Terbit: 30 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ternyata ada manfaat main layangan bagi anak-anak, seperti melatih motorik, belajar berbagi, menambah teman, dan sebagainya. Bunda, cek apa saja manfaat anak main layangan berikut ini!

10 Manfaat Main Layangan untuk Perkembangan Anak

Manfaat Main Layangan bagi Perkembangan Anak

Hampir setiap anak suka bermain layangan, terutama anak laki-laki. Ternyata selain menyenangkan, manfaat anak main layangan sangat banyak. Baik untuk perkembangan fisik maupun mentalnya.

Di bawah ini adalah manfaat main layangan untuk anak. Yuk, disimak!

1. Melatih Motorik Kasar

Berlari, menarik benang layangan, serta gerakan menggulung benang dengan cermat merupakan gerak motorik kasar.

Anak yang suka bermain layangan akan terlatih otot tangan dan kakinya. Menjadikan keseimbangan tubuh dan kekuatan otot besarnya semakin baik. Motorik kasar yang terlatih akan berefek baik pada kognisi anak.

2. Koordinasi Mata dan Tangan

Gerakan menarik benang layangan saat akan menaikkan mainan tersebut ke langit memerlukan koordinasi mata dan tangan yang baik. Koordinasi ini sangat diperlukan saat anak belajar membaca, menyalin tulisan, melakukan aktivitas motorik halus, dll.

Koordinasi mata dan tangan yang buruk juga akan membuat anak memiliki daya tangkap yang rendah, kemampuan menanggapi rangsangan pada indera juga akan terganggu.

Baca Juga: Mainan Edukasi Anak 1-5 Tahun yang Penting Diketahui Orang Tua

3. Berlatih Permainan dengan Aturan

Bermain layangan di lapangan, apalagi bersama beberapa teman memerlukan aturan dan kesepakatan. Hal ini akan melatih anak mengembangkan soft skill. Termasuk kemampuan bernegosiasi, berdiskusi, dan membuat kesepakatan.

Permainan dengan aturan juga akan melatih anak untuk tertib. Hal yang akan sangat bermanfaat di masa dewasanya nanti.

4. Belajar Berbagi

Kemampuan dan kemauan berbagi adalah hal yang penting untuk melatih kecerdasan emosional dan spiritual anak. Anak akan bergantian memainkan layangan dengan teman sebaya, saling berbagi perlengkapan bermain, dll.

Bagi anak berusia di bawah tujuh tahun, kemampuan berbagi masih harus dilatih. Biasanya karena sifat egosentris mereka masih mendominasi. Di usia selanjutnya, sifat rela berbagi dan kerja sama akan lebih mudah diajarkan, terutama jika langsung dipraktekkan seperti saat bermain bersama-sama.

5. Menambah Banyak Teman

Umumnya layangan dimainkan di lapangan yang luas dan melibatkan banyak orang. Selain pemain, ada juga anak-anak yang menonton.

Banyaknya orang yang terlibat akan membuat anak mengenal orang baru, berkenalan dengan anak-anak dari latar belakang berbeda, dll. Manfaat main layangan adalah untuk melatih kemampuan sosialisasi dan komunikasi anak.

6. Kreativitas

Memainkan layang-layang bukan hanya menaikkannya ke langit. Orang tua juga dapat melatih kreativitas anak dengan membuat layangan sendiri, mewarnai layang-layangnya, atau memberi aksesoris pada layangan agar lebih indah. Anak tentu akan senang melihat layangan karyanya melenggak-lenggok di langit.

7. Melatih Sportivitas

Manfaat anak main layangan untul mengajarkan sportivitas dalam bersaing. Bermain layangan akan membuat anak mengerti bahwa menang kalah itu biasa. Saat bertanding dengan temannya, dia akan belajar tentang usaha, kejujuran, dan pantang menyerah.

8. Melatih Kepercayaan Diri

Saat anak berhasil menaikkan layangan ke langit, saat itu pula rasa percaya dirinya meningkat drastis. Mempertahankan harga diri dan kepercayaan diri adalah hal yang sensitif bagi anak-anak.

Saat mereka merasa bisa menaklukkan suatu tantangan, mereka akan siap menghadapi tantangan lain yang lebih besar.

Lalu bagaimana saat anak gagal menerbangkan layangannya? Ini adalah saat yang tepat untuk belajar bersamanya tentang manajemen emosi.

Baca Juga: 7 Teknik Dasar Permainan Bola Basket bagi Pemula (Mencegah Cedera)

9. Melatih Kesadaran Diri

Saat menaikkan layangan, anak harus tetap menatap layangannya sekaligus mengawasi tempatnya berpijak dan berlari. Tetap fokus, tidak terdistraksi dengan hal lain, tidak meleng.

Anak juga harus memastikan benang layangannya tidak kusut, layangannya berada di posisi yang tepat dengan arah angin, dan sebagainya. Semua hal itu adalah kemampuan yang diperlukan untuk melatih kesadaran diri dan setiap organ tubuh.

10. Belajar Sains

Mengapa ukuran buluh layangan harus sama? Mengapa harus seimbang? Seberapa besar kecepatan angin yang baik untuk menaikkan layangan? Mengapa anak harus berlari sekencang mungkin agar layangan terangkat? Semua pertanyan sederhana itu sejatinya adalah sarana anak belajar sains.

11. Melatih Kebugaran

Tidak diragukan lagi bahwa bermain layangan akan melatih kebugaran anak. Kegiatan berlari dan menarik benang layangan, serta bermain di alam terbuka akan melatih tubuh dan daya tahan tubuh anak.

12. Melatih EQ dan AQ Anak

EQ atau (Emotional Quotient) dan AQ (Adversity Quotient) merupakan dua hal yang sangat penting agar anak dapat menghadapi masalah dalam kehidupannya nanti. Keduanya akan menentukan apakah anak dapat mengendalikan perasaan-perasaan negatif di dalam dirinya atau tidak.

Bermain layangan bersama teman-teman memungkinkan anak mengalami berbagai peristiwa. Bisa saja beberapa di antaranya mengecewakan, memalukan, atau membuatnya kesal. Saat anak dapat mengatasi hal tersebut dan tetap bermain dengan gembira, maka EQ dan AQ nya telah terlatih.

13. Berlatih Mengikuti Instruksi

Anak-anak harus belajar mengikuti instruksi, terutama saat mereka baru berlatih menerbangkan layangan. Mengikuti instruksi tidak mudah karena anak-anak biasanya memiliki rentang fokus yang lebih pendek daripada orang dewasa.

Kemampuan mengikuti instruksi akan sangat berguna di bangku sekolah maupun di dunia kerja kelak. Membantunya belajar secara mandiri, mengikuti manual guide saat akan memasang alat elektronik, dll.

Baca Juga: Manfaat Kesehatan Lari Zig-Zag dan Cara Melakukannya dengan Benar

14. Meningkatkan bonding keluarga

Melihat banyaknya manfaat bermain layangan bagi anak, tidak ada salahnya segera mengajak si Kecil menerbangkan mainan tradisional ini.

Orang tua dapat mengajak anak bermain di lapangan dekat rumah sekaligus bersosialisasi dengan tetangga. Ini ide yang bagus mengingat anak zaman sekarang terlalu banyak main gadget dan kurang bersosialisasi.

Layangan juga dapat dimainkan saat keluarga piknik ke pantai, di taman kota yang luas, atau di tempat-tempat asyik lainnya. Jangan lupa untuk tetap memerhatikan keamanan saat bermain layang-layang, ya.

Itulah manfaat main layangan. Beri anak kebebasan untuk bermain dalam rangka mengeksplor diri dan beri tahu juga batasannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Drew, Chris. 2021. 11 Great Educational Benefits Of Flying Kites. https://helpfulprofessor.com/benefits-of-flying-kites/. (Diakses pada 21 Januari 2022).
  2. Health Fitness Revolution. 2015. Top 10 Health Benefits of Kite-Flying. https://www.healthfitnessrevolution.com/top-10-health-benefits-kite-flying/. (Diakses pada 21 Januari 2022).
  3. Physician One Urgent Care. 2020. Benefits of Kite Flying. https://physicianoneurgentcare.com/blog/benefits-of-kite-flying/. (Diakses pada 21 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi