Terbit: 18 Februari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Dari sekian banyak permainan edukasi, puzzle tidak pernah mati gaya untuk menghibur sekaligus melatih banyak aspek kecerdasan anak. Menyusun kepingan puzzle juga memberikan banyak manfaat dalam perkembangan sosial dan emosionalnya. Apa saja manfaat main puzzle untuk anak? Berikut ini adalah pembahasannya.

Seru dan Edukatif, Ini 11 Manfaat Main Puzzle untuk Anak

Manfaat Main Puzzle untuk Kecerdasan Anak

Anak-anak segala usia, dari bayi hingga menjelang remaja selalu cocok bermain puzzle. Permainan ini memiliki tingkat kesulitan dan jenis yang beragam, sehingga orang tua dapat menyesuaikannya dengan perkembangan si Kecil.

Berikut ini adalah 11 manfaat main puzzle untuk anak, baik usia pra sekolah maupun usia sekolah.

1. Melatih konsentrasi

Puzzle adalah permainan yang mengasyikkan untuk melatih konsentrasi anak. Mereka harus fokus saat mencari kepingan yang pas untuk dipasangkan. Anak juga harus duduk tenang saat menyelesaikan puzzle-nya.

Jangan khawatir jika sesekali anak bergerak, berpindah tempat, atau bahkan berlarian. Panggil kembali setelah beberapa menit dan ajak menyelesaikan permainannya.

Mereka akan berlatih untuk menyelesaikan satu pekerjaan hingga tuntas sebelum melakukan hal lainnya.

2. Melatih kecerdasan spasial

Saat bermain puzzle, persepsi spasial anak sangat berperan. Si Kecil berusaha mengidentifikasikan kepingan mana yang cocok dipasang berdasarkan bentuk dan warnanya.

Kemampuan spasial juga berperan saat si kecil mengenali perubahan terhadap puzzle tersebut saat satu keping dipindahkan atau dicabut.

3. Pengenalan bentuk

Anak akan berusaha mencocokkan bentuk kepingan dengan posisi yang tersedia di papan puzzle. Pada anak yang memainkan single puzzle, pengenalan bentuk ini sangat terasa.

Baca Juga: Mainan Edukasi Anak 1-5 Tahun yang Penting Diketahui Orang Tua

4. Menambah pengetahuan tertentu

Kemampuan ini dapat dilatih saat anak mengerjakan puzzle dengan tema tertentu. Misalnya, puzzle peta Indonesia, puzzle bahasa Arab, dll.

Sambil menyusun kepingan permainan ini, anak juga membaca keterangan pada puzzle dan mengingat pengetahuan di dalamnya.

5. Melatih kemampuan motorik halus

Mengambil puzzle dari lantai, menjepitnya dengan jemari, serta memasangnya di tempat yang benar akan melatih kemampuan motorik halus anak. Kemampuan ini akan sangat berguna saat anak belajar menulis nanti.

6. Melatih koordinasi mata dan tangan

Sambil mencari kepingan yang pas, anak juga akan berusaha memasukkannya ke pola yang tepat.

Hal ini akan melatih koordinasi mata dan tangannya. Kelak saat usia sekolah, kemampuan ini akan sangat membantu anak belajar membaca dan menyalin.

7. Kemampuan memecahkan masalah

Bongkar pasang atau puzzle adalah mainan yang pas untuk mengajarkan anak memecahkan masalah. Dibutuhkan kesabaran, ketelitian, serta usaha untuk dapat menemukan dan memasangkan keping puzzle sampai selesai.

Semua kemampuan ini sangat diperlukan saat menghadapi masalah dalam keseharian anak hingga dewasa kelak.

8. Mendorong perkembangan bahasa

Lakukan hal berikut agar bermain puzzle dapat menstimulasi kemampuan bahasa anak:

  • Setelah selesai menyusun puzzle, minta anak untuk menunjuk warna atau benda tertentu di gambar.
  • Minta anak menjelaskan objek tertentu di gambar, misalnya puzzle singa berwarna coklat, memiliki dua mata, punya rambut gimbal dan giginya besar sekali.
  • Biarkan anak bertanya tentang objek yang tidak mereka mengerti atau belum pernah mereka lihat. Sebutkan namanya, lalu berdiskusilah dengan mereka tentang objek itu.

Baca Juga: 10 Manfaat Main Layangan untuk Perkembangan Anak

9. Melatih memori

Saat si Kecil memainkan puzzle yang pernah dimainkannya, memorinya akan terlatih untuk menemukan kembali tempat yang tepat untuk kepingan puzzle-nya.

Memori anak juga akan terlatih saat mengingat dan mencocokkan warna keping puzzle dengan pasangannya.

10. Menambah kepercayaan diri

Setelah semua keping puzzle dapat diselesaikan, ada rasa puas dan bangga yang akan dirasakan si Kecil. Hal ini akan mendorongnya merasa percaya diri pada kemampuannya.

Beri si Kecil afirmasi positif untuk mendukung meningkatkan kepercayaan dirinya. Manfaat puzzle agar anak berani dan ekspresif.

11. Melatih kemampuan sosialisasi

Bermain puzzle bersama satu atau dua teman sebaya akan melatih anak belajar bersosialisasi. Misalnya, belajar bekerja sama, bergantian, saling memberi saran, dll.

Itulah beberapa manfaat main puzzle untuk anak. Juga bisa menambah kedekatan dan bonding antar anggota keluarga saat dimainkan bersama.

Baca Juga: 11 Ide Kado Untuk Anak 1 Tahun yang Bermanfaat dan Mengedukasi

Cara Mudah Melatih Anak Bermain Puzzle

Walaupun memiliki banyak manfaat, nyatanya bermain puzzle bukan hal yang serta merta dapat dilakukan anak. Ada tantangan yang harus ditaklukkannya, dan orang tua dapat membantu anak mengatasinya.

Jika anak sudah tahu cara memainkannya, mereka pasti akan menyukainya. Berikut ini cara asyik bermain puzzle dengan anak:

  • Pilih puzzle sesuai usia dan kemampuan anak. Mulai dengan puzzle yang mudah dengan ukuran besar dan kepingan sedikit. Bayi usia 6-12 bulan dapat memainkan puzzle satu atau dua keping. Sementara anak usia 3-5 tahun biasanya sudah bisa memainkan puzzle dengan 12 keping.
  • Mulai dari belakang. Maksudnya, biarkan puzzle dalam kondisi terselesaikan, lalu cabut satu keping dan tunjukkan pada anak. Minta anak meletakkan keping tadi di tempatnya. Coba cara yang sama dengan lebih banyak keping hingga anak akhirnya bisa menyusun sendiri.
  • Pilih puzzle yang terbuat dari bahan aman bagi anak. Pastikan lapisan kertasnya tidak mudah sobek. Jika memilih puzzle kayu atau plastik, pilih yang sudut-sudutnya tidak runcing agar si kecil tidak tertusuk saat bermain.

Dengan bermain puzzle, anak akan mendapat banyak manfaat dan mengembangkan kecerdasan majemuknya. Manfaat main puzzle untuk anak juga dapat dirasakannya hingga usia yang lebih besar.

Bantu si Kecil dengan menunjukkan cara menyusun kepingan puzzle terlebih dahulu agar dia paham cara memainkannya. Melihat manfaat dan asyiknya permainan ini, tidak ada alasan untuk menunda membelikan si kecil puzzle, bukan?

 

  1. Alnassir, Hassan. 2019. 11 Advantages of Puzzles for Child Development.https://premiumjoy.com/blog/advantages-of-puzzles-for-child-development/. (Diakses pada 16 Februari 2022).
  2. Illinois Early Learning Project. 2020. Five Things Children Gain from Puzzle Play.https://illinoisearlylearning.org/blogs/growing/puzzle-play/. (Diakses pada 16 Februari 2022).
  3. Manno, Michelle. 2013. The Benefits of Puzzles in Early Childhood Development. https://teach.com/blog/the-benefits-of-puzzles-in-early-childhood-development/. (Diakses pada 16 Februari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi