Terbit: 8 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Ibu hamil membutuhkan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Salah satu nutriri yang baik untuk ibu hamil adalah makanan laut seperti ikan. Ikan mengandung DHA, asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk mengembangkan sistem saraf dan otak janin. Namun tidak semua jenis ikan baik untuk dikonsumsi, apalagi yang mengandung merkuri tinggi. Solusinya, ibu hamil memilih mengonsumsi minyak ikan untuk tetap mendapat nutrisi dari ikan. Benarkah minyak ikan aman untuk ibu hamil?

Ternyata Tidak Semua Minyak Ikan Baik Bagi Ibu Hamil

Suplemen minyak ikan merupakan salah satu suplemen yang sering dikonsumsi oleh ibu hamil. Dalam sebuah penelitian di Swedia, ibu hamil yang mengonsumsi minyak ikan memiliki anak-anak yang sehat dan kemampuan berbahasa yang baik. Namun, hal ini tidak dapat diklaim sebagai pengaruh dari minyak ikan semata karena kecerdasan anak dipengaruhi oleh banyak faktor.

Dilansir dari babycentre, Sarah Schenker, ahli gizi dari British Nutrition Foundation menyebutkan bahwa tidak semua minyak ikan aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Ada dua jenis minyak ikan, yaitu minyak ikan yang dibuat dari badan ikan, atau yang sering disebut dengan suplemen omega-3, dan minyak ikan yang terbuat dari hati ikan seperti minyak ikan kod. Keduanya mengandung omega-3 yang baik bagi perkembangan otak dan mata janin, dan dalam jangka panjang baik untuk melindungi ibu hamil dari serangan jantung.

Schenker menyebutkan, minyak ikan yang aman adalah minyak ikan yang terbuat dari tubuh ikan atau suplemen omega-3. Sedangkan minyak ikan kod dianggap tidak aman dikonsumsi untuk ibu hamil karena mengandung retinol, bentuk lain dari vitamin A yang justru dapat membahayakan bayi. Kandungan retionol baik dalam makanan maupun kosmetik sebaiknya dihindari karena dapat membuat bayi cacat.

Lebih lanjut Schenker menyarankan bahwa untuk mendapatkan manfaat ikan, sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi ikan secara langsung daripada minum suplemen. Beberapa pilihan ikan yang aman antara lain salmon, makarel, tuna segar, udang, kepiting dan sarden. Hindari produk ikan kalengan karena minyak ikan telah hilang selama pemrosesan.

Makan ikan segar secara langsung saat hamil juga memberi asupan protein, vitamin dan mineral yang baik. Gizi yang baik dapat mencegah ibu hamil mengalami preeklampsia dan mengurangi risiko prematur. Para ahli gizi menyarankan mengonsumsi ikan sebanyak dua porsi selama seminggu cukup untuk memberi nutrisi pada ibu hamil.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi