Terbit: 8 August 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Dalam kondisi fit, wanita bisa melakukan hubungan intim kapan saja. Namun, ada berbagai kondisi yang membuat wanita dilarang berhubungan intim! Simak selanjutnya dalam ulasan di bawah ini.

8 Kondisi Wanita yang Dilarang untuk Berhubungan Intim

Kondisi yang Membuat Wanita Perlu Menunda Hubungan Intim

Meski wanita bisa melakukan seks kapan saja, tetapi jika sejumlah kondisi di bawah ini muncul, mereka disarankan untuk menghentikan seks untuk sementara waktu. Seks hanya akan membuat kondisi semakin parah dan membuat wanita merasakan sakit yang cukup hebat.

Terdapat berbagai kondisi yang membuat wanita dilarang berhubungan intim untuk sementara, berikut di antaranya:

1. Mengalami Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih adalah salah satu infeksi yang umum terjadi pada wanita khususnya mereka yang jarang merawat organ seksualnya. Infeksi terjadi karena ada bakteri yang masuk ke dalam vagina dan menyebar hingga ke area saluran kemih yang cukup dalam. Infeksi ini menyebabkan rasa sakit dan panas saat berkemih.

Wanita tidak disarankan untuk melakukan seks saat mengalami infeksi ini karena kondisi infeksi akan parah. Keluar dan masuknya penis bisa menyebabkan infeksi semakin parah karena bakteri dari luar bisa masuk. Selain itu, kemungkinan pria tertular juga ada kalau seks tidak dilakukan dengan sehat.

2. Perdarahan saat Hamil

Wanita yang hamil memang diperbolehkan untuk berhubungan seks khususnya saat trimester kedua dan mendekati melahirkan. Namun, seks yang dilakukan juga harus dengan aturan yang benar. Kalau seks sembarangan dilakukan, kemungkinan terjadi perdarahan di dalam vagina akan tinggi dan mengganggu janin.

Kalau seks yang Anda lakukan dengan pasangan tidak menyebabkan perdarahan dan rasa sakit di dalam vagina atau perut bawah, artinya tidak ada masalah yang terjadi. Tapi kalau sampai ada perdarahan entah cuma fleks atau darah yang mengalir cukup deras, segera hentikan untuk sementara hingga persalinan terjadi.

3. Foreplay yang Kurang Intens

Kalau wanita merasakan sakit yang terlalu kuat di dalam vagina padahal sebelumnya tidak, ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama foreplay yang dilakukan kurang intens. Seks harus dihentikan sementara atau pasangan menggunakan cairan pelumas tambahan untuk menurunkan gesekan yang menimbulkan rasa sakit yang berlebihan.

Kemungkinan kedua dari rasa sakit ini adalah wanita mengalami gejala menopause atau cairan pelumas tidak muncul akibat obat tertentu. Kalau sampai hal ini terjadi, seks memang disarankan untuk dihentikan sementara. Kalau ingin melakukan seks kembali, pelumas tambahan wajib disiapkan agar tidak ada rasa sakit.

Baca Juga: 9 Manfaat Berhubungan Intim saat Hamil dan Tips Melakukannya

4. Pasca-Melakukan Persalinan

Setelah melakukan persalinan, vagina akan mengalami masalah mulai dari memar akibat bayi terlalu besar, vagina sobek, dan masalah lainnya. Seks yang dilakukan saat ini akan membuat wanita lebih banyak mendapatkan sakit ketimbang mendapatkan rasa nikmat.

Setelah melahirkan wanita disarankan untuk puasa seks setidaknya hingga 8 minggu. Vagina juga butuh menyembuhkan diri hingga benar-benar tidak sakit lagi. Kalau sampai vagina dipaksakan untuk seks, kemungkinan terjadi robek atau luka lagi cukup besar.

5. Mengalami Gatal dan Alergi

Beberapa wanita ada yang mengalami alergi dengan kondom atau pelumas. Alergi yang dirasakan oleh wanita ini bisa berupa perasaan gatal atau perasaan tidak nyaman lainnya. Beberapa wanita akan mengalami pelepuhan kulit di area vagina dan rasanya sangat tidak nyaman.

Kalau wanita mengalami kondisi ini akan lebih baik menyarankan pasangan mengganti jenis kondom atau pelumas. Jika tidak, seks akan terus menyiksa dan wanita tidak dapatkan orgasme.

6. Depresi atau Masalah Kesehatan Mental

Masalah kesehatan mental dapat memengaruhi gairah seks seseorang. Misalnya, depresi dan obat-obatan yang digunakan untuk mengatasinya, bisa berdampak buruk pada libido.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa pengalaman traumatis di masa lalu dan kesulitan dalam menjalin hubungan sering kali berdampak pada libido wanita.

Menurut penelitian yang sama, hasrat seksual yang rendah terkait dengan depresi dan kurangnya gairah serta kesenangan adalah ciri-ciri kecemasan.

Masalah kesehatan mental merupakan salah satu kondisi yang membuat wanita dilarang berhubungan intim. Sebaiknya bicarakan dengan pasangan Anda untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Baca Juga: Tetap Bergairah, Inilah Tips Berhubungan Intim bagi Penderita Diabetes

7. Penyalahgunaan Zat

Zat-zat yang mengubah pikiran dapat menghalangi wanita untuk terhubung dengan keintiman emosional dalam hubungan. Sensor yang membuat mereka merasa emosional terblokir.

Oleh karena itu, wanita mungkin merindukan momen keintiman emosional untuk menyentuh atau menggoda pasangannya.

Sebagai efeknya dari penyalahgunaan zat adalah kebenaran atau kenyataan yang ada bisa saja bertolak belakang dengan apa yang mereka pikirkan. Penyalahgunaan zat-zat ini termasuk alkohol, narkotika, dan psikotropika.

8. Seks yang Terasa Menyakitkan

Seiring bertambahnya usia, baik pria maupun wanita mengalami perubahan fisik dan hormonal. Bagi wanita, ketidakseimbangan ini mungkin berdampak pada dorongan seksual dan sek bisa terasa menyakitkan.

Jika demikian, bicarakan pada pasangan bahwa Anda sebenarnya masih tertarik padanya, dan cari tahu kapan waktu yang nyaman untuk Anda melakukan seks, dan cari opsi baru untuk menjalin hubungan intim. Ini untuk menjaga keintiman Anda dan Pasangan.

Itulah berbagai kondisi yang membuat wanita dilarang untuk berhubungan intim. Meskipun harus menahan hubungan intim, lakukan alternatif lainnya untuk tetap menjaga keintiman dengan pasangan Anda. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 2013. 7 reasons why your wife avoids being intimate. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/relationships/love-sex/7-reasons-why-your-wife-avoids-being-intimate/photostory/83084045.cms (Diakses pada 31 Agustus 2023)
  2. Hrustic, Alisa. 2017. 5 Reasons Women Avoid Having Sex. https://www.menshealth.com/sex-women/a19516095/reasons-women-avoid-having-sex/ (Diakses pada 31 Agustus 2023)
  3. Sarah. 2023. 15 Real Reasons Your Wife Avoids Intimacy. https://www.bonobology.com/reasons-wife-avoids-intimacy/ (Diakses pada 31 Agustus 2023)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi