Terbit: 20 Oktober 2021 | Diperbarui: 25 Oktober 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Tidak diragukan lagi, rendang adalah makanan terlezat di dunia. Rendang menduduki peringkat 1 dalam jajaran makanan paling enak di seluruh dunia versi CNN (Cable News Network). Masakan asal Padang, Sumatera Barat ini terbuat dari daging sapi yang dimasak dengan berbagai macam rempah untuk menambah kekayaan rasanya. Simak manfaat rendang bagi kesehatan dan berbagai tips dalam mengkonsumsi rendang yang lebih sehat!

Sangat Lezat, Adakah Manfaat Rendang bagi Kesehatan?

Manfaat Rendang Daging bagi Kesehatan

Makanan khas Indonesia, rendang, punya banyak manfaat di dalamnya. Ini dia berbagai manfaat dan nutrisi rendang yang bisa Anda dapatkan:

1. Kaya akan rempah-rempah

Bumbu dalam masakan rendang menggunakan rempah-rempah yang dikenal memiliki segudang manfaat untuk tubuh. Misalnya seperti kayu manis yang bisa menurunkan tekanan darah dan memberikan rasa manis tanpa terlalu banyak gula.

Sementara itu, bumbu kunyit memiliki kandungan anti inflamasi yang mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh dan efektif untuk meredakan nyeri dan bengkak pada penderita arthritis.

2. Mengandung L-Carnitine

Dibandingkan dengan makanan yang lain, daging merah yang menjadi bahan utama rendang memiliki kandungan L-carnitine yang paling tinggi. L-carnitine sangat baik untuk penderita jantung karena dapat mengurangi dampak hipertensi, stress oksidatif, dan peradangan dalam tubuh.

3. Tinggi glutathione

Glutathione adalah salah satu senyawa antioksidan terbaik yang dikandung dalam makanan. Manfaat glutathione untuk tubuh misalnya adalah mencegah penuaan dini, mencegah berbagai macam penyakit, mengurangi risiko penyakit kronis, dan menguatkan sistem imun.

4. Sumber protein yang baik

Daging merah mengandung lebih banyak protein mioglobin yang kaya zat besi daripada daging putih. Manfaat protein untuk mengurangi level hormon ghrelin (hormon lapar) dan meningkatkan kadar peptida YY (hormon yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama). Ini juga dapat mengurangi keinganan untuk makan lagi atau ngemil di tengah malam.

Selain itu, protein juga dapat meningaktkan massa dan kekuatan otot, baik untuk kesehatan tulang, dan menjaga sistem metabolisme.

Walaupun demikian, konsumsi daging merah dalam bentuk olahan rendang harus dibatasi setiap minggunya, ya! Anda juga bisa memilih opsi olahan daging merah lainnya yang dinilai lebih sehat.

5. Kaya akan mineral

Daging sapi bahan baku rendang mengandung 9 jenis mineral di dalamnya seperti kalsium, tembaga, zat besi, magnesium, mangan, potasium, fosfor, selenium, dan zinc. Asupan mineral yang cukup menghindarkan Anda dari berbagai macam penyakit dan memastikan tubuh tetap sehat.

Itulah beberapa kandungan dan manfaat rendang bagi kesehatan. Olahan tradisional rendang memang sangat lezat dan juga mengandung banyak nutrisi dari bahan baku dan bumbunya. Namun, rendang juga mengandung lemak dan kalori tinggi jadi Anda harus tetap berhati-hati atau mengonsumsinya atau makan secukupnya saja, serta diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah.

Tips Mengkonsumsi Rendang agar Tetap Menyehatkan

Daging sapi di dalam olahan rendang memang kaya akan kandungan protein. Namun makanan ini kurang ideal bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan karena kandungan lemak dan kalori yang sangat tinggi. Meskipun demikian, Anda tetap bisa mengkonsumsi rendang saat sedang menjaga pola makan dengan mengikuti beberapa tips bermanfaat berikut:

1. Pahami kandungan nutrisinya

Rendang daging sapi dimasak menggunakan banyak jenis rempah dan santan yang dibiarkan meresap. Jika Anda ingin memakan rendang daging saat sedang diet, Anda harus memahami kandungan nutrisinya terlebih dahulu. Misalnya seperti rendang daging yang mengandung 490 kalori dalam satu porsi penyajiannya.

Jumlah tersebut mungkin tidak ideal bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. Oleh karena itu, cari tahu juga kandungan lemak dan protein yang ada di dalam rendang. Kadar yang ideal untuk diet adalah dengan mengikuti perbandingan 1:3 antara lemak dan protein sehingga Anda tidak memakan terlalu banyak makanan berlemak lainnya.

2. Coba resep rendang yang lain

Rendang daging memang jenis yang paling populer. Namun resep rendang sendiri sudah mengalami banyak modifikasi dengan menggunakan daging yang lain. Misalnya seperti daging ayam, bebek, domba, hingga telur ayam.

  • Rendang ayam

Rendang ayam dimasak dengan cara dan bumbu yang sama seperti rendang daging sapi, menghasilkan tekstur makanan yang lembut dan meleleh. Ayam yang dipilih adalah paha ayam tanpa kulit dan tanpa tulang agar bumbu dapat meresap secara lebih sempurna.

Dalam satu sajian rendang ayam mengandung 460 kalori. Jika Anda ingin menurunkan kalorinya, Anda bisa mengganti paha dengan dada ayam yang tidak berlemak.

  • Rendang bebek

Rendang bebek juga tidak kalah lezat, lho. Bagian yang direndang biasanya adalah dada bebek dan disajikan lengkap dengan bumbunya yang lezat. Namun, pilihan rendang bebek mungkin kurang tepat bagi Anda yang sedang diet karena jumlah kalori per sajian adalah 490, dengan 29 gram lemak dan 20 gram karbohidrat. Jika Anda ingin menyantap rendang bebek, pastikan porsinya tidak berlebihan.

  • Rendang domba

Rendang yang terbuat dari daging domba termasuk tinggi kandungan kalori, dengan jumlah 480 kalori per sajian. Meskipun memiliki kandungan karbohidrat rendah, lemak di dalam rendang domba mencapai 41 gram per sajiannya!

Apabila Anda ingin makan rendang saat sedang diet, Anda bisa memasak rendang sendiri di rumah dengan mengurangi jumlah minyak dan santan yang dimasukkan ke dalam resep.

  • Rendang telur

Alternatif terakhir adalah rendang telur. Dibandingkan dengan semua jenis rendang di atas, ini adalah rendang yang paling rendah kalori. Dalam 100 gram telur terdapat kandungan kalori 155 saja. Namun demikian, Anda tetap tidak boleh mengkonsumsi rendang telur secara berlebihan saat sedang menjalani program diet.

3. Atur porsinya

Semua jenis rendang memiliki kalori yang cukup tinggi, sehingga ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika Anda ingin makan rendang saat sedang diet. Misalnya seperti mengatur porsi yang dimakan dan mengimbangi dengan banyak sayur atau makanan sehat lainnya. Konsumsi makanan yang seimbang dengan kandungan protein dan serat yang pas akan membantu Anda dalam program diet.

 

  1. Gunnars, Kris, BSc. 2019. 10 Science-Backed Reasons to Eat More Protein. https://www.healthline.com/nutrition/10-reasons-to-eat-more-protein. John Hopkins Medicine. 2020. 5 Spices with Healthy Benefits. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/5-spices-with-healthy-benefits. (Diakses pada 19 Oktober 2021).
  2. Joseph, Michael. 2017. 11 health benefits of eating beef. https://www.beefcentral.com/news/community-and-lifestyle/beef-nutrition/11-health-benefits-of-eating-beef/. (Diakses pada 19 Oktober 2021).
  3. Pak, Philip. 2020. Is Rendang Healthy? (3 Tips for Weight Loss). https://aspirefitnesswalnut.com/is-rendang-healthy-3-tips-for-weight-loss. (Diakses pada 19 Oktober 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi