Terbit: 3 Desember 2021 | Diperbarui: 6 Desember 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Meskipun memiliki persamaan, ada sejumlah perbedaan sosiopat dan psikopat yang perlu Anda kenali. Apa saja? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaaan Sosiopat dan Psikopat!

Apa Itu Sosiopat dan Psikopat?

Sosiopat adalah istilah tidak resmi yang menggambarkan seseorang dengan gangguan kepribadian antisosial (ASPD).

Ini adalah salah satu bentuk gangguan kepribadian, suatu kondisi yang memengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan berperilaku. ASPD dapat menyebabkan perilaku yang mengabaikan atau melanggar hak orang lain.

Psikopat adalah istilah yang menggambarkan kepribadian yang tidak berperasaan, tidak emosional, dan rusak secara moral. Meskipun ini bukan diagnosis kesehatan mental resmi, istilah ini sering digunakan dalam pengaturan klinis dan hukum. Ciri lain dari psikopat adalah impulsif dan peningkatan kemungkinan perilaku antisosial.

Apa Perbedaan Sosiopat dan Psikopat?

Psikopat diklasifikasikan sebagai orang dengan sedikit atau tanpa hati nurani, sedangkan sosiopat memiliki kemampuan yang terbatas, meskipun lemah, untuk merasakan empati dan penyesalan.

Seorang psikopat dapat mengikuti norma sosial ketika itu sesuai dengan kebutuhannya. Sosiopat lebih mungkin untuk lepas kendali dan bereaksi keras setiap kali ia dihadapkan pada konsekuensi dari tindakannya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini perbedaan sosiopat dan psikopat:

  1. Sosiopat tidak peduli bagaimana perasaan orang lain, sedangkan psikopat berpura-pura peduli.
  2. Seorang sosiopat berperilaku dengan cara yang keras kepala dan impulsif, sedangkan psikopat menunjukan perilaku berhati dingin.
  3. Rentan marah dan murka dari seorang sosiopat, sedangkan psikopat tidak menyadari kesulitan orang lain.
  4. Perilaku antisosial mengenali apa yang ia lakukan tetapi menganggap perilakunya masuk akal, sedangkan psikopat menjaga kehidupan normal sebagai kedok untuk perilaku kriminal.
  5. Seorang sosiopat tidak dapat mempertahankan pekerjaan dan kehidupan keluarga yang teratur, sedangkan psikopat memiliki hubungan yang dangkal dan palsu.
  6. Meskipun sulit, sosiopat dapat membentuk ikatan emosional, sedangkan psikopat gagal membentuk keterikatan emosional yang tulus, karena mencintai orang dengan caranya sendiri.

Baca Juga: 15 Ciri-Ciri Psikopat yang Wajib Anda Pahami

Perbedaan Gejala Sosiopat dan Psikopat

Gejala kedua perilaku ini tumpang tindih, tetapi memiliki perbedaan di antara keduanya.

1. Gejala sosiopat

Agar psikolog dapat mendiagnosis sosiopat, pasien dengan mental seperti ini harus menunjukkan setidaknya tiga dari kriteria berikut:

  • Mengabaikan hukum.
  • Menjadi seorang penipu.
  • Mudah tersinggung dan agresif.
  • Mengabaikan keselamatan.
  • Bertindak impulsif atau tidak mampu merencanakan.
  • Tidak bertanggung jawab secara konsisten.
  • Tidak memiliki penyesalan.

Sosiopat diperkirakan terjadi pada sekitar 1?-4% orang, dan lebih mungkin terjadi pada pria daripada wanita.

2. Gejala psikopat

Psikolog dari kanada Robert Hare telah mengembangkan Psychopathy Checklist-Revised (PCL-R) di tahun 1990 untuk menentukan apakah seseorang menderita psikopat.

Menurut sebuah artikel di tahun 2014, sementara profesional kesehatan akan mengklasifikasikan hanya 1% dari populasi dengan psikopati menggunakan daftar periksa Hare, sekitar 20% orang di penjara di Amerika Utara akan memenuhi kriteria untuk psikopati.

Seorang dengan kedua perilaku ini memiliki banyak gejala. Namun, tanda-tanda tambahan yang mungkin menunjukkan bahwa seseorang memiliki psikopat, berikut di antaranya:

  • Kurang empati.
  • Sombong.
  • Berkuasa.
  • Kesombongan yang berlebihan.
  • Kurangnya rasa bersalah.
  • Kesulitan memproses ekspresi wajah orang lain.
  • Perilaku berorientasi tujuan.
  • Ketidakpekaan terhadap hukuman.

Perbedaan Penyebab Psikopat dan Sosiopat

Tidak diketahui mengapa seseorang mengembangkan gangguan kepribadian sosiopat atau antisosial, tetapi genetika dan pengalaman masa kecil yang traumatis seperti pelecehan atau penelantaran anak), mungkin berperan dalam hal ini.

Berikut ini perbedaan sosiopat dan psikopat dari segi penyebabnya:

  • Sosiopat

Gangguan kepribadian ini diperkirakan bahwa alam lebih berperan dalam pembentukan psikopat daripada sosiopat.

Hal tersebut didukung sebagian oleh tinjauan penelitian di tahun 2014, di mana sebanyak sepertiga orang yang didiagnosis dengan sosiopat pada dasarnya menyerah terhadap perilaku antisosialnya di kemudian hari dan mengembangkan hubungan yang disesuaikan dengan baik.

  • Psikopat

Psikopat dipercaya memiliki komponen genetik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa psikopat sering memiliki riwayat kehidupan keluarga yang tidak stabil atau dibesarkan di lingkungan yang kurang beruntung yang rentan terhadap kekerasan.

Banyak orang tumbuh dengan orang tua yang merupakan penyalahguna zat yang gagal memberikan bimbingan atau perhatian orang tua

Penelitian otak juga menemukan bahwa struktur yang relevan untuk empati tidak berfungsi pada orang dengan sifat psikopat.

Baca Juga: Psikopat: Penyebab, Ciri Ciri, Diagnosis, Cara Mencegah

Itulah perbedaan psikopat dan sosiopat yang bisa Anda kenali dari gejala hingga penyebabnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Morin, Amy. 2021. What Is a Psychopath?. https://www.verywellmind.com/what-is-a-psychopath-5025217 (Diakses pada 3 Desember 2021).
  2. Purse, Marcia. 2020. How Sociopaths Are Different from Psychopaths. https://www.verywellmind.com/what-is-a-sociopath-380184 (Diakses pada 3 Desember 2021).
  3. Smith, Anna. 2021. What is the difference between sociopathy and psychopathy?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/psychopath-vs-sociopath (Diakses pada 3 Desember 2021)
  4. Wiginton, Keri. 2020. How Sociopaths and Psychopaths Are Different. https://www.webmd.com/mental-health/psychopath-sociopath-differences (Diakses pada 3 Desember 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi