Terbit: 13 December 2022
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Seseorang yang memiliki penyakit diabetes perlu memperhatikan setiap makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Meski terdapat buah dengan kandungan gula yang tinggi, ada beberapa buah yang tetap aman dikonsumsi. Lantas, buah apa saja yang aman untuk pengidap diabetes? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

10 Buah yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Buah Apa yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Pada umumnya, buah yang aman dikonsumsi oleh orang dengan diabetes adalah buah yang memiliki indeks glikemik rendah; karena mencegah terjadinya lonjakan gula darah. 

Berikut adalah beberapa buah yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, yaitu:

1. Stroberi

Menurut American Diabetes Association (ADA), stroberi termasuk dalam kategori superfood untuk orang dengan diabetes karena kaya akan antioksidan, vitamin, dan serat. 

Anda bisa makan buah ini secara utuh untuk mendapatkan vitamin C, vitamin K, serat, mangan, potassium, dan antioksidan terbaik. Anda juga bisa mengolahnya menjadi jus tanpa tambahan gula apa pun. 

Baca JugaGantikan Nasi, Bolehkah Penderita Diabetes Makan Singkong Rebus?

2. Apel

Apel merupakan buah yang kaya akan serat dan vitamin C. Kandungan serat ini akan membantu Anda untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh karena sulit untuk dicerna dan kenaikan gula darah dalam tubuh secara mendadak dapat dicegah.

Anda sebaiknya konsumsi buah ini tanpa mengupas kulitnya. Menurut Havard T.H. Chan School of Public Health, bagian kulit ini memiliki banyak kandungan serat dan antioksidan yang melindungi jantung. 

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal sebaiknya konsumsi apel bersama kulitnya. 

3. Jeruk

Jeruk merupakan buah yang baik untuk kesehatan, karena mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. 

Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, buah ini baik untuk penderita diabetes. Jeruk memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara mendadak (blood sugar spikes)

Sebaiknya Anda konsumsi jeruk dalam bentuk yang utuh dan tidak melalui pengolahan untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Dengan cara ini, Anda juga bisa memastikan tidak ada tambahan gula di dalamnya. 

4. Pir

Anda tetap bisa konsumsi buah pir bahkan jika Anda menderita diabetes selama porsinya tetap dalam batas yang wajar. Buah ini kaya akan vitamin C, potasium, dan serat yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan.

Sebuah studi menyebutkan bahwa konsumsi buah pir secara utuh dapat menurunkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 jika dibandingkan dengan konsumsi dalam bentuk jus. 

5. Kiwi

Kiwi termasuk dalam buah dengan indeks glikemik yang rendah akibat kandungan serat di dalamnya. Serat akan membuat penyerapan gula menjadi lebih lambat dan kenaikan jumlahnya dalam darah menjadi lebih lambat. 

Selain itu, buah kiwi juga diketahui memiliki kandungan vitamin C dan potasium. Sebuah kiwi mengandung 48 kalori dan 11 gram karbohidrat. 

6. Anggur

Anggur dapat menjadi sumber serat yang sehat bagi tubuh ketika dikonsumsi bersama dengan kulitnya. Kandungan serat ini dapat membantu mencegah blood sugar spikes.

Selain itu, buah ini juga bisa menjadi sumber vitamin B6 untuk mendukung fungsi otak dan hormon yang memengaruhi suasana hati. Kandungan antioksidan polifenol di dalam buah ini mampu membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak organ tubuh. 

7. Mangga

Lebih dari 90% kalori dalam buah mangga berasal dari gula, sehingga tentu bisa menyebabkan adanya peningkatan gula darah. Namun, buah ini juga mengandung serat dan berbagai antioksidan, sehingga meminimalisasi lonjakan gula darah.

Serat dalam mangga dapat membantu tubuh memperlambat aliran penyerapan gula ke dalam darah. Antioksidan mampu membantu mengurangi respon stres yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah.

8. Kurma

Kurma merupakan buah yang kaya akan berbagai nutrisi, termasuk magnesium dan potasium. Buah ini juga bisa menjadi sumber serat, karbohidrat, dan potasium. 

Kurma termasuk ke dalam buah yang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah. 

Buah ini paling baik dikonsumsi dalam bentuk segar, beku, atau dikalengkan tanpa tambahan gula. Menurut ADA, jika ingin konsumsi dalam bentuk kering, sebaiknya batasi jumlahnya hanya dalam porsi yang kecil untuk menghindari lonjakan gula darah.

9. Alpukat

Alpukat merupakan buah dengan jumlah karbohidrat sedikit, sehingga memiliki efek yang rendah terhadap lonjakan gula darah. Sebuah studi menyatakan bahwa alpukat tidak memberikan efek signifikan terhadap gula darah. 

Buah ini bisa menjadi pilihan untuk orang dengan diabetes, karena meskipun memiliki jumlah karbohidrat yang sedikit, tetapi buah ini memiliki jumlah serat yang tinggi. Kandungan lemak baik yang tinggi pada buah ini juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. 

Baca JugaBahaya Rokok Berakibat Buruk bagi Penderita Diabetes

10. Tomat

Tomat segar utuh memiliki nilai indeks glikemik yang rendah. Kandungan serat dalam tomat ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan terhindar dari blood sugar spike

Selain itu, tomat memiliki kandungan likopen dalam jumlah tinggi. Likopen merupakan antioksidan yang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan. Tomat juga mengandung berbagai nutrisi lain, seperti vitamin C, potasium, folat, dan vitamin K. 

Nah, itulah berbagai buah yang aman untuk penderita diabetes. Meskipun dikatakan aman, mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar penting untuk diperhatikan.

Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menentukan jumlah yang ideal, karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda

 

  1. Anonim. What superstar foods are good for diabetes?. https://diabetes.org/healthy-living/recipes-nutrition/eating-well/diabetes-superstar-foods. (Diakses pada 12 Desember 2022).
  2. Anonim. The Nutrition Source: Apples. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/apples/. (Diakses pada 12 Desember 2022).
  3. Bjarnadottir, Adda. 2019. Tomatoes 101: Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.healthline.com/nutrition/foods/tomatoes (DIakses pada 12 Desember 2022). 
  4. Carey, Elea. 2019. 10 Low-Glycemic Fruits for Diabetes. https://www.healthline.com/health/diabetes/low-glycemic-fruits-for-diabetes. (Diakses pad a12 Desember 2022). 
  5. Hill, Ansley. 2020. Can People with Diabetes Eat Mango?. https://www.healthline.com/nutrition/mango-is-good-for-diabetes. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  6. Leonard, Jayne. 2021. Can Dates Help With Managing Diabetes?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/are-dates-good-for-diabetics. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  7. Masters, Maria. 2022. 8 Best Fruits for a Diabetes-Friendly Diet. https://www.everydayhealth.com/type-2-diabetes/best-fruits-for-diabetes/. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  8. McPherson, Gabrielle. 2021. Can You Eat Oranges If You Have Diabetes?. https://www.healthline.com/nutrition/are-oranges-good-for-diabetics. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  9. Osborn, Corrine O’Keefe. 2020. The Benefits and Risks of Avocados for People with Diabetes. https://www.healthline.com/health/avocado-and-diabetes. (Diakses pada 12 Desember 2022).
  10. Pagan, Camille Noe. 2022. Diabetes and Fruit. https://www.webmd.com/diabetes/fruit-diabetes. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  11. Silver, Natalie. 2019. Can People with Diabetes Eat Pears?. https://www.healthline.com/health/diabetes/pears-diabetes. (Diakses pada 12 Desember 2022). 
  12. Ware, Megan. 2019. Ten Diabetes Superfoods. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317112. (Diakses pada 12 Desember 2022). 


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi