Terbit: 30 April 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ada banyak manfaat kayu manis bagi kesehatan tubuh, selain hanya menambah rasa dan memiliki aroma yang sedap. Kayu manis adalah salah satu jenis rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis makanan. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

16 Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan (No. 15 Jarang Disadari)

Kandungan Kayu Manis

Sebelum menjelaskan mengenai apa manfaat kayu manis, hal penting yang harus diketahui adalah kandungan yang ada di dalamnya. Beberapa ahli menyarankan konsumsi kayu manis 1/2 hingga 1 sendok teh (2-4 gram) bubuk sehari. Konsumsi terlalu banyak berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Berikut adalah berbagai kandungan yang ada di dalamnya, antara lain:

  • Kalori
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Lemak
  • Serat
  • Mangan
  • Kalsium
  • Zat besi
  • Vitamin K

Selain nutrisi yang tercantum di atas, setiap sajian kayu manis juga mengandung sejumlah kecil vitamin E, niasin, vitamin B6, magnesium, kalium, zinc, dan tembaga.

Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

Beberapa studi mengungkapkan bahwa senyawa dalam kayu manis memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, antidiabetik, dan antimikroba. Beberapa sifat tersebut menawarkan perlindungan dari kanker dan penyakit kardiovaskular. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk mengonfirmasi manfaatnya.

Berikut ini adalah berbagai manfaat kayu manis yang berguna bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Melawan Radikal Bebas

Manfaat kayu manis yang pertama adalah kemampuannya untuk menangkal radikal bebas. Kayu manis sarat dengan antioksidan kuat seperti polifenol. Sementara antioksidan berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Saking kuat kandungan antioksidannya, kayu manis juga bisa digunakan sebagai pengawet makanan alami.

2. Membantu Mengatasi Infeksi

Manfaat kayu manis untuk kesehatan berikutnya adalah membantu tubuh melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan antioksidan di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. Pada akhirnya, rempah ini dapat membantu menurunkan risiko penyakit.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kayu manis telah dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung, salah satu penyebab kematian paling umum di dunia. Pada orang dengan diabetes tipe 2, 1 gram atau sekitar setengah sendok teh kayu manis per hari telah terbukti memiliki efek menguntungkan yaitu mengurangi kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein), sementara kolesterol baik (high density lipoprotein) akan meningkat.

4. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Insulin adalah salah satu hormon utama yang mengatur metabolisme dan penggunaan energi. Hormon ini menjadi penting untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Beberapa orang ada yang kebal terhadap efek insulin, kondisi yang dikenal sebagai resistensi insulin. Kondisi ini umumnya terlihat pada seseorang yang mengalami sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.

Manfaat kayu manis dapat secara dramatis mengurangi resistensi insulin, sehingga membantu hormon ini untuk melakukan tugasnya. Meningkatnya sensitivitas insulin, maka kadar gula darah tubuh dapat menurun.

5. Memiliki Efek Antidiabetik yang Kuat

Terlepas dari efek menguntungkan pada resistensi insulin, kayu manis dapat menurunkan gula darah dengan beberapa mekanisme lain.

Pertama, kayu manis telah terbukti mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah setelah makan. Cara ini dilakukan dengan mengganggu sejumlah enzim pencernaan, sehingga memperlambat penguraian karbohidrat di saluran pencernaan

Kedua, senyawa dalam kayu manis dapat bekerja pada sel dengan meniru insulin—di mana hal ini meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel-sel—meskipun bertindak jauh lebih lambat daripada insulin itu sendiri.

6. Mengurangi Penyakit Neurodegeneratif

Penyakit neurodegeneratif ditandai oleh hilangnya struktur atau fungsi sel-sel otak secara progresif. Penyakit Alzheimer dan Parkinson adalah dua jenis yang paling umum.

Dua senyawa yang ditemukan dalam kayu manis tampaknya menghambat penumpukan protein di otak, yang merupakan salah satu ciri khas penyakit Alzheimer. Sedangkan dalam sebuah studi yang dilakukan pada tikus dengan Parkinson, manfaat kayu manis membantu melindungi neuron (unit dasar otak dan sistem saraf). Ini adalah sel yang bertanggung jawab untuk menerima input sensorik dari dunia luar

7. Mencegah Kanker

Manfaat kayu manis untuk kesehatan berikutnya adalah kemampuannya mencegah kanker. Kanker adalah penyakit serius, ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Sebuah studi pada tikus dengan kanker usus besar mengungkapkan bahwa kayu manis adalah aktivator ampuh dari enzim detoksifikasi di usus besar. Selain itu, kayu manis juga melindungi tubuh dari pertumbuhan kanker lebih lanjut.

Temuan ini didukung oleh percobaan tabung yang menunjukkan bahwa kayu manis mengaktifkan respons antioksidan pelindung dalam sel usus manusia. Meski begitu, manfaat kayu manis pada manusia masih diperlukan studi terkontrol.

8. Membantu Mengatasi Infeksi Bakteri dan Jamur

Cinnamaldehyde, salah satu komponen aktif utama kayu manis yang dapat membantu melawan berbagai jenis infeksi. Minyak kayu manis telah terbukti efektif mengobati infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh jamur.

Selain itu, manfaat kayu manis juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu seperti Listeria dan Salmonella. Namun, buktinya masih terbatas dan sejauh ini belum terbukti mengurangi infeksi di tempat lain di tubuh.

Baca Juga: 17 Tanaman Herbal Pembunuh Virus Paling Ampuh

9. Membantu Memerangi HIV

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang secara perlahan merusak sistem kekebalan tubuh, yang jika tidak mendapatkan penanganan bisa menyebabkan AIDS. Kayu manis yang diekstrak dari varietas Cassia diduga membantu memerangi HIV-1, jenis virus HIV yang paling umum.

Karena penelitian baru dilakukan pada hewan, uji coba pada manusia diperlukan untuk mengonfirmasi efek ini.

10. Mencegah Multiple Sclerosis

Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat kayu manis bisa melawan kondisi multiple sclerosis (MS). Dalam sebuah penelitian, para peneliti memberi tikus campuran bubuk kayu manis dan air. Tampaknya kayu manis dapat memiliki efek antiinflamasi pada sistem saraf pusat, termasuk bagian otak.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kayu manis dapat melindungi T cells atau ‘Treg‘ yang mengatur respons imun tubuh.

Orang dengan MS tampaknya memiliki tingkat Treg yang lebih rendah daripada orang tanpa kondisi. Studi yang dilakukan pada tikus menunjukkan, perawatan kayu manis telah mencegah hilangnya protein tertentu yang spesifik untuk Treg.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa penggunaan kayu manis dapat memulihkan kadar myelin pada tikus dengan MS. MS terjadi ketika lapisan myelin pada sel saraf menjadi rusak.

11. Mengobati Luka Kronis

Sebuah penelitian menemukan cara untuk mengemas senyawa antimikroba dari peppermint dan kayu manis menjadi kapsul kecil yang dapat membunuh bacterial biofilms dan secara aktif mempromosikan penyembuhan. Dengan cara ini, peppermint dan kayu manis dapat menjadi bagian dari obat untuk mengobati luka yang terinfeksi.

12. Mengobati Kandidiasis

Manfaat kayu manis yang jarang disadari adalah kemampuanya untuk mengatasi candidiasis atau kandidiasis. Menurut sebuah penelitian, kayu manis terbukti memiliki aktivitas untuk melawan jamur Candida dalam penelitian in-vitro. Meski begitu, uji klinis lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan manfaat lebih lengkap.

13. Mengelola Kondisi PCOS

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita. PCOS adalah penyakit dengan banyak gejala yang perlu dikelola. Kayu manis adalah salah satu bahan alami yang menjadi elemen kunci untuk mengelola gejala PCOS

Sebuah studi menemukan bahwa kayu manis bisa mengurangi resistensi insulin pada wanita dengan PCOS. Selain itu, kayu manis juga dapat membantu mengurangi perdarahan menstruasi yang berat terkait dengan kondisi kesehatan wanita seperti endometriosis, menorrhagia, dan fibroid rahim.

14. Menjaga Kesehatan Mata

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis yang dikonsumsi dengan tanaman herbal lainnya dipercaya dapat mengatasi gangguan mata seperti konjungtivitis dan mata kering. Sebuah tinjauan medis lebih jauh diperlukan untuk membuktikan manfaat kayu manis ini.

15. Menjadi Obat Pengusir Serangga

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Medicinal Entomology menemukan bahwa minyak atsiri kayu manis bisa menjadi penolak serangga alami, khususnya yang berkaitan dengan tungau. Namun, klaim manfaat kayu manis ini menurut para peneliti harus dipelajari lebih lanjut.

16. Menjaga Kesehatan Mulut

Manfaat kayu manis yang terakhir adalah membuat kondisi mulut terjaga kesehatannya. Hal ini disebabkan oleh efek antimikroba dari kayu manis. Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients menunjukkan bahwa rempah-rempah dapat membantu mencegah kerusakan gigi dan bau mulut.

Nah, itulah manfaat kayu manis untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Meski kayu manis berguna untuk menunjang kesehatan tubuh, sebagian besar masih membutuhkan penelitian lanjutan. Anda tidak boleh menggunakan kayu manis sebagai pengganti perawatan medis. Konsultasi dengan dokter diperlukan sebelum mencoba untuk mengonsumsinya.

 

  1. Anonim. 2018. 10 Evidence-Based Health Benefits of Cinnamon. https://www.healthline.com/nutrition/10-proven-benefits-of-cinnamon. (Diakses pada 30 April 2020).
  2. Brazier, Yvette. 2020. What are the health benefits of cinnamon?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/266069#benefits. (Diakses pada 30 April 2020).
  3. Manistas, Andrea. Emily Monaco. 13 Health Benefits of Cinnamon – Functional Food Pantry Staple?. https://www.organicauthority.com/health/11-health-benefits-of-cinnamon. (Diakses pada 30 April 2020).
  4. Laliberte, Marissa. 2020. What Is Cinnamon Good For? 9 Uses You Didn’t Know About. https://www.thehealthy.com/nutrition/what-is-cinnamon-good-for/. (Diakses pada 30 April 2020).
  5. Axe, Josh. 2018. 13 Major Cinnamon Benefits Explain Why It’s the World’s No. 1 Spice. https://draxe.com/nutrition/health-benefits-cinnamon/. (Diakses pada 30 April 2020).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi