Terbit: 14 August 2018 | Diperbarui: 31 August 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Apakah Anda menyadari frekuensi berhubungan seks sekarang lebih jarang? Jika ini terjadi, bukan berarti cinta Anda dan pasangan sudah hilang. Faktanya, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan gairah seksual Anda dan pasangan. Ketahui selengkapnya berikut ini.

Perhatian, Ini 9 Penyebab Pasangan Jarang Berhubungan Intim

Penyebab Pasangan Suami Istri Jarang Berhubungan Intim

Banyak pasangan yang merasa cemas karena frekuensi berhubungan intim menjadi berkurang jika dibandingkan dengan saat baru menikah. Hal ini sebenarnya normal terjadi. 

Banyak pasangan yang melakukan hubungan seksual hanya seminggu, dua minggu, bahkan sebulan sekali. Tidak sedikit juga pasangan mengalami masalah dalam kehidupan seksnya. 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan Anda dan pasangan kian jarang melakukan hubungan intim, antara lain:

1. Seks Sudah Menjadi Rutinitas

Ketika baru menikah, seks menjadi hal yang baru bagi Anda dan pasangan. Rasa cinta yang menggebu juga membuat gairah seks lebih tinggi. 

Namun, gairah dan hawa nafsu ini tidak berlangsung lama. Mungkin ada saat di mana Anda dan pasangan melihat seks menjadi rutinitas biasa dan tidak menarik seperti dulu. Wajar saja jika Anda dan pasangan menjadi bosan, terlebih jika usia pernikahan sudah berlangsung lama.

Rasa familier dengan pasangan bisa membuat Anda dan pasangan menjadi kehilangan gairah seksual. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa membuat suasana baru atau melakukan variasi agar tidak terjebak dalam rutinitas seks yang monoton.

Baca Juga10 Manfaat Berhubungan Intim untuk Kesehatan Fisik dan Mental

2. Masalah dalam Hubungan

Pasangan yang baru menikah umumnya merasakan kedekatan dan gairah sehingga lebih sering berhubungan seksual. Namun, hubungan tidak selamanya berjalan sesuai keinginan. 

Beberapa perubahan dan masalah dalam hidup dapat memengaruhi keintiman Anda dengan pasangan, seperti kehadiran anak atau isu perselingkuhan. Hal ini bisa membuat hubungan rumah tangga menjadi lebih renggang hingga hubungan seksual juga berkurang atau bahkan menghilang. 

Beberapa masalah dalam hubungan yang umumnya dialami oleh pasangan suami istri, antara lain:

  • Konflik dalam hubungan yang menumpuk dan tidak kunjung terselesaikan
  • Kurang komunikasi dengan pasangan tentang ekspektasi dan kebutuhan saat berhubungan seksual
  • Tidak lagi merasa ada koneksi dengan pasangan
  • Ada masalah dalam kepercayaan antar individu.

3. Kelelahan

Menjalani rumah tangga berarti Anda dan pasangan bertanggung jawab penuh atas kehidupan keluarga, terlebih jika memiliki anak. Suami dan istri juga lebih sibuk untuk mengurus rumah tangga, mengurus anak, dan bekerja. 

Aktivitas sehari-hari pasti menyita banyak waktu serta energi Anda dan pasangan. Tidak heran bila Anda dan pasangan kelelahan di malam hari hingga tidak lagi memikirkan atau menginginkan seks. 

Oleh sebab itu, suami istri disarankan untuk membuat jadwal untuk berhubungan intim. Dengan cara ini, Anda dan pasangan bisa mengatur aktivitas hingga tidak terlalu kelelahan.

4. Masalah Psikologis

Kehidupan memang tidak lepas dari masalah. Selain peran suami istri, Anda dan pasangan juga memiliki peran lain sebagai di masyarakat. Beban pikiran dari pekerjaan atau masalah lain bisa saja membuat pasangan enggan untuk berhubungan seks, atau sebaliknya.

Ada berbagai masalah mental yang dapat membuat seseorang mengalami penurunan libido, antara lain:

  • Kecemasan
  • Stres
  • Depresi
  • Kurang percaya diri

Jika Anda atau pasangan mengalami hal ini, jangan ragu untuk melakukan konseling dan konsultasi dengan tenaga profesional, seperti psikolog atau psikiater. 

5. Usia

Seiring bertambahnya usia, pria dan wanita memang mengalami penurunan gairah seksual. Ada beberapa hal yang menyebabkan libido menurun ketika usia semakin bertambah, di antaranya adalah:

  • Kadar hormon testosteron (hormon seks pria) menurun
  • Efek samping obat-obatan
  • Ada masalah kesehatan 
  • Jumlah hormon seks wanita menurun saat sebelum, selama, hingga setelah menopause. 

6. Memiliki Anak

Hamil dan menyusui menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh, termasuk perubahan hormon dan fisik wanita. Perubahan ini dapat memengaruhi kepercayaan diri wanita serta gairah seksualnya. 

Tidak hanya itu, kelahiran anak juga akan menyita banyak waktu dan tenaga Anda dan pasangan. Oleh sebab itu, tidak heran bila frekuensi berhubungan seksual menjadi berkurang. 

7. Masalah Kesehatan

Saat tubuh tidak bugar, Anda mungkin akan merasa tidak berminat untuk melakukan hubungan intim. Umumnya, kondisi ini akan membaik ketika tubuh Anda atau pasangan sudah kembali sehat.

Namun, ada beberapa penyakit kronis yang mungkin memengaruhi gairah seksual Anda atau pasangan, seperti:

  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Kanker
  • Hipotiroid

Penyakit tersebut dapat memberikan tekanan fisik serta emosional pada penderitanya sehingga turut mempengaruhi libido. Selain itu, efek samping obat yang dikonsumsi juga mungkin akan memengaruhi gairah seksual. 

Baca JugaPosisi Seks Terbaik untuk Menstimulasi G-Spot Wanita

8. Gaya Hidup Tidak Sehat

Menjalani gaya hidup yang tidak sehat, seperti memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan dapat memengaruhi gairah seksual. Oleh sebab itu, orang yang memiliki gaya hidup buruk umumnya jarang memiliki keinginan untuk berhubungan seksual. 

9. Efek Samping Obat

Beberapa obat yang memengaruhi hormon, saraf, serta aliran darah dapat memberikan efek samping berupa penurunan libido. 

Beberapa obat yang mampu menurunkan gairah seksual hingga membuat frekuensi berhubungan intim menjadi lebih jarang, termasuk:

  • Obat antipsikotik
  • Obat kejang
  • Obat untuk tekanan darah tinggi
  • Obat untuk kanker
  • Obat untuk mengatasi prostat yang membesar

Demikian beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab pasangan suami istri jarang melakukan hubungan seksual. Ada beberapa penyebab yang dapat diselesaikan dengan komunikasi. Namun, ada juga beberapa faktor yang perlu penanganan dokter.

  1. Brito, Janet. 2020. Why You’re Having Less Sex with Your Partner — and How to Get Back Into It. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/sexless-marriage. (Diakses pada 30 Agustus 2023). 
  2. Johns Hopkins Medicine. Keep the Spark Alive in Your Marriage. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/keep-the-spark-alive-in-your-marriage. (Diakses pada 30 Agustus 2023). 
  3. Furege, Madeleine A. 2016. Do Married People Really Have Less Sex? https://www.psychologytoday.com/us/blog/dating-and-mating/201605/do-married-people-really-have-less-sex. (Diakses pada 30 Agustus 2023). 
  4. WebMD Editorial Contributors. 2023. How Often Do Married Couples Have Sex? https://www.webmd.com/sex-relationships/what-to-know-how-often-married-couples-have-sex. (Diakses pada 30 Agustus 2023). 


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi