Terbit: 22 June 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ada banyak sekali mitos kesehatan yang bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah banyak orang yang sengaja menempelkan plester atau koyo di pusar demi mencegah mabuk perjalanan. Sebenarnya, apakah trik ini memang cukup ampuh untuk mencegah hal ini?

Menempel Plester di Pusar Bisa Atasi Mabuk Perjalanan?

Dampak menggunakan plester di pusar

Banyak orang yang mengaku jika cara ini cukup ampuh untuk mengatasi mabuk perjalanan. Biasanya, mereka menyebut hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak mudah mengalami masuk angin mengingat salah satu “gerbang” bagi udara untuk masuk ke dalam perut telah dihambat oleh plester. Padahal, menurut pakar kesehatan, anggapan ini tidak benar.

Keberadaan plester pada pusar ini tidak akan memberikan dampak kesehatan apapun, termasuk dalam hal mencegah mabuk perjalanan. Hanya saja, hal ini bisa memberikan sugesti yang positif bagi seseorang. Karena yakin bahwa trik ini ampuh mencegah mabuk perjalanan, mereka pun akan tidak mengalaminya.

Pakar kesehatan menyebut mabuk perjalanan lebih sering terjadi akibat tubuh yang sedang kurang fit, dan gangguan pada indera dan keseimbangan tubuh. Sebagai contoh, jika pusat keseimbangan di otak mengalami gangguan akibat mendapatkan sinyal yang berbeda-beda dari mata, telinga, dan otot-otot atau persendian, maka kita pun akan lebih rentan mengalami mabuk perjalanan.

Beberapa cara yang bisa dilakukan demi mencegah mabuk perjalanan

Mabuk perjalanan bisa membuat tubuh terasa jauh tidak nyaman sebelum mencapai tujuan. Karena alasan inilah sebaiknya kita mencegahnya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah mabuk perjalanan.

  1. Pastikan untuk makan sebelum berangkat

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya kita makan terlebih dahulu. Hanya saja, pastikan bahwa porsi makanan yang dikonsumsi tidak terlalu banyak. Konsumsilah secukupnya saja agar perut tidak mudah mengalami mual-mual akibat guncangan atau berbagai hal lain di dalam perjalanan.

Hanya saja, pastikan bahwa makanan yang dikonsumsi juga yang bersifat netral, bukannya yang bersifat asam, terlalu tinggi minyak atau lemak, atau yang terlalu pedas karena hal ini bisa saja membuat perut tidak nyaman selama perjalanan.

  1. Membawa minyak angin

Minyak angin atau minyak aromaterapi yang memiliki bau yang menenangkan pikiran ternyata bisa membantu mengatasi mual-mual selama perjalanan. Selain itu, minyak ini bisa membuat tubuh lebih nyaman dan hangat jika suhu AC kendaraan cukup dingin.

Kita bisa mengoleskan minyak ini di sekitar dahi atau perut. Selain itu, kita juga bisa menghirup aromanya demi membuat tubuh terasa jauh lebih nyaman.

  1. Jangan bermain gadget di tengah-tengah perjalanan

Bagi sebagian orang, memainkan gadget atau membaca buku tidak akan menyebabkan dampak apapun, namun ada orang yang langsung merasa pusing setelah melakukannya meski hanya sebentar saja. Jika kita termasuk dalam orang yang mudah pusing akibat memainkan ponsel, sebaiknya tidak memainkannya terlalu lama demi mencegah mabuk perjalanan.

  1. Menikmati pemandangan

Salah satu cara paling ampuh untuk mencegah mabuk perjalanan adalah dengan menikmati pemandangan dari luar jendela kendaraan. Selain itu, kita juga bisa membuka jendela demi mendapatkan udara segar. Hanya saja, jangan sembarangan membuka jendela jika kita sedang terjebak kemacetan atau berada di lingkungan yang kotor. Bisa jadi kita justru akan semakin mual karena menghirup polusi udara.

  1. Mengobrol

Mengobrol dengan orang lain di tengah-tengah perjalanan ternyata juga bisa membantu kita untuk mencegah mabuk perjalanan. Hal ini akan membuat kita tidak begitu fokus dengan guncangan dari kendaraan dan akhirnya membuat tubuh merasa jauh lebih nyaman selama perjalanan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi