Terbit: 17 January 2022 | Diperbarui: 18 February 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Diet militer adalah diet ekstrem dengan cara membatasi asupan kalori dan diklaim dapat menurunkan berat badan belasan kilo hanya dalam waktu sebulan saja. Pahami apa menu diet militer dan cara melakukannya dalam pembahasan ini!

Mengenal Diet Militer, Metode Penurunan Berat Badan Ekstrem

Apa itu Diet Militer?

Meskipun namanya diet militer, namun sebenarnya diet militer sama sekali tidak ada kaitannya dengan kemiliteran. Malah sebaliknya, orang yang menjalani program diet militer justru tidak dianjurkan untuk berolahraga.

Cara diet militer dengan mengkonsumsi makanan rendah kalori selama 3 hari dan dilanjutkan dengan pola makan reguler selama 4 hari.

Diet militer berfokus pada peningkatan metabolisme tubuh dan pembakaran lemak. Oleh sebab itu, pemilihan jenis makanan yang harus dikonsumsi selama diet juga diharuskan rendah lemak, rendah karbohidrat, dan rendah kalori.

Apabila dijalani dengan niat yang serius serta bersedia mengikuti menu yang dianjurkan, program diet militer diklaim dapat menurunkan berat badan hingga 5 kg per minggu atau 15 kg per bulan.

Baca Juga: 8 Jenis Diet Ekstrem untuk Melangsingkan yang Sebaiknya Dihindari!

Apa Menu Diet Militer?

Diet militer direkomendasikan bagi kaum vegetarian karena sebagian besar jenis makanan yang boleh dikonsumsi adalah sayur-sayuran. Jika ingin mencoba, kalian bisa menyiasati dengan cara mengganti daging dengan tahu, serta protein hewani jadi protein nabati.

Berikut ini adalah referensi menu diet militer yang dapat kalian ikuti:

1. Hari Pertama

  • Menu diet militer untuk sarapan: Separuh buah jeruk bali, satu lembar roti tawar gandum, dua sendok selai kacang, dan satu cangkir kopi hitam (tanpa gula) atau teh.
  • Menu diet militer untuk makan siang: Setengah kaleng tuna, satu lembar roti tawar gandum (boleh di toast), dan satu cangkir kopi atau teh.
  • Menu diet militer untuk makan malam: 85 gram daging, satu cangkir kacang hijau, setengah buah pisang, satu buah apel ukuran kecil, dan satu scoop es krim vanilla.

2. Hari Kedua

  • Menu diet militer untuk sarapan: Satu butir telur rebus, satu lembar roti tawar gandum, dan setengah buah pisang.
  • Menu diet militer untuk makan siang: Satu cangkir cottage cheese, satu butir telur rebus, dan 5 buah saltine crackers.
  • Menu diet militer untuk makan malam: Dua buah hot dog tanpa bun, satu cangkir brokoli, setengah cangkir wortel, setengah buah pisang, dan setengah scoop es krim rasa vanilla.

3. Hari Ketiga

  • Menu diet militer untuk sarapan: 5 buah saltine crackers, satu slice keju cheddar, dan satu buah apel berukuran kecil.
  • Menu diet militer untuk makan siang: Satu butir telur rebus dan satu lembar roti tawar gandum.
  • Menu diet militer untuk makan malam: Satu kaleng tuna, setengah buah pisang, dan satu scoop vanilla es krim.

Di samping menu diet militer yang sudah tertera di atas, berikut ini merupakan beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama mengikuti program diet militer, antara lain:

  • Makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan;
  • Butter dan susu;
  • Krimer atau krim;
  • Jus buah;
  • Buah jeruk;
  • Segala makanan atau minuman yang mengandung gula, kecuali es krim;
  • Segala macam yogurt, kecuali Greek Yogurt; dan
  • Berbagai makanan lainnya yang mengandung lemak jenuh dan natrium dalam kadar tinggi.

Baca Juga: 7 Tips Pola Makan Sehat Bergizi dan Seimbang

Cara Kerja Diet Militer

Diet militer adalah program penurunan berat badan dalam jangka pendek, meskipun tanpa adanya olahraga atau aktivitas fisik untuk membakar kalori.

Tujuannya adalah untuk menghindari kebiasaan “balas dendam” alias food craving yang berlebihan selama program diet berlangsung serta menjaga asupan nutrisi untuk memastikan metabolisme tetap berjalan lancar.

Diet militer mengharuskan kalian untuk mengkonsumsi makanan dengan total 1.400, 1.200, dan 1.100 kalori per hari dengan komposisi yang beragam namun kaya akan protein, serta rendah lemak, kalori, dan karbohidrat.

Jumlah kalori makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi, menurut Medical News Today sebagaimana dikutip dari The American Journal of Clinical Nutrition, disebut sangat efektif untuk mengurangi berat badan dalam waktu singkat.

Oleh sebab itu, diet militer juga sangat dianjurkan untuk orang-orang dengan gangguan makan atau obesitas sebelum menjalani prosedur bariatric surgery atau operasi untuk kelebihan berat badan.

Pengalaman Diet Militer

Dikutip dari beberapa sumber, orang-orang yang sedang menjalani program diet militer tidak dianjurkan untuk melakukan terlalu banyak aktivitas fisik yang membakar kalori, seperti berolahraga.

Hal tersebut bukannya tanpa alasan, pasalnya asupan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama diet terlalu rendah kalori. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa kalori yang dikonsumsi selama diet militer lebih rendah dibanding program diet yang disertai puasa intermiten.

Meskipun sebenarnya lebih direkomendasikan bagi orang-orang vegetarian dan pengidap gangguan pencernaan seperti penderita obesitas, namun tak sedikit orang yang diluar kategori tersebut berani mencoba diet militer.

Beberapa orang yang memiliki pengalaman diet militer juga mengungkapkan bahwa mereka harus mengambil cuti atau memanfaatkan libur panjang untuk menjalani diet militer ini.

Meski demikian, diet militer sangat tidak dianjurkan untuk dijadikan program diet jangka panjang. Menu diet militer juga sebaiknya tidak dikonsumsi sepanjang hari dalam seminggu karena dapat berakibat fatal bagi kesehatan.

Mohon berkonsultasi dengan ahli gizi atau pakar kesehatan sebelum mencoba jenis diet apa pun. Jangan sampai program diet yang Anda pilih membahayakan diri sendiri.

 

  1. Butler, Natalie. 2020. What is the military diet and does it work?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323952. (Diakses pada 26-12-2021)
  2. Cherney, Kristeen. 2020. Is the 3-Day Military Diet Safe and Effective for Weight Loss?. https://www.everydayhealth.com/diet-and-nutrition/diet/military-diet-review-beginners-guide-day-plan/. (Diakses pada 26-12-2021)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi