Terbit: 27 October 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Pengguna shower puff mungkin tidak menyadari pentingnya menjaga alat mandi ini tetap bersih. Sebab faktanya, berbagai bakteri dan jamur bisa tumbuh di dalamnya! Agar penggunaannya tetap aman dan Anda terbebas dari infeksi, simak penjelasan di bawah ini.

Shower Puff Bisa Menjadi Sarang Penyakit, Intip Cara Merawatnya

Shower Puff Bisa Menjadi Sarang Penyakit

Shower puff sering kali digunakan untuk membuat aktivitas mandi menjadi lebih bersih. Menggosok-gosok tubuh menggunakan alat ini dianggap bisa membuat lebih bersih.

Namun, sangat sedikit yang menyadari bahwa shower puff bisa menjadi tempat bakteri, virus, atau jamur berkembang. Menurut penelitian yang diterbitkan di Journal of Clinical Microbiology, scrub yang digunakan untuk mandi ini adalah rumah bagi bakteri.

Perlu diketahui, menggosok-gosok badan menggunakan puff bisa mengangkat sel-sel kulit mati. Nah, kulit mati tersebut bisa tersangkut di jaring. Ditambah dengan kondisi kamar mandi yang lembap dan hangat, risiko mikroorganisme untuk muncul bisa meningkat!

Tak hanya shower puff, loofah sponges yang bekerja dengan cara serupa juga bisa menjadi tempat berkembang biak mikroorganisme. Inilah yang kemudian memicu bakteri, virus, dan jamur untuk berkembang.

Baik shower puff maupun loofah sponges, keduanya harus Anda perhatikan kebersihannya. Ini dilakukan untuk mencegah berbagai infeksi menyerang.

Baca JugaCara Mencuci Handuk yang Benar agar Terbebas dari Bakteri

Tips Merawat Shower Puff

Penggunaan puff memang sulit untuk ditinggalkan. Jadi, yang bisa Anda lakukan adalah menjaga kebersihannya. Berikut ini adalah beberapa tips agar shower puff Anda tidak menjadi sarang kuman, di antaranya:

1. Simpan di Tempat Kering

Setelah menggunakan puff, bilas hingga bersih. Tak lupa, simpan di tempat yang benar-benar bersih dan sejuk.

Bila perlu, Anda bisa meletakannya di luar area kamar mandi yang lembap. Carilah tempat yang bisa menjaganya tetap kering.

2.  Bersihkan secara Rutin

Cara merawat puff agar terbebas dari bakteri, virus, dan jamur adalah membersihkannya secara rutin.

Apa pun jenisnya—baik loofah sponges atau shower puff—Anda harus rutin membersihkan alat mandi ini setidaknya seminggu sekali.

Caranya juga cukup mudah, Anda hanya perlu merendam puff ke dalam larutan pemutih atau detergen cair selama lima menit. Setelah itu, bilaslah hingga bersih.

3. Hindari Area Wajah dan Kelamin

Sebisa mungkin hindari wajah dan area kelamin saat menggunakan shower puff. Pasalnya, kulit pada dua area ini sangat sensitif sehingga rentan mengalami infeksi.

Shower puff yang Anda gunakan bisa menjadi sarang bagi bakteri, virus, dan jamur. Jika digunakan pada area wajah dan kelamin, dikhawatirkan mikroorganisme tersebut ikut berpindah dan memicu berbagai masalah kesehatan.

4. Hindari Penggunaan Shower Puff  Sehabis Bercukur

Selesai bercukur, sebaiknya Anda menghindari penggunaan puff saat mandi, misalnya seusai mencukur bulu kaki.

Pasalnya, kulit Anda bisa saja memiliki luka yang tidak tampak setelah bercukur. Nah, bakteri tersebut bisa masuk ke dalam kulit melalui luka atau kulit yang terbuka.

Baca JugaTips Menjaga Kebersihan Pakaian agar Bebas dari Penyakit

5. Ganti secara Rutin

Tips selanjutnya yang tidak boleh sampai ketinggalan adalah gantilah shower puff Anda secara rutin. Pasalnya, bakteri, virus, dan jamur bisa saja sudah berkembang di puff Anda.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk menggantinya? Shower puff yang berbahan plastik bisa bertahan dalam dua bulan. Jadi, Anda bisa menggantinya setiap satu hingga dua bulan sekali.

Namun, bila alat mandi ini sudah rusak atau jaring-jaringnya terurai, gantilah segera dengan yang baru.

Shower puff bisa menjadi lokasi yang strategis bagi mikroorganisme untuk berkembang biak. Maka dari itu, bila Anda masih betah menggunakannya untuk mandi, terapkan tips-tips merawat puff di atas. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Anonim. 2020. Do You Know What’s Growing on Your Loofah? 5 Tips to Keeping Your Loofah Clean & Safe to Use. https://health.clevelandclinic.org/loofahs-can-double-as-bacterial-breeding-grounds/. (Diakses pada 27 Oktober 2022).
  2. Chandler, Vicky. 2016. Bad News: Your Shower Loofah Is Way More Gross Than You Think. https://www.goodhousekeeping.com/health/news/a40645/shower-loofah-bacteria/. (Diakses pada 27 Oktober 2022).
  3. McBride, Libby. 2019. The Reality Behind Your Shower Puff and Why It Needs to Go in the Bin Now. https://www.cambridge-news.co.uk/shower-puff-bacteria-sponge-cells-15778892. (Diakses pada 27 Oktober 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi