Terbit: 13 Juni 2022 | Diperbarui: 14 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Memenuhi kebutuhan vitamin B1 untuk ibu hamil sangat penting. Pasalnya, vitamin ini dapat membantu mendukung perkembangan otak bayi. Simak sejumlah manfaat vitamin B1 untuk ibu hamil melalui ulasan berikut!

Sejumlah Manfaat Vitamin B1 untuk Ibu Hamil

Manfaat Vitamin B1 untuk Ibu Hamil

Vitamin B1 atau thiamin adalah vitamin esensial yang berperan sangat penting untuk perkembangan janin.

Melansir Healthline, kebutuhan vitamin B1 untuk ibu hamil adalah sebanyak 1.4 mg per hari. Anda bisa memperoleh vitamin ini, baik dari makanan ataupun suplemen. Sumber alami vitamin B1, antara lain beras merah, gandum utuh, daging merah, dan ragi.

Berikut sejumlah manfaat vitamin B1 untuk ibu hamil, di antaranya:

1. Menurunkan risiko penyakit beri-beri

Kekurangan vitamin B1 kronis dapat mengakibatkan beri-beri. Meski tergolong jarang terjadi, kondisi ini sebaiknya Anda waspadai.

Penyebab beri-beri, antara lain kekurangan thiamin yang parah dan kecanduan alkohol. Pada kasus yang jarang, beri-beri juga dapat diturunkan melalui keluarga.

Jika Anda makan makanan sehat dan normal, kebutuhan thiamin biasanya sudah tercukupi.

Sementara itu, orang yang kecanduan alkohol biasanya akan mengalami gizi buruk. Selain itu, alkohol yang menumpuk berlebih di dalam tubuh juga akan menyebabkan vitamin B1 sulit untuk terserap.

Di sisi lain, orang yang memiliki beri-beri akibat riwayat keluarga biasanya akan kehilangan kemampuan untuk menyerap thiamin dari makanan. Gejalanya akan berlangsung lambat sehingga baru muncul ketika orang tersebut menginjak usia dewasa.

Umumnya, masalah kesehatan ini menimpa anak-anak yang berusia 1 hingga 4 tahun. Namun, ibu hamil dan bayi di dalam kandungan juga bisa mengalaminya.

Penyebab beri-beri pada janin, antara lain:

  • Ibu kekurangan vitamin B1 sehingga berdampak pada kurangnya nutrisi ini ketika bayi menyusu.
  • Bayi yang diberi susu formula. Sebab, jenis susu ini biasanya tidak memiliki kandungan vitamin B1 yang cukup.

Ibu hamil sebaiknya mewaspadai mual dan muntah yang terjadi berlebihan. Pasalnya, kondisi tersebut bisa menandakan gangguan kesehatan ini.

Kurangnya vitamin B1 untuk ibu hamil dapat mengganggu sistem peredaran darah, jantung berdebar, dan sesak napas.

Vitamin B1 bertugas mengubah karbohidrat menjadi energi, kemudian mendistribusikannya ke seluruh sel yang ada di tubuh. Jika asupan ini berkurang, tubuh pun akan kekurangan energi.

Alhasil, kondisi tersebut akan mengakibatkan sejumlah gangguan pada berbagai organ tubuh, seperti sistem saraf, jantung, dan peredaran darah.

Baca JugaApa Saja Manfaat Susu Kambing untuk Ibu Hamil? Cek di Sini

2. Mendukung perkembangan saraf dan otak bayi

Manfaat vitamin B1 untuk ibu hamil telah dibuktikan oleh penelitian yang berjudul Neurocognitive Benefits of Maternal Thiamine Supplementation for Breastfed Cambodian Infants.

Penelitian tahun 2021 tersebut melibatkan wanita menyusui yang berisiko kekurangan vitamin B1. Partisipan kemudian diberikan suplemen vitamin B1.

Hasilnya, suplementasi thiamin tersebut terbukti dapat membantu melindungi perkembangan otak bayi, terutama dalam mengembangkan kemampuan bahasa.

Sementara itu, thiamin berperan dalam perkembangan selubung mielin. Selubung ini merupakan lapisan yang membungkus saraf.

Peran thiamin tersebut akan membantu menunjang konsentrasi dan daya ingat bayi pada saat dewasa nanti.

3. Menunjang pertumbuhan otot bayi

Selain berperan dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, thiamin dapat membantu mendukung pertumbuhan sistem otot bayi.

Ketika memasuki kehamilan minggu ke-37 atau ketika organ janin sudah terbentuk sempurna, manfaat vitamin B1 untuk ibu hamil bisa Anda rasakan.

Oleh karena itu, jangan lupa cukupi kebutuhan vitamin ini lewat sejumlah makanan tinggi thiamin, seperti sereal, produk gandum utuh, daging, dan kacang-kacangan.

4. Mendukung pertumbuhan jantung bayi

Kebutuhan vitamin B1 yang tercukupi dapat mendukung kerja sistem pembuluh darah dan jantung menjadi lebih optimal.

Khasiat ini hadir berkat fungsi thiamin yang berperan dalam produksi asetilkolin. Zat ini bertugas untuk menyampaikan pesan yang berasal dari saraf ke otot jantung. Inilah yang kemudian membuat otot jantung bekerja secara optimal.

Khasiat vitamin B juga bisa didapatkan oleh janin di dalam kandungan. Ibu hamil yang mencukupi kebutuhan vitamin ini akan membantu mendukung perkembangan jantung si Kecil.

Baca JugaAmankah Hati Ayam untuk Ibu Hamil? Cek Faktanya

Kebutuhan vitamin B1 untuk ibu hamil lebih banyak daripada kebutuhan orang dewasa pada umumnya. Kebutuhan ini akan biasanya akan terpenuhi melalui konsumsi makanan yang mengandung vitamin B1.

Selain itu, vitamin kehamilan yang diresepkan oleh dokter juga kemungkinan bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ini.

Bila masih ragu, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter terkait pemenuhan vitamin B1 harian, baik lewat sumber alami maupun suplementasi. Semoga bermanfaat!

 

  1. Anonim. Beriberi. https://medlineplus.gov/ency/article/000339.htm. (Diakses pada 13 Juni 2022).
  2. Achwal, Aarohi. 2018. Taking Vitamin B1 (Thiamine) During Pregnancy. https://parenting.firstcry.com/articles/vitamin-b1-thiamine-during-pregnancy-benefits-daily-intake-and-dietary-sources/. (Diakses pada 13 Juni 2022).
  3. Dasher, Eva. 2021. Thiamin during pregnancy. https://www.babycenter.com/pregnancy/diet-and-fitness/thiamin-in-your-pregnancy-diet_668. (Diakses pada 13 Juni 2022).
  4. Lacey, Jennifer. 2015. How Important Are B Vitamins in Pregnancy? https://www.healthline.com/health/pregnancy/b-vitamins. (Diakses pada 13 Juni 2022).
  5. Whitfield, Kyly., dkk. 2021. Neurocognitive Benefits of Maternal Thiamine Supplementation for Breastfed Cambodian Infants. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8265553/. (Diakses pada 13 Juni 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi