Terbit: 31 October 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Suntik KB adalah salah satu metode yang bisa digunakan bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan. Suntik KB merupakan pemberian hormon kewanitaan yang membuat wanita tidak hamil dalam jangka waktu tertentu. Meski begitu, tidak sedikit pasangan yang bertanya-tanya tentang boleh atau tidaknya berhubungan langsung setelah suntik KB. Simak artikel berikut untuk tahu jawabannya!

Apakah Boleh Langsung Berhubungan Intim Setelah Suntik KB?

Suntik KB dan Masa Ovulasi

Di Indonesia terdapat dua jenis suntik KB yang paling umum digunakan, yaitu suntik KB 1 bulan dan suntik KB 3 bulan. Meski suntik KB adalah metode yang paling umum, akan tetapi pertanyaan terkait masa tenggang suntik KB 1 bulan atau berapa jam reaksi suntik KB 3 bulan–sering kali masih ditanyakan oleh banyak wanita.

Perlu diketahui, suntik KB adalah kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progesteron (progestin), yang serupa dengan hormon alami wanita, yaitu progesteron. Hal ini dapat menghentikan Anda berovulasi.

Biasanya, suntik KB disuntikkan pada bagian tertentu pada tubuh seperti di pundak, paha, lengan atas atau di bawah perut. Setelah disuntikkan, kadar hormon akan meningkat dan kemudian menurun secara bertahap hingga suntikan selanjutnya.

Hal lain yang juga harus Anda ketahui adalah, suntikan KB tidak permanen, sehingga jika Anda ingin mencegah kehamilan, suntikan KB perlu dilakukan setiap 1 atau 3 bulan sekali. Ketika Anda sudah mendapatkan suntikan KB, hal ini akan menyebabkan lendir di bagian serviks menebal sehingga sperma tidak bisa masuk lebih jauh ke dalam rahim

Selain itu, suntikan ini secara sementara juga menipiskan dinding rahim, sehingga dinding rahim tidak bisa dijadikan sebagai proses perkembangan embrio. Itu artinya, kalaupun sebelumnya terjadi pembuahan maka embrio tidak dapat hidup di dalam rahim dan kehamilan pun tidak terjadi.

Baca juga: 8 Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang KB, Apa Saja?

Apa itu Suntik KB 1 Bulan dan Suntik KB 3 Bulan?

Suntik KB 1 Bulan

Suntikan KB 1 bulan diberikan setiap 30 hari sekali. Tujuan penggunaan suntik KB 1 bulan adalah mencegah terjadinya kehamilan. Suntik KB 1 bulan memiliki risiko lebih rendah timbulnya pendarahan yang tidak teratur dan lebih mungkin untuk memiliki periode menstruasi yang teratur.

Selain itu, efek kesuburan setelah suntikan diberhentikan dapat kembali lebih cepat yaitu dalam waktu tiga bulan. Meski begitu, terdapat beberapa efek samping penggunaan suntik KB 1 bulan, di antaranya:

  • Dapat membuat perubahan mood.
  • Timbulnya perdarahan yang tidak normal.
  • Tidak melindungi Anda dari infeksi menular seksual.
  • Dapat menyebabkan pusing dan payudara lebih terasa sensitif atau nyeri.
  • Gangguan pada kulit berupa gatal-gatal, penggelapan warna kulit, kecenderungan mengalami infeksi jamur pada kulit.
  • Wanita yang memiliki atau mengalami migrain tidak dianjurkan untuk menggunakan suntik KB 1 bulan.

Suntik KB 3 Bulan

Tidak seperti suntik KB 1 bulan, pada umumnya banyak perempuan sering menanyakan mengenai berapa jam reaksi suntik KB 3 bulan. Perlu diketahui, suntik KB 3 bulan bisa disuntikkan ke bokong atau di lengan atas. Ada juga yang disuntikkan ke lapisan kulit di paha atas atau area perut. Suntikan KB 3 bulan ini mencegah kehamilan dengan melepaskan hormon progestin ke dalam pembuluh darah. Hormon ini juga mencegah sperma untuk mencapai sel telur dengan menebalkan cairan vagina dan mencegah pertumbuhan janin dengan menipiskan dinding rahim.

Kelebihan suntik KB 3 bulan:

  • Relatif aman untuk ibu menyusui.
  • Tidak berinteraksi dengan obat-obatan lain.
  • Tidak perlu repot mengingat untuk mengonsumsi pil kontrasepsi setiap hari.
  • Jika ingin berhenti, tidak perlu repot harus ke dokter. Cukup hentikan saja pemakaiannya.
  • Bermanfaat bagi wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen.
  • Tidak perlu berhitung lebih dulu saat berhubungan seksual. Bergantung jenisnya, suntikan dapat bertahan hingga 8–13 minggu.
  • Dapat mengurangi risiko timbulnya kanker ovarium dan kanker rahim.

Selain bermanfaat bagi Anda, suntik KB 3 bulan juga memiliki kekurangan, antara lain:

  • Suntikan KB 3 bulan ini diduga dapat sedikit mengurangi kepadatan tulang, namun akan hal tersebut akan kembali normal apabila suntik KB dihentikan.
  • Kontrasepsi jenis suntik tidak memberikan perlindungan dari penyakit menular seksual, sehingga Anda perlu tetap menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
  • Pada penggunaan jangka panjang juga dapat menyebabkan vagina kering, menurunkan libido, gangguan emosi, sering gemetar, dan timbulnya jerawat. Selain itu, perubahan lipid serum (kolesterol) menjadi tinggi pada penggunaan jangka panjang.
  • Bisa membutuhkan waktu hingga setahun setelah dihentikan jika ingin kembali subur. Hal ini membuat kontrasepsi jenis ini tidak dianjurkan untuk mereka yang ingin segera memiliki anak.
  • Dapat mendatangkan efek samping berupa sakit kepala, menstruasi tidak teratur, kenaikan berat badan, payudara nyeri, dan pendarahan. Efek ini bisa terus terasa selama jangka waktu penyuntikan berlangsung, karena kandungan suntikannya akan terus berada dalam tubuh.

Kedua jenis suntik KB ini umumnya bisa didapatkan pada dokter kandungan, bidan, rumah sakit, dan puskesmas.

Baca juga: 7 Efek Samping KB Suntik 3 Bulan, Menyebabkan Naik Berat Badan?

Bolehkah Berhubungan Setelah Suntik KB?

Pada metode KB suntik, penyuntikan hormon buatan akan dilakukan di bokong, lengan bagian atas, perut, ataupun paha. Jika dilakukan sesuai jadwal, efektifitas dalam mencegah kehamilan bisa lebih dari 99 persen. 

Lantas, jika tingkat efektivitasnya tinggi, bolehkah langsung berhubungan seks setelah suntik KB? Karena merupakan suntikan hormonal, maka dibutuhkan waktu agar suntikan tersebut bekerja efektif di dalam tubuh wanita. 

Beberapa pakar kesehatan menyarankan, setelah dilakukan suntik KB, pasangan setidaknya menunda untuk melakukan hubungan seksual selama seminggu pertama. Hal ini dikarenakan, suntik KB memerlukan waktu hingga 7-10 hari untuk mencegah kehamilan. Jadi, misalkan Anda baru melakukan penyuntikan hari ini, Anda dan pasangan baru boleh berhubungan seksual tujuh hari kemudian. 

Dampak Jika Langsung Berhubungan Usai Suntik KB

Tetap ada peluang hamil jika melakukan hubungan seksual segera setelah suntik KB. Hal ini disebabkan oleh hormon di dalam suntikan KB yang belum bekerja maksimal dalam melakukan pencegahan kehamilan. 

Jika keinginan berhubungan seksual begitu menggebu, Anda dan pasangan harus menggunakan alat kontrasepsi tambahan, misalnya kondom. Setelah lebih dari 1 minggu barulah cukup aman berhubungan tanpa kondom karena umumnya  suntik KB sudah efektif mencegah kehamilan. 

Anda juga bisa mengatur waktu yang tepat untuk suntik KB, yaitu dilakukan saat haid dan dalam keadaan tidak terlanjur hamil. Apabila dilakukan saat datang menstruasi, kontrasepsi butuh waktu 5 hari untuk bekerja secara efektif. 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Berhubungan?

Jika belum siap untuk hamil, namun sudah terlanjur berhubungan intim (ejakulasi di dalam) sebelum masa efektif KB injeksi bekerja maksimal, tentu upaya pencegahan sudah terlambat dan risiko kehamilan akan lebih besar. Sebaiknya segera periksakan langsung ke dokter kandungan supaya dicarikan solusi terbaik. 

Jika belum terlambat, Anda bisa melakukan kontrasepsi emergensi atau KB darurat. Kontrasepsi emergensi adalah jenis kontrasepsi yang berfungsi untuk memperkecil peluang kehamilan setelah hubungan seks yang tidak terlindungi. 

Selain itu, kontrasepsi ini umumnya bisa diterapkan pada pasangan yang merasa kontrasepsi tambahan yang digunakan kurang bekerja maksimal seperti kondom robek. 

Terdapat 2 pilihan kontrasepsi emergensi, yaitu: 

  • Konsumsi pil KB di pagi hari, setidaknya pil dikonsumsi 3 hari setelah berhubungan seksual. Efektivitas pil Kb dalam mencegah kehamilan sekitar 75-89 persen. Tanpa saran dokter tidak disarankan mengonsumsi pil KB ini secara mandiri. 
  • Menggunakan IUD atau KB spiral, dalam 5 hari setelah berhubungan. IUD mampu mencegah kehamilan hingga mendekati  100 persen. 


  1. NHS UK. 2021. The Contraceptive Injection. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/contraceptive-injection/. (Diakses pada 2 Juni 2023) 
  2. Attia. 2020. How Long Should I Wait After Getting The Shot to Have Sex?. https://www.plannedparenthood.org/blog/how-long-should-i-wait-after-getting-the-shot-to-have-sex-2. (Diakses pada 2 Juni 2023) 
  3. Anonim. How Effective are Condoms?. https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/condom/how-effective-are-condoms. (Diakses pada 2 Juni 2023) 


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi