Terbit: 18 June 2020 | Diperbarui: 27 March 2023
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Memasuki usia kehamilan 4 minggu, bagaimana perkembangan janin di dalam kandungan Anda? Apa saja perubahan yang terjadi pada tubuh dan tips-tips agar kehamilan di minggu keempat Anda senantiasa sehat? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 4 Minggu

Perkembangan Janin saat Hamil 4 Minggu

Pada saat hamil 4 minggu, janin mulai menunjukkan perkembangan. Pada minggu keempat ini, calon buah hati Anda sudah dalam bentuk embrio.

Lantas, janin atau embrio pada usia kehamilan 4 minggu sebesar apa? Pada umumnya janin berusia 4 minggu memiliki ukuran yang sangat kecil, tidak lebih dari 1 milimeter dan tidak lebih besar dari biji wijen.

Namun jangan salah, meskipun ukurannya kecil, tetapi embrio tetap sibuk berkembang.

Plasenta dan embrio mulai berkembang.

Ketika Anda belum menyadari adanya kehamilan, calon buah hati Anda sudah sampai di rahim. Setelah sampai rahim, sel telur yang sudah dibuahi akan menempel pada dinding lahir.

Setelah menempel, maka sel telur ini akan mulai membelah dan bernagia menjadi dua kelompok. Sebagian akan berkembang menjadi janin dan sebagian lainnya berkembang menjadi plasenta.

Plasenta akan memberikan nutrisi dan membawa zat-zat hasil metabolisme janin hingga nanti proses kelahiran.

Perkembangan embrio dan aminon

Sebelum plasenta terbentuk, sel telur akan membentuk aminon dan kantung kuning telur (yolk sac). Aminon dan yolk sac ini akan terlihat lebih jelas pada usia kehamilan 5 minggu.

Aminon merupakan kantung berisi air ketuban yang akan mengelilingi dan melindungi embrio yang sedang berkembang. Yolk sac merupakan organ yang memproduksi dara dan membantu merawat embrio hingga plasenta dapat melakukan tugasnya.

Embrio ini memiliki tiga lapisan sel yang disebut endoderm, mesoderm, dan ektoderm. Ketiga sel tersebut nantinya akan menjadi organ tubuh.

Pembagian organ tubuh dari ketiga lapisan ini, antara lain:

  • Endoderm akan membentuk sistem pencernaan, hati, dan paru-paru.
  • Mesoderm akan berkembang menjadi jantung, organ reproduksi, tulang, ginjal, dan otot.
  • Ektoderm atau lapisan terluar akan berkembang menjadi sistem saraf, rambut, mata, dan kulit bayi.

Baca Juga8 Penyebab Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan

Perubahan Tubuh Ibu saat Hamil 4 Minggu

Minggu keempat adalah periode di mana Anda sudah benar-benar dikatakan positif hamil karena sudah ada embrio di dalam rahim, dan kadar hormon beta-HCG mulai meningkat. Ada sejumlah perubahan yang lantas bisa dilihat guna memastikan bahwa Anda tengah mengandung calon buah hati.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai perubahan tubuh dan ciri-ciri lainnya sebagai indikator perkembangan janin usia 4 minggu untuk menjadi perhatian Anda dan pasangan.

1. Perubahan Tubuh

Mengenai bentuk tubuh, sebenarnya belum ada perubahan bentuk tubuh yang signifikan. Perubahan atau perkembangan terjadi di dalam perut, yakni ketika embrio sudah menempel pada rahim (implantasi).

Proses implantasi embrio ini lantas membuat calon bayi akan menghasilkan hormon yang disebut sebagai human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon hCG ini memiliki fungsi membantu memicu ovarium untuk menghasilkan estrogen dan progesteron untuk pertumbuhan dan penebalan rahim mengikuti ukuran janin.

Hormon hCG ini jugalah yang bertugas untuk menghentikan pelepasan telur oleh indung telur setiap bulannya. Itu sebabnya, terjadi perubahan pada diri Anda yakni menstruasi terhenti untuk sementara waktu.

Adanya hormon hCG ini pun menjadi alasan mengapa Anda baru benar-benar bisa dikatakan hamil pada minggu keempat. Manakala Anda melakukan tes kehamilan menggunakan alat khusus bernama test pack, hormon hCG adalah faktor yang dideteksi oleh alat tersebut.

2. Muncul Bercak Darah dan Perut Terasa Kram

Munculnya bercak darah berwarna cokelat kemerahan menjadi pertanda dari kehamilan dan perkembangan janin 4 minggu. Gejala ini ini sejatinya kerap dialami oleh beberapa wanita saat sedang menstruasi, namun munculnya bercak darah yang menandakan kehamilan memiliki gejala penyerta.

Ya, gejala yang turut menyertai kemunculan bercak darah tersebut adalah rasa kram pada perut. Apabila Anda mengalami dua gejala tersebut secara bersamaan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan mandiri menggunakan test pack atau langsung ke dokter kandungan karena kemungkinan ini menjadi pertanda dari kehamilan.

3. Mual dan Muntah

Ciri-ciri adanya perkembangan janin 4 minggu selanjutnya adalah rasa mual dan muntah, atau yang biasa dikenal sebagai gejala morning sickness. Memang, gejala yang satu ini idealnya muncul di saat kehamilan mencapai usia 4 minggu. Akan tetapi, ada juga beberapa wanita yang sudah mengalami morning sickness di minggu-minggu sebelumnya.

Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda kerap mengalami mual dan muntah. Bisa jadi ini merupakan pertanda bahwa keinginan Anda dan pasangan untuk segera memiliki momongan telah terwujud.

4. Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil

Ciri-ciri hamil 4 minggu yang juga harus Anda perhatikan adalah adanya peningkatan frekuensi buang air kecil. Meningkatknya frekuensi berkemih ketika usia kehamilan mencapai 4 minggu ini dikarenakan produksi urine juga mengalami peningkatan. Selain itu, mengapa hal ini bisa terjadi adalah karena kandung kemih mengalami penekanan oleh rahim yang sedang membesar.

5. Penurunan Nafsu Makan

Gejala-gejala di atas juga disertai oleh menurunnya nafsu makan? Ini semakin memperjelas jika Anda memang benar-benar tengah mengandung calon buah hati tercinta. Menurunnya nafsu makan di minggu keempat ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya frekuensi mual dan muntah.

6. Penciuman Jadi Lebih Sensitif

Hamil membuat kadar estrogen di dalam tubuh mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu dampak dari meningkatnya estrogen ini adalah penciuman jadi lebih sensitif. Anda akan lebih mudah mencium bau di sekitar pada minggu keempat ini. Sayangnya, hal ini tentu kerap menimbulkan ketidaknyamanan.

7. Peningkatan Suhu Tubuh

Ciri-ciri dari perkembangan janin 4 minggu yang juga bisa Anda rasakan adalah terjadinya peningkatan suhu tubuh. Segera lakukan tes kehamilan baik secara mandiri maupun medis apabila suhu tubuh terbilang tinggi dengan disertai gejala-gejala lainnya yang telah disebutkan di atas.

8. Payudara Nyeri dan Membengkak

Payudara yang terasa nyeri dan membengkak tak luput dari gejala yang kerap dialami saat kehamilan memasuki usia 4 minggu. Gejala yang satu ini sejatinya juga umum dirasakan saat menstruasi, namun intensitas nyeri pada payudara karena hamil bisa lebih tinggi.

9. Tubuh Terasa Lelah

Selain estrogen, hormon lainnya yang turut mengalami peningkatkan produksi saat usia janin 4 minggu adalah progesteron. Meningkatnya kadar hormon progesteron ini lantas berdampak pada tubuh yang mudah dan sering kali terasa lelah.

Pemeriksaan Kehamilan

Guna memastikan kehamilan, sebaiknya lakukan pemeriksaan kehamilan berikut ini:

1. Tes Kehamilan Mandiri

Pemeriksaan kehamilan secara mandiri dapat Anda lakukan dengan menggunakan alat test pack. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan hormon hCG yang menandakan terjadinya kehamilan.

Anda bisa membeli alat ini di apotek maupun swalayan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan alat sebagaimana tertera pada kemasan.

2. Pemeriksaan Medis

Apabila hasil test pack menunjukkan Anda positif hamil, maka segera lakukan pemeriksaan medis lebih lanjut dengan dokter. Selain untuk memastikan kehamilan, hal ini bertujuan untuk segera menentukan langkah-langkah persiapan menjalani masa kehamilan.

Tips Kehamilan 4 Minggu

Selama menjalani kehamilan minggu keempat (dan seterusnya), ada sejumlah tips yang bisa Anda terapkan agar kehamilan berjalan sehat. Simak tips kehamilan saat usia janin 4 minggu berikut ini!

1. Pemeriksaan Medis Rutin

Lakukan pemeriksaan medis secara berkala dengan dokter kandungan Anda. Hal ini bertujuan untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan, sekaligus mengetahui apa saja yang sebaiknya dilakukan atau dihindari selama kehamilan berlangsung.

2. Tes Darah

Melakukan tes bertujuan untuk mendeteksi apakah Anda—atau pasangan Anda—berpotensi mewarisi penyakit genetik pada calon buah hati.

3. Penuhi Asupan Vitamin dan Nutrisi Lainnya

Agar perkembangan janin 4 minggu dan seterusnya berjalan baik, mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi penting lainnya menjadi suatu kewajiban. Vitamin dan nutrisi selama kehamilan bisa Anda dapatkan baik dari makanan maupun suplemen seperti susu untuk ibu hamil 4 minggu dan sebagainya.

Konsultasikan pada dokter mengenai vitamin dan nutrisi apa saja yang harus dipenuhi guna menunjang tumbuh kembang janin, pun menjaga agar Anda tetap sehat sampai hari persalinan tiba.

Baca JugaPenyebab dan Cara Mengatasi Pusing saat Hamil, Bumil Perlu Tahu

4. Olahraga Teratur

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga saat hamil 4 minggu juga sangat dianjurkan agar tubuh Anda tetap dalam kondisi yang bugar. Tidak perlu olahraga berat, cukup lakukan jenis olahraga ringan seperti jogging atau senam khusus ibu hamil. Konsultasikan dengan dokter mengenai kegiatan fisik apa saja yang sebaiknya dilakukan selama hamil.

5. Istirahat yang Cukup

Terakhir, pastikan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup, pun jangan lupa juga untuk mengendalikan stres dengan baik. Keduanya merupakan faktor penting agar tumbuh kembang janin tetap optimal dan sekaligus mencegah Anda dari serangan penyakit.

Anda mungkin saja belum menyadari kehamilan saat usianya masih 4 minggu. Namun, pada usia ini sebenarnya janin sudah mulai terbentuk. Anda juga sudah bisa melakukan tes kehamilan mandiri karena hormon kehamilan sudah lebih tinggi jika dibandingkan dengan usia kehamilan 3 minggu.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat selama masa kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Anonim. Your Baby’s Development: Week 4. https://kidshealth.org/en/parents/week4.html (Diakses pada 24 Maret 2023)
  2. Donaldson-Evans. 2022. 4 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-4.aspx. (Diakses pada 24 Maret 2023).
  3. Marcin, A. 2017. 4 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-week-4. (Diakses pada 24 Maret 2023)
  4. Marple, Kate. 2023. 4 Weeks Pregnant. https://www.babycenter.com/4-weeks-pregnant (Diakses pada 23 Maret 2023)
  5. Pevzner, H. 2020. Week 4 of Your Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/4-weeks-pregnant-4158847 (Diakses pada 24 Maret 2023)


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi