Terbit: 31 July 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh oolong berpotensi menurunkan risiko kanker payudara. Teh yang diolah dengan proses fermentasi ini diyakini memiliki efek anti kanker karena berbagai senyawa penting di dalamnya. Seberapa efektifkah cara ini? Cek penjelasannya dalam ulasan berikut.

Konsumsi Teh Oolong untuk Mencegah Kanker Payudara, Ampuhkah?

Teh Oolong dan Kaitannya dengan Kanker Payudara

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Anticancer Research mengungkapkan, ekstrak teh oolong bisa merusak sel kanker payudara. Para peneliti melakukan penelitian tersebut terhadap enam sel kanker payudara yang terdiri dari sel kanker payudara ER-positif, HER2-positif, PR-positif, dan triple-negatif.

Para peneliti juga menguji sel-sel tersebut dengan berbagai konsentrasi ekstrak teh lainnya mulai dari teh hijau hingga teh hitam. Dari penelitian tersebut, para peneliti mengukur kerusakan sekaligus pembelahan DNA pada sel-sel yang ada.

Hasilnya menunjukkan bahwa teh hijau dan teh oolong bisa menghentikan pertumbuhan semua jenis sel kanker payudara. Sedangkan ekstrak teh hitam tidak memengaruhi sel-sel yang ada.

Hal itulah yang membuat peneliti menyimpulkan bahwa teh oolong sama seperti teh hijau, bisa menginduksi kerusakan sekaligus pembelahan DNA. Manfaat lainnya adalah menghambat pertumbuhan, proliferasi, dan tumorigenesis sel kanker payudara.

Selain melakukan penelitian terhadap ekstrak teh oolong, para peneliti juga meneliti orang-orang yang mengonsumsi teh oolong secara rutin. Hasilnya menunjukkan, rutin mengonsumsi teh oolong risiko untuk mengembangkan kanker payudara 25 persen lebih kecil dibanding seseorang yang tidak mengonsumsinya.

Baca Juga: 7 Manfaat Teh untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Cara Mencegah Kanker Payudara

Meski terdapat beberapa faktor yang tidak bisa diubah seperti riwayat pada keluarga, Anda bisa menurunkan risiko kanker payudara dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Menjaga berat badan tetap ideal.
  • Rutin berolahraga.
  • Tidak konsumsi minuman beralkohol
  • Berikan ASI untuk anak jika memungkinkan
  • Jika memiliki riwayat keluarga kanker payudara atau ada perubahan gen yang diwariskan, segera bicarakan dengan dokter terkait kondisi untuk menurunkan risikonya
  • Jika menggunakan atau diminta menggunakan pil KB, coba tanyakan kepada dokter tentang risikonya, kemudian cari tahu apakah itu pilihan tepat.

Penting untuk diingat bahwa teh oolong tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya pencegahan untuk kanker payudara, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mencakup pola makan seimbang.

Pada akhirnya, walaupun hasil penelitian teh oolong menunjukan hasil yang positif, Anda tetap harus melakukan tindakan pencegahan lainnya.

 

  1. Anonim. 2022. What Can I Do to Reduce My Risk of Breast Cancer?. https://www.cdc.gov/cancer/breast/basic_info/prevention.htm. (Diakses pada 17 Maret 2023).
  2. Sandoiu, Ana. 2019. Oolong tea extract may stave off breast cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324255. (Diakses pada 17 Maret 2023).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi