food-seasons-and-celebrations/a-healthy-ramadan/. (Diakses pada 13 April 2022).
  3. Anonim. Easy Ways to Manage Caffeine Consumption While Fasting. https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/pages/tips-to-manage-caffeine-intake-during-ramadan.aspx. (Diakses pada 13 April 2022).
  4. Anonim. Make Healthy Choices After Breaking Your Fast and See the Benefits. https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/pages/top-tips-for-ramadan-healthy-eating.aspx#. (Diakses pada 13 April 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi