Terbit: 22 April 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Berhubungan saat bulan Ramadhan menjadi satu topik yang banyak ditanyakan oleh umat Muslim. Ini terkait boleh atau tidaknya, serta waktu terbaik untuk berhubungan intim di bulan puasa. Ketahui jawaban selengkapnya di bawah ini!

Waktu Terbaik untuk Berhubungan Intim saat Puasa, Pasutri Harus Tahu

Hukum Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Ramadhan?

Puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib hukumnya (fardhu) untuk seluruh umat Muslim selama sebulan penuh. Puasa pada dasarnya adalah ibadah menahan lapar, haus, dan nafsu – termasuk berhubungan suami istri.

Berdasarkan syariah Islam, suami istri tidak boleh melakukan hubungan seksual selama jam puasa Ramadhan. hal ini karena berhubungan intim pada siang hari selama Ramadhan dapat membatalkan puasa.

Dalam surat Al Baqarah ayat 187, waktu yang tepat untuk berhubungan intim adalah pada malam hari hingga terbitnya fajar. Selain rentang waktu tersebut, barulah hubungan intim haram untuk Anda lakukan dan bisa membatalkan puasa.

Menurut ayat dari kitab suci Al Quran, bahwa siapa saja boleh melakukan hal-hal yang biasa kita lakukan pada hari-hari biasanya, seperti makan, minum, hingga berhubungan saat Ramadhan. Ini hanya bisa Anda lakukan pada waktu malam hari.

Hanya saja, setelah berhubungan intim, ada baiknya pasangan suami istri harus mandi wajib sebelum melakukan salat subuh agar tubuh berada dalam kondisi suci kembali.

Kapan Waktu Terbaik Berhubungan saat Ramadhan? 

Meskipun hukum berhubungan suami istri saat bulan Ramadhan di siang hari tidak boleh. Namun, pasangan suami istri masih bisa melakukannya pada malam hari dengan waktu tertentu.  

Waktu terbaik bagi suami istri untuk berhubungan intim di bulan Ramadhan pada malam hari, yakni sekitar pukul 21.00 atau 22.00. Waktu ini ideal karena biasanya sudah tidak lagi makan atau melakukan ibadah seperti salat tarawih dan membaca Al Quran.

Namun, sebaiknya jangan melakukannya terlalu malam karena bisa membuat Anda kurang tidur atau kesulitan bangun untuk sahur.

Baca Juga: 5 Waktu Terbaik untuk Berhubungan Intim, Lebih Puas dan Cepat Hamil

Hukum Suami Istri Berhubungan Seks pada Jam Puasa

Jika kedua pasangan suami istri secara sengaja berhubungan seks pada siang hari di bulan Ramadhan, maka wajib mengqadha puasa dan melakukan kaffara, yakni puasa selama 60 hari berturut-turut. Jika tidak mampu melakukannya, maka memberi makanan pokok sebanyak 60 ons atau sekitar 1,5 kilogram kepada 60 orang miskin. 

Bolehkah Suami Istri Berciuman, Berpelukan, atau Bersentuhan saat Ramadhan?

Meskipun tidak melakukan penetrasi, melakukan hubungan dengan berciuman, berpelukan, dan bersentuhan juga dapat membatalkan puasa jika menyebabkan keluarnya air mani. Namun, jika keluarnya air mani karena alasan seksual tanpa kontak langsung antar-kulit, misalnya mimpi basah, puasa tetap sah atau tidak batal.

Itu sebabnya pasangan suami istri sebaiknya menahan diri dari tindakan tersebut selama jam puasa. Hal ini karena mereka mungkin tidak memiliki kendali atas hasrat seksualnya.

Cara Menahan Hasrat Seksual Saat Sedang Berpuasa

Puasa tidak hanya menahan haus dan lapar, tetapi juga menahan hawa nafsu terhadap seks dan amarah. Terkait seks, anda bisa menahannya dengan cara tertentu. Berikut ini beberapa cara untuk menahan hasrat seks saat puasa:

  • Mengalihkan ke aktivitas lain. Cara menahan godaan seksual dengan mengalihkan pikiran terhadap seks ke aktivitas yang lebih bermanfaat. Misalnya baca buku beribadah, latihan ringan, atau aktivitas lainnya.
  • Hindari aktivitas yang menimbulkan nafsu. Menahan godaan seksual dengan menjauhi aktivitas yang menimbulkan nafsu. Misalnya menghindari menonton acara yang mengandung adegan seksual atau membaca buku yang berhubungan dengan seks.
  • Konsumsi makanan anafrodisiak. Afrodisiak adalah makanan yang dapat membangkitkan gairah seksual, sedangkan anafrodisiak adalah makanan yang dapat mengendalikan hasrat seksual. Makanan anafrodisiak termasuk kedelai, licorice, buah beri suci, hop, dan selada liar. 
  • Melakukan terapi seksual. Jika Anda sulit menahan godaan seksual, ada baiknya melakukan terapi bersama ahlinya untuk mengetahui akar masalah penyebabnya. Selain itu, terapi sangat membantu menemukan fokus dan mengendalikan diri.

Baca Juga: 8 Kondisi Wanita yang Dilarang untuk Berhubungan Intim

Penelitian Hasrat Seksual, Hormon, dan Ereksi Selama Ramadhan

Sebuah penelitian di Rumah Sakit Umum Hammad di Doha, meneliti sebanyak 45 pria yang memiliki fungsi ereksi normal tanpa bantuan obat. Ini bertujuan untuk menilai apakah puasa Ramadhan memengaruhi fungsi ereksi dan hasrat seksual.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa perubahan fisiologis yang terjadi selama puasa dan penurunan tingkat energi mengakibatkan libido menurun secara signifikan, sehingga memengaruhi frekuensi hubungan intim.

Sementara penelitian lain mengambil sampel darah dari 52 pria untuk mengetahui pengaruh puasa Ramadhan terhadap sekresi hormon seks testosteron, luteinizing hormone (LH), dan follicle-stimulating hormone (FSH).

Empat sampel dari masing-masing, yang pertama mengambil dua hari sebelum Ramadhan dan tiga lainnya mengambil selama Ramadhan pada tiga minggu yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar testosteron pria jauh lebih rendah pada akhir bulan Ramadhan. Meskipun tidak ada perubahan signifikan pada level LH, peningkatan level FSH tercatat pada tes ketiga pada tanggal 20 Ramadhan.

Namun, penelitian lain terkait sekresi hormon seks memberikan hasil yang berbeda. Sebagai sampel, darah diambil dari 32 pria pada hari sebelum Ramadhan, hari pertama Ramadhan, dan hari terakhir bulan Ramadhan. Dari penelitian ini kadar testosteron meningkat pada sampel kedua dan ketiga, sedangkan kadar FSH pada dua sampel yang sama menurun.

Namun, tidak ada perubahan yang terjadi pada level LH. Menurut kuesioner yang dilakukan pada para partisipan, terjadi penurunan frekuensi ereksi pada pagi hari dan peningkatan frekuensi ejakulasi nokturnal (malam hari).

 

  1. Anonim 2013. What types (if any) of sexual activity are permitted during Ramadan?. https://islam.stackexchange.com/questions/9392/what-types-if-any-of-sexual-activity-are-permitted-during-ramadan (Diakses pada 22 April 2021)
  2. Khattab, Nada. 2021. All You Need to Know About Sexual Intercourse During Ramadan. https://momsmag.rahetbally.com/en/sexual-intercourse-during-ramadan/ (Diakses pada 22 April 2021)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi