Terbit: 18 Maret 2018 | Diperbarui: 20 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Selama hamil, Anda perlu waspada pada makanan yang Anda konsumsi. Jika kondisi makanan yang disantap kurang baik, Anda dapat mengalami keracunan makanan atau listeriosis.

Waspada Listeriosis Pada Ibu Hamil

Apa itu listeriosis?

Listeriosis adalah infeksi serius karena mengonsumsi makanan yang tercemar bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini banyak ditemui di tanah, pakan ternak, dan sumber alami lainnya seperti feses ternak. Dikutip dari laman resmi depkes, infeksi listeriosis dapat menyebabkan keguguran pada wanita hamil.

Gejala listeriosis

Yang perlu diwaspadai dari listeriosis adalah penyakit ini sering kali muncul tanpa gejala khusus. Beberapa gejala umum pada penderita listeriosis antara lain demam, menggigil, rasa nyeri, sakit kepala dan gangguan pencernaan. Namun sering kali ibu hamil menganggap keluhan tersebut sebagai keluhan biasa pada kehamilan.

Sumber penularan listeriosis

Pada beberapa asepek seperti pemilihan makanan, pengolahan, penyajian, jika tidak dilakukan dengan baik dapat menjadi sumber penularan bakteri listeria. Bakteri listeria biasanya ditemukan pada produk seperti susu mentah, susu yang proses pasteurisasinya kurang baik, keju, es krim, sayuran mentah dan sosis dari daging mentah yang difermentasi, daging unggas mentah dan yang sudah dimasak, semua jenis daging mentah dan ikan mentah atau ikan asap. Pada ibu hamil yang memakan makanan yang terkontaminasi bakteri selama kehamilan dapat melahirkan bayi dengan listeria.

Cara mendiagnosis dan pengobatan listeriosis

Listeriosis dapat didiagnosis dengan membiakkan organisme dari darah, cairan otak dan sumsum tulang belakang. Setelah hasil diagnosis menunjukkan bahwa Anda positif listeriosis, maka dokter akan memberikan Anda antibiotik melalui infus untuk mencegah infeksi.

Selain itu dokter juga akan memeriksa dengan USG mengenai tingkat keseriusan infeksi serta pengaruhnya terhadap perkembangan kondisi si kecil dalam kandungan.

Cara pencegahan listeriosis

Berikut ini adalah cara pencegahan listeriosis dilansir dari laman American Pregnancy:
1. Hindari mengonsumsi keju yang tidak dipasteurisasi seperti keju feta, keju biru dan keju Meksiko. Anda disarankan untuk mengonsumsi keju yang teksturnya keras seperti cheddar atau keju yang agak lembut seperti mozzarella.
2. Panaskan makanan secara menyeluruh. Bakteri listeria masih dapat mengontaminasi makanan yang sudah dimasak atau selesai diproses. Bahkan bakteri ini dapat bertahan hidup dan terus berkembang meski berada di lemari pendingin.
3. Saat memasak, cuci bersih semua bahan makanan termasuk mengupas semua buah dan sayuran sebelum dimakan.
4. Cuci spons dan peralatan cuci piring lainnya dengan rutin.
5. Jangan menyimpan makanan di kulkas terlalu lama dan jangan lupa selalu membersihkan kulkas secara rutin.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi