Terbit: 14 Desember 2021 | Diperbarui: 18 Februari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Pernah merasa takut saat melihat badut hingga berkeringat dan jantung berdetak cepat? Anda patut waspada, mungkin saja itu adalah tanda coulrophobia atau fobia terhadap badut. Ketahui lebih lanjut tentang apa itu coulrophobia, gejala, penyebab, diagnosis, dan cara mengatasinya.

Coulrophobia (Fobia Badut): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Apa Itu Coulrophobia?

Coulrophobia adalah rasa takut atau fobia terhadap badut. Anak-anak dan orang dewasa yang mengalami ketakutan berlebih terhadap badut akan memunculkan reaksi yang ekstrim dan tidak rasional ketika melihat wujud badut yang sesungguhnya, atau dalam bentuk gambar dan video.

Hal inilah yang menyebabkan mereka cenderung menghindari berbagai situasi yang memungkinkan mereka untuk bertemu dengan badut, termasuk di pesta ulang tahun, di jalanan, dan acara lainnya.

Istilah coulrophobia sendiri baru muncul di akhir tahun 1990an. Beberapa film yang baru dirilis baru-baru ini seperti It atau Joker semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan phobia badut.

Gejala Coulrophobia

Perlu dipahami bahwa menderita coulrophobia dan merasa takut saat menonton film badut pembunuh merupakan dua hal berbeda. Coulrophobia menyebabkan rasa panik yang intens bahkan setelah badut sudah pergi, sementara rasa takut saat menonton film badut pembunuh akan hilang setelah film usai.

Para peneliti menemukan bahwa gambaran badut sebagai tokoh yang jahat dan mengerikan dalam film atau media hiburan lainnya telah secara langsung berkontribusi pada meningkatkan ketakutan masyarakat pada badut.

Berikut ini beberapa gejala fobia badut yang harus diwaspadai:

  • Mual.
  • Panik.
  • Muncul rasa cemas.
  • Berkeringat pada tubuh dan telapak tangan.
  • Gemetar.
  • Mulut terasa kering.
  • Ketakutan.
  • Sulit bernapas.
  • Detak jantung lebih cepat.
  • Munculnya emosi yang intens seperti berteriak, menangis, merasa marah ketika melihat badut.

Semua gejala kepanikan itu muncul seketika saat melihat badut baik dari jarak dekat atau jauh, juga bisa muncul hanya karena mendengar cerita badut.

Penyebab Coulrophobia

Ada banyak hal yang menyebabkan fobia. Dalam kasus phobia badut, beberapa penyebab yang mungkin antara lain adalah:

1. Efek Film Horor

Ada hubungan yang erat antara karakter badut yang menakutkan di film dengan rasa takut yang muncul kepada penonton. Melihat terlalu banyak film horor dengan karakter badut di dalamnya—terlebih di usia dini—menyebabkan ingatan mengerikan tentang badut tersebut tertanam di dalam memori seseorang.

2. Pengalaman Traumatik

Memiliki pengalaman negatif yang berkaitan dengan badut, apalagi dalam kondisi ketika seseorang terpaku dan tidak bisa lari merupakan sebuah pengalaman traumatik yang memicu coulrophobia.

Misalnya, ditakuti-takuti akan diculik badut di masa kecil akan membuat seseorang trauma pada badut hingga dewasa.

3. Riwayat Keluarga

Sejumlah penelitian menemukan bahwa memiliki anggota keluarga dekat yang menderita fobia bisa menyebabkan mereka memiliki fobia yang sama.

Hal ini merujuk pada asumsi bahwa fobia mungkin memiliki komponen genetik atau karena seseorang meniru tingkah laku anggota keluarga lainnya yang lebih tua.

Baca Juga: Anthropophobia (Fobia Orang): Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Faktor Risiko Coulrophobia

Coulrophobia bisa menyerang segala usia dan jenis kelamin, meskipun wanita memiliki peluang yang lebih besar untuk merasa takut pada badut.

Penelitian menemukan bahwa tanda-tanda fobia badut bisa ditemukan sejak usia 3 tahun, terlebih lagi pesat ulang tahun anak-anak identik dengan kehadiran badut.

Diagnosis Coulrophobia

Sebagian besar fobia didiagnosa melalui pemeriksaan terapis atau tenaga ahli kesehatan mental dan kemudian memberikan perawatan sesuai dengan panduan diagnostik. Namun, mendiagnosa fobia badut tidak mudah.

Ini karena coulrophobia tidak termasuk ke dalam klasifikasi fobia resmi Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), sehingga tidak ada kriteria khusus untuk melakukan diagnosa.

Namun beberapa hal berikut ini bisa didiskusikan dengan psikiater:

  • Rasa takut muncul saat melihat badut, gambar/video, suara badut, atau cerita tentang badut.
  • Cenderung menghindari situasi tertentu seperti pesta atau film yang mengandung karakter badut.
  • Merasakan ketakutan intens meskipun kondisi sebenarnya tidak berbahaya.
  • Berlangsung selama 6 bulan atau lebih.
  • Mempengaruhi kualitas hidup.

Baca Juga: Nomofobia (Takut Hidup Tanpa Ponsel): Gejala, Pengobatan, dll

Perawatan Coulrophobia

Meskipun tidak ada panduan perawatan resmi untuk fobia badut, beberapa hal di bawah ini biasanya akan diberikan kepada terapis untuk pasien yang menderita fobia badut:

Psikoterapi

Psikoterapi adalah sebuah sesi dimana penderita membicarakan kecemasan dan fobia yang dialami. Untuk fobia badut, ada dua jenis terapi yang biasa diberikan:

  • Terapi Exposure. Melalui terapi ini, penderita dilatih untuk menghadapi ketakutan mereka, misalnya dengan menunjukkan gambar badut yang ditakuti.
  • CBT (Cognitive Behavioral Therapy). Terapi ini fokus pada perubahan pola pikir terhadap perilaku tertentu, seperti mengubah pendapat mengenai badut.

Pengobatan

Terapi obat biasanya diberikan bersamaan dengan psikoterapi. Jenis obat yang biasanya diberikan adalah:

  • Beta-Blocker. Jenis obat yang terkadang diberikan pada penderita hipertensi, tujuannya untuk menormalkan detak jantung—terutama di situasi panik dan ketakutan.
  • Sedatif. Obat ini bertujuan membantu penderita untuk merasa lebih rileks. Namun karena bisa menyebabkan ketergantungan, obat ini sangat jarang diberikan.

Pengobatan di rumah

Pengobatan untuk fobia badut juga bisa dilakukan di rumah melalui:

  • Meditasi. Teknik meditasi sederhana membantu membuat pikiran menjadi lebih tenang sehingga bisa mengurangi respon ketakutan dalam diri seseorang.
  • Relaksasi. Beberapa jenis relaksasi yang bisa dilakukan antara lain adalah meditasi, yoga, hingga menulis jurnal.

Komplikasi Coulrophobia

Beberapa orang yang menderita fobia badut mengalami serangan panik saat mereka melihat badut. Mereka juga bisa mengalami nyeri dada non-jantung, detak jantung lebih cepat, dan seperti terkena serangan jantung. Komplikasi lain yang mungkin muncul adalah gangguan panik.

Selebihnya, fobia badut tidak berbahaya karena bisa dihindari dengan mudah. Bila ada teman Anda yang mengalami fobia badut, sebaiknya jangan meledeknya dengan memberi kejutan badut karena dapat memicu serangan kepanikan yang berbahaya.

Itu dia penjelasan tentang fobia badut secara lengkap. Jika Anda atau orang terdekat menderita fobia ini hingga mengganggu aktivitas mereka sehari-hari, sebaiknya segera temui psikiater untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

  1. Burke, Melanie. 2019. Understanding A Fear of Clowns. https://www.healthline.com/health/mental-health/fear-of-clowns. (Diakses tanggal 11 Desember 2021).
  2. Cleveland Clinic. 2021. Fear of Clowns. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21835-coulrophobia-fear-of-clowns. (Diakses tanggal 11 Desember 2021).
  3. Fritscher, Lisa. 2021. Coping With Coulrophobia Symptoms. https://www.verywellmind.com/clown-phobia-2671682. (Diakses tanggal 11 Desember 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi