Terbit: 30 Juli 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Kondom wanita adalah alat kontrasepsi dengan fungsi yang sama seperti kondom pria, tetapi berbeda cara memakainya. Yuk, simak penjelasan selengkapnya tentang cara memakai kondom hingga seberapa efektif untuk mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual seperti HIV!

Kondom Wanita: Cara Memakai, Kekurangan, dan Kelebihan untuk Cegah Kehamilan

Apa Itu Kondom Wanita?

Kondom wanita adalah alat kontrasepsi yang berguna sebagai penghalang untuk menjaga sperma agar tidak bertemu sel telur. Penggunaan kondom dapat mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual (IMS). Kondom ini dapat digunakan di dalam vagina maupun anus. Meskipun untuk wanita, kondom ini juga dapat digunakan oleh orang-orang dari jenis kelamin apa pun untuk perlindungan selama seks anal.

Kondom wanita atau kondom internal, adalah kantong lembut dan longgar dengan cincin di setiap ujungnya yang terbuat dari plastik lunak (nitril). Satu cincin dimasukkan ke dalam vagina untuk menahan kondom di tempatnya. Sementara cincin di ujung kondom yang terbuka tetap berada di luar vagina. Cincin luar membantu menjaga kondom tetap di tempatnya dan juga berguna untuk melepaskannya. Kondom ini juga dapat Anda gunakan selama seks anal.

Cara Memakai Kondom Wanita yang Benar

Meskipun mungkin agak menakutkan bagi wanita pada awalnya, tetapi kondom ini mudah Anda gunakan dengan sedikit latihan dan memerhatikan langkah-langkahnya dengan cermat. Penggunaan kondom untuk seks anal juga memiliki langkah-langkah yang harus Anda perhatikan.

  • Seks Vaginal

Berikut ini langkah dan cara memakai kondom wanita yang benar untuk seks vaginal:

  1. Periksa kondom sesuai tanggal pada bungkusnya dan pastikan menggunakan kondom dengan tanda (SNI, FDA, CE, ISO atau Kitemark) yang menjamin produk memenuhi standar keamanan.
  2. Buka bungkusnya dan keluarkan kondom dengan hati-hati, jangan sampai robek. Jangan membuka bungkusnya dengan gigi atau gunting.
  3. Peras cincin kondom yang lebih kecil di ujungnya yang tertutup dan masukkan ke dalam vagina.
  4. Pastikan cincin besar di ujung kondom yang terbuka telah menutupi area di sekitar lubang vagina.
  5. Pastikan penis masuk ke dalam kondom wanita, bukan di antara kondom dan bagian sisi lubang vagina.
  6. Setelah selesai berhubungan seks, segera lepaskan kondom dengan menariknya keluar secara perlahan. Putarlah cincin kondom besar untuk mencegah air mani bocor atau tercecer.
  7. Pastikan membuang kondom di tempat sampah, bukan toilet.

Kondom ini sudah dilumasi oleh produsen sebelumnya untuk membuatnya lebih mudah digunakan, tetapi Anda mungkin juga ingin menggunakan pelumas tambahan agar lebih mudah selama melakukan hubungan seksual. Sebaiknya periksa kemasan untuk mengetahui pelumas mana yang cocok.

Baca Juga: 12 Jenis Kondom di Pasaran: Bentuk, Kelebihan, dan Cara Pakai

  • Seks Anal

Kondom ini dapat digunakan oleh orang dari jenis kelamin apa pun untuk mencegah IMS (termasuk HIV) selama seks anal. Jika menggunakan kondom untuk seks anal, cara menggunakan kondom wanita seperti kondom pria.

Sebagai langkah awal oleskan pelumas di dalam kondom dan letakkan di penis, gunakan lebih banyak pelumas di bagian luar kondom dan di sekitar anus sebelum memasukkan penis secara bertahap. Anda juga dapat menempatkan kondom di anus sebelum berhubungan seks, seperti yang Anda lakukan untuk seks vaginal.

Berikut ini langkah dan cara memakai kondom wanita yang benar untuk seks anal:

  1. Gunakan pelumas di sekitar anus terlebih dahulu, kemudian peras cincin bagian dalam kondom hingga membentuk lonjong dan dorong ke dalam rektum.
  2. Masukkan jari Anda ke dalam kondom dan dorong secara perlahan sejauh mungkin. Cincin luar kondom harus tetap berada di luar anus. Jangan melepas cincin bagian dalam, karena dapat merusak kondom.
  3. Setelah berhubungan seks, tarik penis secara perlahan. Kemudian putar cincin luar kondom beberapa kali dan tarik perlahan keluar untuk memastikan tidak ada sperma yang tumpah dan tercecer.

Pastikan menggunakan pelumas banyak saat berhubungan seks, karena anus tidak menghasilkan pelumas sendiri. Pelumas juga dapat membantu mengurangi risiko penularan IMS dan HIV.

Baca Juga: Begini Cara Menggunakan Kondom Wanita yang Benar!

Kekurangan dan Kelebihan Kondom Wanita

Tidak ada efek samping kondom bagi wanita kecuali mereka yang memiliki alergi terhadap lateks. Namun, kondom ini memiliki kekurangan maupun kelebihan.

Kekurangan Kondom Wanita:

  • Cincin luar kondom mungkin dianggap tidak praktis.
  • Penggunaannya memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi sekitar 21%.
  • Kemungkinan kondom ini menjadi gangguan selama hubungan seksual karena suara berderak atau meletus.
  • Memasukkan kondom ke vagina mengganggu hubungan seks bagi beberapa pasangan.
  • Meskipun kondom sangat kuat, tetapi bisa rusak atau robek jika penggunaanya tidak benar.
  • Kondom ini tidak tersedia secara luas seperti kondom pria dan harganya bisa lebih mahal (sekitar 5 kali lipat).

Kelebihan Kondom Wanita:

  • Seperti kondom pria, kondom wanita dapat mencegah kehamilan dan IMS yang signifikan.
  • Alat kontrasepsi yang hanya perlu digunakan saat berhubungan seks.
  • Tidak memerlukan resep dokter.
  • Dibandingkan kondom pria, kondom ini cenderung tidak menyebabkan reaksi alergi dan lebih kecil kemungkinannya untuk rusak.
  • Kondom berukuran kecil, mudah dibawa, dan sekali pakai.
  • Tidak ada efek samping yang serius.

Faktor yang Membuat Kondom Wanita Kurang Efektif

Ketika menggunakan kondom ini, bahkan cairan sperma terkadang bisa masuk ke dalam vagina saat berhubungan seks. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan kondom kurang efektif:

  • Penis menyentuh area sekitar vagina sebelum wanita memasukkan kondom.
  • Mendorong kondom terlalu jauh ke dalam vagina.
  • Penis secara tidak sengaja masuk di antara sisi vagina dan kondom.
  • Kondom rusak akibat goresan kuku atau perhiasan yang tajam.

Jika mengira sperma masuk ke dalam vagina, mungkin Anda memerlukan alat kontrasepsi darurat dalam bentuk pol oral. Gunakan alat kontrasepsi darurat hingga 5 hari setelah berhubungan seks tanpa kondom. Selain itu penting juga untuk mempertimbangkan tes IMS ke klinik.

Baca Juga: Kondom Kedaluwarsa: Ciri-Ciri, Bahaya, Umur Simpan, Cara Menyimpan, dll

Bagaimana Jika Kondom Wanita Rusak?

Sangat jarang kondom mengalami kerusakan ketika menggunakannya dengan benar, tetapi jika kondom pecah atau bocor atau cincin luar bergerak ke atas di dalam vagina atau anus, ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan, berikut di antaranya:

  • Tarik penis sesegera mungkin.
  • Keluarkan air mani sebanyak mungkin dari vagina.
  • Basuh bagian luar alat kelamin dengan lembut. Hindari mencuci bagian dalam vagina atau anus (douching) karena dapat menyebarkan infeksi atau menyebabkan iritasi.
  • Jika telah melakukan seks vaginal, segera ke kamar mandi dan buang air kecil untuk mengeluarkan air mani.
  • Jika belum pernah menggunakan alat kontrasepsi lain untuk mencegah kehamilan, mungkin memerlukan alat kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan. Anda harus melakukannya dalam waktu 72 jam setelah berhubungan seks.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Female Condom. https://americanpregnancy.org/unplanned-pregnancy/birth-control-pills-patches-and-devices/female-condom/ (Diakses pada 10 Juli 2021)
  2. Anonim. 2021. Female Condoms. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/female-condoms/ (Diakses pada 10 Juli 2021)
  3. Anonim. 2020. Female Condoms – How To Use A Female (Internal) Condom. https://www.avert.org/sex-stis/safer-sex-hiv/female-condoms (Diakses pada 10 Juli 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi