Terbit: 25 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Lontong, ketupat, dan nasi dengan lauk bersantan adalah makanan berkalori yang menjadi primadona di hari Lebaran. Nah, meski sama-sama mengandung kalori, mana yang lebih sehat dari ketiganya saat disantap di hari raya? Yuk, cari tahu jawabannya dalam penjelasan di bawah ini!

Kalori Lontong, Ketupat, dan Nasi, Lebih Sehat Mana saat Santap Lebaran?

Cara Masak & Persentase Air yang Membedakan Kandungan Gizi

Nasi, lontong, dan ketupat adalah tiga makanan yang menjadi ciri khas saat perayaan Idul Fitri. Meskipun bahan dasarnya sama-sama beras, namun cita rasa dan tekstur yang dihasilkan dari ketiganya berbeda.

Hal itulah yang membuat banyak orang menjadi memiliki kegemaran masing-masing akan ketiga makanan tersebut.

Baik nasi, lontong, atau ketupat sama-sama memiliki perbedaan kandungan gizi yang sedikit banyak, terutama kalori. Ini disebabkan karena perbedaan pembuatan serta persentase perbandingan penggunaan beras dan air.

Kondisi itulah yang membuat nasi, lontong, dan ketupat memiliki cukup banyak perbedaan kandungan gizi.

Lazimnya lontong dan ketupat dikukus atau direbus setelah beras dimasukkan dalam wadah daun pisang atau daun kelapa muda. Wadah daun yang berisi beras tersebut tidak diisi penuh sehingga memberi ruang bagi beras untuk mengisi ruangan pada wadah daun.

Hal tersebut yang membuat kandungan air dalam lontong dan ketupat menjadi cukup banyak sehingga kandungan total kalori lontong maupun ketupat keduanya semakin sedikit.

Kondisi demikian tentu berbeda dengan kandungan gizi pada nasi yang kandungan gizinya lebih padat karena kandungan air dalam nasi lebih rendah.

Baca Juga: Nasi Putih vs Nasi Merah, Mana yang Lebih Sehat?

Perbedaan Kandungan Gizi Nasi, Lontong, dan Ketupat

Berdasarkan penjelasan singkat seperti di atas, secara umum Anda bisa membayangkan bahwa total kandungan gizi yang paling padat ada pada nasi. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

1. Kandungan gizi pada nasi

Dalam 100 gram nasi yang setara dengan ¾ centong, terdapat 204 kkal, 4,2 gram protein, 0,44 gram lemak, dan 44,04 gram karbohidrat.

Angka tersebut tentu cukup padat mengingat porsi yang Anda peroleh cukup kecil yaitu di bawah satu centong.

2. Kandungan gizi lontong

Sedangkan pada 100 gram lontong yang setara dengan 1 buah utuh hingga 1 ¼ lontong ukuran sedang, terdapat kandungan gizi yang lebih rendah yaitu 144 kkal, 2,76 protein, lemak 0,23 gram, dan karbohidrat 31,76 gram.

Angka kandungan gizi lontong lebih tinggi mengingat kandungan air pada lontong lebih banyak daripada nasi. Hal tersebut membuat angka kalorinya terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan nasi

3. Kandungan gizi ketupat

Ketupat umumnya memiliki persentase kandungan air yang lebih besar karena beras yang diisi pada saat ketupat masih mentah hanya ¾ bagian saja.

Hal tersebut membuat dalam 100 gram ketupat yang setara dengan satu buah ketupat ukuran sedang, terdapat kandungan kalori sebesar 160 kkal, protein 32,7 gram, lemak 2,42 gram, dan karbohidrat 30,36 gram.

Baca Juga: Cara Membuat Ketupat Lebaran (Enak, Empuk, dan Mudah)

Nasi, Lontong, atau Ketupat, Mana yang Lebih Sehat?

Sama-sama sebagai makanan pokok di hari Lebaran, ketiganya tentu bisa menjadi pilihan yang nikmat. Akan tetapi ada baiknya Anda menentukan apa lauk yang akan Anda konsumsi terlebih dulu, misalnya opor, semur daging, rendang, sayur labu, dan makanan pendamping bersantan lainnya.

Jika Anda mengonsumsi menu khas Lebaran yang kaya santan dan kalori, maka akan lebih baik jika memilih bahan makanan pokok yang lebih rendah kalori, yaitu lontong atau ketupat.

Perhatikan bahwa porsi lontong atau ketupat akan memengaruhi kandungan gizinya, pastikan Anda menyantap ketupat atau lontong dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan gizi Anda.

Tetap pastikan bahwa ketupat dan lontong bisa menjadi pengganti nasi yang tepat.

Meskipun tergolong rendah, namun jika lontong atau ketupat dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan maka asupan kalori menjadi berlebihan.

Terlepas dari kandungan kalorinya, yang terpenting adalah tidak berlebihan makan nasi, lontong, atau ketupat, karena sesuatu yang berlebihan itu selalu tidak baik!

 

  1. Anonim. 2022. Nasi Putih. https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/nasi-putih. (Diakses pada 25 April 2022)
  2. Anonim. 2022. Ketupat. https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/ketupat. (Diakses pada 25 April 2022)
  3. Anonim. 2022. Lontong. https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/lontong?portionid=6403427&portionamount=100,000. (Diakses pada 25 April 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi