Terbit: 9 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Beberapa orang pernah mengalami ngidam makanan tertentu padahal tidak sedang hamil, ternyata ini adalah sinyal yang dikirimkan tubuh kepada pemiliknya. Tidak hamil tapi ngidam bukanlah hal yang aneh. Kondisi ini berhubungan dengan tingkat stres, pemenuhan gizi, serta keseimbangan hormon.

Tidak Hamil Tapi Ngidam? Ternyata Ini Arti dan Penyebabnya

Penyebab Ngidam Padahal Tidak Hamil

Tidak perlu heran saat melihat seseorang yang tidak hamil tapi ngidam. Sesungguhnya tubuh akan meminta asupan makanan tertentu agar keseimbangan zat gizinya terpenuhi dengan sempurna.

Yang perlu diperhatikan adalah saat memenuhi ngidam tersebut jangan berlebihan. Makanan yang diidamkan memang terasa sangat lezat di lidah. Namun, jika tidak diiringi dengan mengatur menu bergizi seimbang, ngidam malah akan berakibat buruk dan berubah jadi pola makan kompulsif.

Pada dasarnya, ada tiga kondisi yang membuat  seseorang mengidam-idamkan suatu jenis makanan, yaitu:

1. Premenstrual Syndrome (PMS)

Ternyata PMS juga bisa membuat seseorang mengidam makanan tertentu. Seperti diketahui, masa-masa menjelang datang bulan sering membuat mood naik-turun akibat perubahan hormon. Saat inilah tubuh meminta makanan khusus untuk meningkatkan rasa nyaman.

Makanan yang sering diidamkan pada masa ini adalah makanan manis. Makanan bergula dapat meningkatkan kadar serotonin—hormon yang bertanggung jawab untuk menciptakan rasa bahagia.

Walau ingin makan makanan manis, tetap jaga keseimbangan gizi dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi dan magnesium. Ketahui juga cara mengatasi nyeri haid di sini.

2. Stres dan Mood yang Anjlok

Tidak jauh berbeda dengan saat menjelang haid, stres dan mood yang anjlok pun membuat tubuh menginginkan makanan tertentu.

Pada saat kondisi ini menyerang, biasanya tubuh menginginkan makanan yang:

  • Manis dan bergula. Makanan manis ternyata juga dapat mendorong produksi dopamin dalam tubuh.
    Namun hati-hati, karena dopamin juga akan kembali merangsang tubuh untuk mengkonsumsi gula saat mood sedang berantakan.
  • Makanan asin dan gurih. Hal ini ada kaitannya dengan disfungsi kelenjar adrenal yang bertanggung jawab atas respon tubuh terhadap stres.
    Kelenjar adrenal bertugas mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin. Keduanya membantu tubuh mengendalikan stres dan emosi negatif.

Baca Juga: Tidak Hanya Bumil, Ini Ciri-Ciri Ngidam yang Terjadi pada Suami

3. Tubuh Kekurangan Zat Gizi Tertentu

Saat kekurangan zat gizi, tubuh juga bisa ‘meminta’ agar kita mengkonsumsi makanan tertentu. Nah, inilah yang menimbulkan rasa ngidam saat tidak sedang hamil.

Perbedaan jenis makanan yang diidamkan ternyata menunjukkan zat gizi apa yang sedang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu:

  • Jika Tubuh Kekurangan Kalsium

Maka akan terasa ngidam yang teramat sangat terhadap makanan asin dan gurih. Makanan semacam bakso, gorengan, dan makanan yang mengandung MSG biasanya menjadi pilihan banyak orang.

Walaupun sah-sah saja memakan makanan asin dan gurih, tetapi tetap imbangi dengan makanan sehat yang juga mengandung kalsium dan mineral lainnya. Misalnya, alpukat, ikan teri, brokoli, daging merah, dll.

  • Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B6 dan B12

Saat kondisi ini terjadi, tubuh akan meminta makanan manis dan bergula. Kondisi ini juga berlaku saat tubuh terasa lemas dan berkeringat dingin.

Selain mengikuti keinginan akan makanan manis, tetap konsumsi multivitamin dan makanan tinggi vitamin B seperti kacang-kacangan, tahu, tempe, susu, dan dairy products lainnya.

  • Jika Tubuh Kekurangan Zinc

Penyebab ngidam padahal tidak sedang hamil lainnya adalah kurangnya zinc di dalam tubuh. Zinc adalah mineral penting yang membantu kalsium dalam menjaga kepadatan tulang. Menjaga kesehatan organ pencernaan dan mencegah stunting.

Saat tubuh kekurangan zinc, maka ngidam yang dirasakan adalah ngidam makanan pedas. Selain itu, ngidam makanan pedas juga bisa menunjukkan tanda tubuh sedang mengalami peradangan.

Walaupun bisa saja dipenuhi, tetapi ingat untuk tetap membatasi makanan pedas. Apalagi jika memiliki pencernaan yang sensitif.

Rasa pedas dapat memicu naiknya asam lambung penyebab maag dan refluks. Sering memakan makanan yang terlalu pedas juga dapat mengurangi sensitivitas lidah.

  • Jika Tubuh Kekurangan Zat Besi

Pernah merasa tiba-tiba ingin sekali makan daging? Ternyata itu adalah sinyal bahwa tubuh kekurangan zat besi.

Jika ingin memenuhi ngidam ini, pilih daging merah tanpa lemak. Jangan pula mengikuti ngidam makan daging dengan menyantap makanan cepat saji.

Walaupun sama-sama berbahan daging tetapi daging yang telah melalui rantai proses yang panjang telah kehilangan sebagian besar gizinya. Alih-alih mendapat asupan zat besi tubuh hanya mendapat tambahan lemak dan kolesterol.

Jika telah mengetahui alasan di balik ngidam, maka akan lebih mudah mengendalikan nafsu makan dan terhindar dari ngidam yang berlebihan. Ketika merasa menginginkan suatu makanan, ada baiknya untuk memenuhi terlebih dahulu kebutuhan zat gizi tubuh.

Baca Juga: 7 Penyebab Ngidam saat Hamil (No. 3 Harus Diwaspadai)

Cara Mengatasi Rasa Ngidam yang Berlebihan padahal Tidak Hamil

Ketika tubuh telah mencapai zat gizi yang cukup dan hormon seimbang, seringkali rasa ngidam akan menghilang. Atau berkurang drastis dengan sendirinya.

Mengatur dan mengendalikan ngidam seperti ini juga akan bermanfaat untuk:

  • Jangan selalu menuruti keinginan makan. Berhenti sebelum kenyang.
  • Buat alarm untuk diri sendiri untuk tidak mengonsumsi makanan tidak sehat berlebihan.
  • Mencegah tubuh mengalami obesitas. Batasi asupan makanan manis dan asin yang berlebihan.
  • Mencegah tubuh kecanduan makanan tertentu. Tubuh akan meminta makanan manis setiap kali mood anjlok. Tubuh juga akan meminta kadar asin dan gurih yang terus meningkat jika terbiasa diasup makanan dengan rasa tersebut.
  • Mencegah tubuh mengalami penyakit degeneratif seperti diabetes dan kolesterol.

Nah, sekarang setelah mengetahui penyebab dan cara mengatasi kondisi tidak hamil tapi ngidam, tidak perlu khawatir lagi. Tetap jaga asupan gizi sembari menuruti ngidam secara tidak berlebihan.

 

  1. Johnson, Jon. 2020. What causes food cravings? https://www.medicalnewstoday.com/articles/318441. (Diakses tanggal 30 November 2021).
  2. Magee, Elaine. 2021. The Facts About Food Cravings. https://www.webmd.com/diet/features/the-facts-about-food-cravings. (Diakses tanggal 30 November 2021).
  3. Petre, Alina. 2017. Do Nutrient Deficiencies Cause Cravings? https://www.healthline.com/nutrition/nutrient-deficiencies-cravings. (Diakses tanggal 30 November 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi