Terbit: 20 Februari 2018 | Diperbarui: 31 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kehamilan adalah masa dimulainya kehidupan anak sejak janin. Proses kehidupan anak dimulai dengan terbentuknya tubuh yaitu organ-organ penting pada minggu awal kehamilan. Untuk mendukung proses tumbuh kembang janin dibutuhkan bahan baku yaitu zat gizi. Zat gizi untuk tumbuh kembang janin tentu saja diperoleh dari asupan makanan ibu. Sehingga seperti yang kita ketahui saat hamil ibu harus makan lebih banyak. Namun harus seberapa banyak ibu harus makan?

Ini Lho Seberapa Banyak Ibu Harus Makan Saat Hamil

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013 pada masa kehamilan ibu harus meningkatkan asupan makanannya. Peningkatan asupan makan ibu ditandai dengan bertambahnya jumlah kebutuhan kalori atau energi yang masuk ke tubuh ibu. Penambahan kebutuhan energi pada ibu saat hamil tergantung pada berapa usia trimester kehamilannya. Semakin bertambah usia kehamilan atau trimesternya maka kebutuhan energi ibu juga semakin meningkat.

Ibu hamil trimester pertama atau bulan 1 hingga bulan 3 kehamilan memerlukan tambahan sebesar 180 kkal dari kebutuhan hariannya. Penambahan 180 kkal dapat diperoleh dengan penambahan makanan hewani dan atau nabati sebanyak 2-3 porsi. Penambahan ini dapat dibuat untuk snack atau camilan, misalnya olahan snack ayam dan atau tahu atau tempe yang berbumbu gurih karena biasanya pada trimester awal ibu hamil mengalami mual dan muntah.

Pada saat telah memasuki trimester kedua atau bulan 3 hingga 6 kehamilan ibu hamil memerlukan tambahan energi sebesar 300 kkal dari kebutuhan hariannya. Angka tersebut dapat diperoleh baik dari menambah frekuensi makan besar atau memilih snack yang tinggi kalori dan protein seperti olahan telur dan atau kacang hijau. Penambahan saat makan besar harus tetap memerhatikan penambahan lauk hewani dan nabati 2-3 porsi. Jika penambahan energi diperoleh dari snack maka sebaiknya snack yang dipilih berbahan dasar lauk hewani dan atau nabati sebanyak 3-4 porsi. Saat trimester terakhir penambahan energi ibu tetap sama dengan trimester kedua yaitu 300 kkal.

Kebutuhan energi ibu saat yang terpenuhi akan memberikan asupan zat gizi untuk janin. Sehingga ibu harus selalu memenuhi kebutuhan energinya agar proses tumbuh kembang janin dapat berjalan dengan optimal.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi