Terbit: 2 November 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Suami selingkuh mungkin membuat Anda berpikir untuk mengakhiri hubungan. Tetapi jangan terburu-buru, sebaiknya cari tahu apa yang menjadi penyebab suami Anda selingkuh. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Ladies, Kenali Penyebab Suami Selingkuh dan Cara Mengatasinya

Penyebab Suami Selingkuh yang Perlu para Istri Tahu

Sebagian besar pria yang selingkuh mencintai pasangannya dan tidak berniat untuk menyakiti. Itulah mengapa suami berusaha menyembunyikan perselingkuhan dari istrinya. Untuk itu, mengenali apa saja faktor yang dapat membuat suami Anda berselingkuh adalah sesuatu yang penting.

Berikut ini berbagai beberapa faktor penyebab suami selingkuh, di antaranya:

1. Hasrat Seks yang Belum Terpenuhi

Terkadang kebutuhan suami terhadap seks tidak terpenuhi dalam suatu hubungan. Kondisi ini bisa menyebabkan suami mengalami frustrasi dan bisa semakin memburuk jika situasinya tidak membaik.

Hal itulah yang mungkin dapat menjadi alasan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dari wanita selain istrinya.

Menurut penelitian, pria berselingkuh cenderung karena hasrat seksual; seperti frekuensi, gaya, atau perilaku seksual tertentu yang diinginkan.

Kebutuhan seksual yang tidak terpenuhi dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain:

  • Istri memiliki dorongan seks yang berbeda.
  • Istri tidak bisa berhubungan seks atau tidak tertarik pada seks.
  • Salah satu atau kedua pasangan sering kali menghabiskan waktu di luar rumah.

2. Situasional dan Kesempatan

Memiliki kesempatan untuk berbohong bisa memicu perselingkuhan lebih mungkin terjadi. Namun, tidak berarti semua orang yang memiliki kesempatan berbohong akan melakukannya.

Berbagai situasi dan kesempatan merupakan salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebab suami selingkuh. Misalnya, sering jauh dari istri atau menjalin komunikasi intens dengan rekan kerja perempuan di kantor.

Anda mungkin tidak berniat untuk berselingkuh jika hanya satu atau dua faktor saja. Tetapi kombinasi beberapa faktor dapat mendorong pria untuk selingkuh.

3. Pengaruh Internet

Suami berselingkuh—terutama perselingkuhan emosional—jauh lebih mudah terjadi karena adanya media sosial. Pesatnya perkembangan sosial media semakin membuka kesempatan terjadinya perselingkuhan dan perceraian.

Sejak adanya internet, orang dengan mudah dapat terhubung secara online melalui chatting atau video call dari jarak jauh. Inilah faktor yang membuat suami mudah berselingkuh karena bebas memilih teman dan kemudian menjadi selingkuhan di media sosial.

4. Insecure

Insecure merupakan perasaan tidak aman yang dialami individu karena faktor lingkungan atau ketidakmampuan dirinya sendiri. Ternyata, faktor insecure bisa menjadi penyebab suami selingkuh, lho!

Suami bisa merasakan insecure dengan dirinya sendiri karena sejumlah faktor, termasuk merasa seolah-olah sudah terlalu tua (atau mungkin terlalu muda dari istri), tidak cukup tampan, tidak cukup kaya, tidak cukup pintar, dan hal lainnya.

Untuk mengatasi rasa tidak percaya dirinya yang rendah, suami bisa saja mencari pengakuan dari wanita selain istrinya. Biasanya, percaya diri pria akan meningkat apabila dirinya merasa diinginkan dan dibutuhkan oleh perempuan.

5. Penampilan Istri Tidak Seperti Dulu

Segelintir suami mungkin tidak bisa menahan godaan wanita selain istrinya, terutama jika penampilan istrinya sudah tidak seperti yang dulu lagi. Pria pada dasarnya menyukai wanita yang memperhatikan penampilan dirinya sendiri.

Apabila istri malas merawat diri, bertambah berat badan, atau tidak menjaga penampilan, suami bisa saja mulai tergoda dengan wanita lain yang ‘lebih’ dari istrinya. Inilah alasan yang bisa membuka kesempatan suami untuk selingkuh dengan wanita lain.

Baca Juga: Waspadai 10 Ciri-Ciri Suami Selingkuh Menurut Psikologi

6. Perasaan Cinta Berkurang

Perasaan jatuh cinta pada seseorang umumnya tidak berlangsung selamanya. Ketika pertama kali jatuh cinta dengan seseorang, Anda mungkin mengalami gairah, gembira, dan aliran dopamin (hormon kebahagiaan).

Tetapi intensitas perasaan tersebut biasanya berkurang seiring waktu. Meski begitu, tentu cinta yang stabil dan abadi itu ada.

Cinta yang memudar pada istri memberi peluang bagi suami untuk kembali merasa jatuh cinta dengan wanita lain yang berujung perselingkuhan.

7. Merasa Diabaikan

Ketika suami tidak mendapatkan cinta dan perhatian yang cukup dari istri, ini mungkin mendorongnya untuk mencari perhatian wanita lain untuk memenuhi kebutuhannya.

Menurut sebuah penelitian, kurangnya cinta dan perhatian adalah salah satu alasan paling umum mengapa pria berselingkuh.

Oleh karena itu, penting untuk membuatnya tetap tertarik dan makin sayang pada Anda. Jalinlah kembali ikatan Anda dengan tips berikut:

  • Memberikan pujian sesering mungkin pada suami.
  • Menggunakan bahasa cinta.
  • Pergi berdua seperti ketika berpacaran.
  • Berkomunikasi secara terbuka.

8. Kurang Dihargai

Merasa kurang dihargai sebagai sosok suami juga dapat mendorongnya untuk berselingkuh. Untuk mendapatkan itu, suami bisa saja menjalin hubungan dengan wanita lain. Hal ini mungkin membuatnya merasa diperlukan, menarik, percaya diri, atau mumpuni. Perasaan ini dapat membangun harga diri pria.

Baca Juga: 7 Jenis Selingkuh Non Fisik yang Sering Kali Tidak Disadari

Cara Mengatasi Suami Selingkuh

Suami selingkuh bukan berarti akhir dari suatu hubungan selagi Anda ingin melakukan apa pun untuk memperbaikinya hubungan pasangan. Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan hubungan dengan suami.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi suami selingkuh, di antaranya:

1. Bicarakan Dengan Suami Tentang Apa yang Terjadi

Cobalah pertimbangkan untuk melibatkan seorang penasihat atau pihak ketiga yang netral untuk melakukan diskusi. Mencari tahu alasan kenapa suami melakukan tindakan tersebut dapat membantu istri membuat keputuasan.

2. Tanyakan Apakah Suami Ingin Melanjutkan Pernikahan

Ada contoh pria yang dengan sengaja melakukan selingkuh karena ingin mengakhiri hubungan, jadi penting untuk mengetahui bagaimana perasaan dirinya. Untuk itu, tanyakan tentang kelanjutan hubungan Anda dengan suami ke depannya.

3. Memastikan Rasa Percaya pada Suami

Untuk memastikan rasa percaya pada suami, tanyakan pada diri sendiri apakah masih bisa mempercayai pasangan Anda lagi.

Mungkin perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan Anda dan pasangan mungkin menyadari hal ini. Tetapi jika menyadari bahwa diri Anda tidak akan pernah bisa mempercayai suami, mungkin tidak akan bisa memperbaiki hubungan.

4. Yakinkan Diri Apakah Masih Menginginkan Hubungan

Tanyakanlah pada diri Anda sendiri apakah masih menginginkan hubungan dengan pasangan.

Jika benar-benar masih mencintai pasangan Anda dan ingin mengatasi masalah mendasar apa pun bersama-sama, maka lakukanlah. Jika menurut Anda hubungan masih layak untuk diperbaiki, lanjutkanlah.

Namun apabila tidak keduanya, Anda bisa mendiskusikannya lagi dan mengambil keputusan dengan tepat.

5. Berkonsultasi dengan Konselor Pernikahan

Jika Anda ingin memperbaiki hubungan setelah terjadi perselingkuhan, disarankan berkonsultasi tentang psikologi rumah tangga dengan konselor pernikahan. Namun, terapi individu juga bisa membantu Anda memilah perasaan dan emosi tentang situasi tersebut.

Nah, itulah ulasan tengang berbagai faktor yang menjadi penyebab suami selingkuh sekaligus bagaimana cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. DiDonato, Theresa E. 2019. The 8 Main Reasons Why People Cheat. https://www.psychologytoday.com/us/blog/meet-catch-and-keep/201910/the-8-main-reasons-why-people-cheat. (Diakses pada 2 November 2022)
  2. Raypole, Rystal. 2019. Why Do People Cheat in Relationships?. https://www.healthline.com/health/why-people-cheat. (Diakses pada 2 November 2022)
  3. Stritof, Sheri. 2022. Causes and Risks of Why Married People Cheat. https://www.verywellmind.com/why-married-people-cheat-2300656. (Diakses pada 2 November 2022)
  4. Weiss, Robert. 2017. 13 Reasons Why Men Cheat. https://www.psychologytoday.com/us/blog/love-and-sex-in-the-digital-age/201704/13-reasons-why-men-cheat. (Diakses pada 2 November 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi