Terbit: 7 November 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Leher pundak kaku dan kepala pusing sering kali terjadi secara bersamaan hingga menyebabkan aktivitas terhambat. Salah satu penyebab tersering adalah cedera pada otot. Kenali berbagai penyebab dan cara mengatasinya melalui ulasan berikut.

Leher Pundak Kaku Kepala Pusing? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Leher Pundak Kaku dan Kepala Pusing

Kerap kali merasakan leher pundak kaku dan kepala pusing? Ternyata berbagai kondisi tersebut berhubungan, lho.

Perlu diketahui, banyak masalah pada leher bisa mengiritasi hingga menekan saraf pada leher. Pada akhirnya, hal ini bisa mengakibatkan sakit kepala atau pusing.

Sebaliknya, kondisi pada kepala Anda juga bisa mengakibatkan nyeri pada leher. Jadi, keduanya memang saling berhubungan.

Adapun berbagai kondisi yang bisa menyebabkan keluhan tersebut, antara lain:

1. Kepala Tegang

Kepala tegang atau tension headache adalah kondisi yang paling umum terjadi. Hal ini juga bisa memicu gejala pada leher.

Jika mengalami sakit kepala tegang, Anda mungkin akan merasakan tekanan kuat pada kepala dan bagian dahi. Sebagian orang juga bisa merasakan sakit di bagian leher dan bahu.

Tension headache sering kali dikaitkan dengan stres, mengingat banyaknya laporan yang menyebutkan bahwa seseorang yang sedang stres berat sering kali mengalami sakit kepala.

Tak hanya itu, postur tubuh yang buruk juga bisa menjadi pemicunya.

2. Gangguan pada Sendi Temporomandibular (TMJ)

Penyebab leher pundak kaku dan kepala pusing berikutnya adalah gangguan pada sendi temporomandibular (TMJ). Kondisi ini akan memengaruhi rahang dan otot beserta ligamen yang berada di sekitarnya.

Seseorang yang mengalaminya bisa merasakan nyeri dan pembengkakan di sekitar rahang, termasuk di leher.

Sampai saat ini penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada berbagai hal yang disebut-sebut bisa memicunya, di antaranya:

  • Keturunan.
  • Radang sendi.
  • Cedera pada rahang.
  • Kebiasaan menggemertakkan gigi.
  • Mengatupkan rahang.

Baca JugaLeher Sakit Setelah Bangun Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Migrain

Migrain adalah sakit kepala berdenyut. Tidak hanya pada kepala, nyeri berdenyut juga bisa menjalar sampai ke leher.

Selain rasa sakit, orang yang mengalami kondisi ini juga bisa merasakan gejala lain, seperti mual dan menjadi lebih sensitif terhadap suara atau cahaya.

Berbagai pemicu migrain, di antaranya:

  • Telat makan.
  • Perubahan hormon.
  • Stres.
  • Perubahan cuaca.

4. Sakit Kepala Servikogenik (CGH)

Jenis sakit kepala ini bisa terjadi karena adanya masalah lain, misalnya masalah pada leher. Oleh sebab itu, sakit kepala servikogenik sering kali disebut sebagai sakit kepala sekunder.

Sejumlah penyebab kepala pusing serta leher pundak kaku akibat kondisi ini, antara lain:

  • Cedera atau trauma.
  • Peradangan.
  • Ketegangan pada leher.
  • malformasi pada vertebra serviks.

5. Neuralgia Oksipital

Penyebab leher pundak kaku dan kepala pusing selanjutnya adalah neuralgia oksipital. Kondisi ini terjadi karena saraf terjepit di leher.

Saraf terjepit disebabkan oleh tekanan pada saraf oleh jaringan tubuh di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri yang menjalar hingga melemahnya otot atau mati rasa.

Neuralgia oksipital termasuk kondisi yang jarang terjadi. Gejalanya juga hampir mirip dengan migrain. Oleh karena itu, kondisi ini bisa saja tidak disadari.

Apabila Anda mengalami rasa nyeri yang menusuk kulit kepala hingga tengkorak, jangan tunda untuk memeriksakan kondisi kepada dokter.

6. Meningitis

Meningitis adalah pembengkakan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penyebabnya bisa karena infeksi virus atau bakteri.

Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri pada leher dan nyeri pada daerah yang terkena. Anda bisa merasakan nyeri pada kepala hingga menjalar ke leher.

Berbagai gejala meningitis, meliputi:

  • Nyeri otot dan sendi.
  • Mual.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Sakit kepala.
  • Lesu.
  • Ruam meningitis.

7. COVID-19

Leher pundak kaku kepala pusing bisa menjadi gejala COVID-19. Selain itu, gejala yang paling sering muncul adalah nyeri otot. Gejala biasanya hilang dalam beberapa hari. Namun pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menandakan adanya komplikasi serius.

Berbagai gejala lain yang dapat dirasakan, antara lain:

  • Batuk-batuk.
  • Kesulitan bernapas.
  • Nyeri otot.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam tinggi.
  • Kehilangan indra penciuman dan perasa.

Baca JugaSakit Kepala Setelah Olahraga: Penyebab dan Cara Mencegah

Cara Mengatasi Leher Pundak Kaku dan Kepala Pusing

Penanganan yang bisa diberikan saat mengalami kepala pusing dan nyeri pada pundak serta leher bergantung pada penyebabnya.

Namun secara umum, Anda bisa menerapkan beberapa cara berikut:

  • Rutin olahraga. Ini bisa mengurangi rasa nyeri dan sakit kepala yang dirasakan. Anda bisa mencoba olahraga yang memberikan efek relaksasi, seperti yoga.
  • Dapatkan tidur yang berkualitas. Selain tidur yang cukup tanpa gangguan, Anda juga sebaiknya memperhatikan posisi tidur. Gunakan bantalan yang bisa menopang kepala dengan baik.
  • Perbaiki postur tubuh. Rasa nyeri pada leher bisa berkurang saat Anda memperbaiki postur tubuh. 
  • Atasi stres. Tingkat stres yang tinggi bisa menyebabkan sakit kepala dan nyeri leher.
  • Kompres panas dan dingin. Jika kondisi yang Anda alami adalah migrain, cobalah kompres dingin untuk meredakannya. Jika kepala tegang, kompres hangat kemungkinan akan membantu mengatasi nyeri yang dirasakan.

Selain beberapa cara di atas, Anda juga bisa menangani kondisi sesuai dengan keluhan yang dirasakan.

Sebagai contoh, pada kasus pusing dan sakit kepala, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri untuk membantu mengurangi keluhan. Bila Anda merasakan kekakuan pada leher dan pundak, obat-obatan juga biasanya dapat membantu.

Namun, dokter juga kemungkinan akan merekomendasikan beberapa perawatan, bergantung pada penyebab masalah pada leher, misalnya penggunaan cervical collar yang bisa membatasi gerakan leher pasien sekaligus merelaksasi otot leher.

Demikian penjelasan seputar penyebab dan cara mengatasi leher pundak kaku kepala pusing. Jika mengalami kondisi ini, sebaiknya segera periksakan kondisi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

  1. Anonim. 2022. Cervical Radiculopathy (Pinched Nerve). https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22639-cervical-radiculopathy-pinched-nerve. (Diakses pada 7 November 2022).
  2. Frothingham, Scott. 2021. Stiff Neck and Headache Causes and Solutions. https://www.healthline.com/health/stiff-neck-and-headache. (Diakses pada 7 November 2022).
  3. Villines, Zawn. 2022. Can COVID-19 cause neck pain? https://www.medicalnewstoday.com/articles/neck-pain-and-covid. (Diakses pada 7 November 2022).
  4. Wang, Mark. 2021. 7 Tips for Relieving Headaches Caused by Neck Pain. https://www.sciatica.com/from-the-doc/tips-for-relieving-headaches-caused-by-neck-pain/. (Diakses pada 7 November 2022).
  5. Watson, Kathryn. 2022. Why Does Meningitis Cause Neck Pain? https://www.healthline.com/health/meningitis/meningitis-neck-pain. (Diakses pada 7 November 2022).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi