Terbit: 30 January 2024
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Salah satu teknologi terbaru yang berguna untuk melihat kondisi janin dalam kandungan dengan jelas adalah USG 4 dimensi. Simak penjelasan mengenai kelebihan hingga manfaat dari USG 4D selengkapnya dalam ulasan berikut.

USG 4 Dimensi: Manfaat, Prosedur, dan Risikonya

Apa itu USG 4 Dimensi?

USG atau ultrasonografi adalah salah satu metode pemeriksaan kehamilan yang digunakan oleh dokter untuk melihat gambaran janin di dalam rahim dengan memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi.

Pada umumnya, metode pemeriksaan USG pada ibu hamil digunakan untuk memantau berat, panjang, jenis kelamin, posisi kepala, pergerakan janin, kelainan yang terjadi, volume air ketuban, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan kehamilan.

Seiring perkembangan teknologi, metode USG juga berkembang, salah satunya adalah USG 4 dimensi. Metode USG ini dapat menampilkan gambar janin dalam berbagai angle yang disertai dengan video. Melalui pemeriksaan ini, para orang tua bisa melihat gerakan serta ekspresi janin. 

Tentu saja penggunaan USG 4 dimensi (USG 4D) membuat penampakan janin menjadi lebih detail, akurat, dan nyata. Pemeriksaan kehamilan yang dilakukan menjadi lebih menarik karena Anda bisa melihat bagaimana buah hati Anda beraksi di dalam rahim.

Banyak ibu hamil yang melakukan pemeriksaan USG 4D karena penasaran dengan wajah anaknya. Meski begitu, pemeriksaan ini sebenarnya harus dilakukan untuk tujuan medis.

Baca JugaBerapa Kali USG Saat Hamil Dilakukan? Cek di Sini

Kapan Waktu untuk Melakukan USG 4 Dimensi?

Pada umumnya, USG 4 dimensi dilakukan saat usia kehamilan 26 hingga 30 minggu. Pada usia kandungan ini, janin sudah memiliki lemak di bawah kulit dalam jumlah yang cukup banyak. Dengan demikian, gambar wajah janin sudah lebih mirip dengan aslinya. 

Pada umumnya, dokter akan memberikan rekomendasi ibu hamil untuk menjalani pemeriksaan USG 4D apabila ada indikasi cacat bawaan atau kondisi medis lain saat USG 2D dilakukan. Beberapa kondisi medis tersebut, antara lain:

  • Ada massa dalam ovarium.
  • Pendarahan subrorionik.
  • Polip rahim atau mioma uteri.
  • Fetal aneuploidy.
  • Bibir sumbing yang tidak bisa terdeteksi dengan USG 2 dimensi.
  • Neural tube defect.

Manfaat USG 4 Dimensi

Prosedur USG 4 dimensi memiliki beberapa manfaat bagi ibu hamil, salah satunya melihat pergerakan janin. Berikut ini beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Melihat Fitur Wajar Yang Lebih Detail

Melalui pemeriksaan USG 2D dan USG 3D, sebenarnya Anda sudah bisa mengetahui gambaran fitur wajah janin secara keseluruhan. Terkadang ada bagian yang tidak bisa terlihat jelas, misalnya kondisi bibir sumbing. 

Pemeriksaan dengan USG 4D bisa memberikan gambar fitur wajah dengan lebih akurat karena hasilnya berupa video.

2. Mengetahui Arah Bernapas

Meskipun kedengarannya agak aneh, ini memang merupakan faktor penting yang ingin dilihat oleh dokter. Dokter merasa penting untuk memahami bagaimana cara janin bernapas bersama dengan cara di mana paru-paru memompa udara. 

Pengaturan waktu antara menghirup dan menghembuskan udara begitu penting untuk dihitung. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi segala jenis masalah pernapasan atau masalah yang terjadi pada paru-paru.

3. Mengetahui Kelengkapan Anggota Tubuh Janin

Melalui pemindaian USG 4D, dokter kandungan dapat mengetahui kelengkapan seluruh anggota badan janin dengan lebih baik. Selain itu, dokter juga bisa mengetahui arah anggota badan dari janin dan mulai menganalisisnya untuk hari H.  

5. Mengamati Perilaku Janin

Banyak dokter dan peneliti mengatakan, apa yang nampak pada janin di dalam rahim  mencerminkan seperti itulah perilaku bayi setelah terlahir. Selama pemindaian USG 4D, Anda dapat menonton gerakan, ekspresi wajah, perilaku, dan reaksinya. Hal ini akan memberikan gambaran tentang kemungkinan kebiasaan dan perilaku anak nantinya.

Pada akhirnya, prosedur USG 4 dimensi dapat membantu dokter untuk melihat lebih mudah perkembangan internal tubuh ibu dan janin.

Jika dokter mendeteksi beberapa perkembangan abnormal, Anda mungkin diminta untuk mengikuti perawatan medis rutin. 

Prosedur USG 4 Dimensi 

Pemeriksaan USG 4D sebenarnya sama dengan pemeriksaan USG lainnya. Pasien akan diminta untuk membuka pakaian hingga batas perut. Oleh sebab itu, sebaiknya kenakanlah pakaian yang mudah dibuka. Beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter selama pemeriksaan ini, antara lain:

  • Pasien dipersilahkan untuk berbaring di ranjang pemeriksaan.
  • Dokter mengoleskan gel pada kulit perut yang berguna untuk menghantarkan gelombang suara, sehingga suara dan gambar mudah ditangkap. 
  • Dokter menempelkan probe di atas perut. 
  • Setelah itu, dokter akan mengamati gambar tersebut untuk memeriksa kondisi janin. 

Setelah pengambilan gambar selesai, dokter akan membersihkan gel yang tadi dioleskan. Selanjutnya, dokter akan memberikan penjelasan tentang kondisi janin berdasarkan gambar yang ditangkap saat pemeriksaan. 

Baca JugaMengenal Apa Itu Ultrasonografi (USG) dan Jenis-jenisnya

Lama Waktu Tes USG 4 Dimensi

Pemeriksaan kehamilan dengan metode USG 4D umumnya akan membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit. Apabila dokter observasi kondisi rahim dan janin secara lebih rinci, maka pemeriksaan bisa berlangsung 45 menit.

Selama pemeriksaan, dokter juga mungkin akan menjelaskan kondisi janin serta anggota tubuh yang terlihat pada layar. Anda juga bisa melontarkan pertanyaan seputar kehamilan dan kondisi janin selama pemeriksaan. 

Pemeriksaan ini tidak menyebabkan rasa sakit dan tergolong aman untuk ibu hamil. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu obat bius selama menjalani pemeriksaan. 

Risiko USG 4 Dimensi

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa prosedur USG 4D memiliki tingkat keamanan yang sama dengan USG 2D.

Namun, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa risiko USG pada kehamilan belum diketahui secara pasti. Oleh sebab itu, prosedur ini harus dilakukan dengan tujuan pemeriksaan medis saja. 

Penjelasannya, saat gelombang suara masuk ke tubuh, hal tersebut akan sedikit memanaskan jaringan. Pada beberapa kasus, panas ini akan menimbulkan gelembung gas dalam jaringan atau cairan tubuh. 

Oleh sebab itu, pemeriksaan USG hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk keperluan medis. Apabila USG 4D hanya dilakukan untuk keperluan kenang-kenangan, makna tujuan pemeriksaan ini tidak sesuai dengan risikonya. 

Pemeriksaan USG 4 dimensi akan memberikan gambaran janin dengan lebih jelas dan rinci. Namun, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengamati lebih jauh kondisi janin bila ditemukan kejanggalan pada USG 2 dimensi. 

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menahan diri jika ingin melakukan pemeriksaan ini jika bukan untuk kebutuhan medis.

 

  1. Anonim. 2022. Ultrasound Pregnancy. https://medlineplus.gov/ency/article/003778.htm. (Diakses pada 10 Juli 2023). 
  2. Bellefonds, Colleen de. 2022. 3D and 4D Ultrasounds During Pregnancy. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/prenatal-testing-3d-4d-ultrasounds/. (Diakses pada 10 Juli 2023). 
  3. Weiss, Robin Elise. 2022. Should You Get a 3D or 4D Ultrasound? https://www.verywellfamily.com/whats-the-difference-between-a-3d-and-4d-ultrasound-2760110#toc-4d-ultrasound. (Diakses pada 10 Juli 2023). 


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi