Terbit: 11 Mei 2022 | Diperbarui: 7 Juni 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Berhadapan dengan seseorang yang suka berbohong demi mendapatkan sesuatu yang diinginkannya bisa membuat Anda kesal. Seseorang yang memiliki karakter ini sering juga disebut orang yang manipulatif. Lantas, bagaimana cara menghadapi orang manipulatif? Yuk, ketahui tipsnya di bawah ini!

10 Cara Efektif Menghadapi Orang yang Manipulatif

Cara Menghadapi Orang dengan Perilaku Manipulatif

Manipulasi adalah siasat yang digunakan seseorang untuk mendapatkan kendali atas orang lain—biasanya dalam upaya untuk mendapatkan apa yang diinginkan—dan umumnya akan mengorbankan orang lain.

Seseorang yang manipulatif mungkin menggunakan segala cara seperti berbohong, gaslighting, pasif-agresivitas, melebih-lebihkan, dan perlakuan diam, yang semuanya bertujuan untuk meyakinkan orang lain percaya padanya.

Manipulasi dapat merusak suatu hubungan, kepercayaan diri, serta mengganggu kesehatan mental. Nah, untuk menghindarinya, ada langkah-langkah untuk menghadapi orang dengan perilaku tersebut.

Berikut ini cara menghadapi orang yang manipulatif:

1. Hindari motifnya

Orang yang manipulatif biasanya menggunakan situasi tertentu untuk dapat mengandalkan orang lain. Pelaku melakukan sesuatu yang baik untuk Anda, seperti membantu menemukan pekerjaan atau memberi hadiah,  kemudian meminta sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan, tetapi Anda tidak bisa menolaknya.

Sebagai solusinya, kembalikan hadiah dan selesaikan sendiri masalah yang Anda hadapi. Dengan begitu, Anda tidak memiliki kewajiban balas budi pada orang lain.

2. Katakan tidak

Ketika berhadapan dengan orang yang manipulatif, cobalah membuatnya kehilangan fokus. Langkah pertama adalah mengatakan tidak pada permintaan yang tidak ingin Anda lakukan. Namun, sayangnya ini tidak akan menghentikan manipulator berpengalaman. Cobalah tatap matanya dan katakan tidak dengan tegas.

Orang yang manipulatif akan menatap Anda dengan tatapan intens, jadi kalahkan dengan kontak mata juga dan buat ia merasa tidak nyaman untuk bertanya lagi.

3. Jangan biarkan dia menggeneralisasi

Cara standar orang manipulatif adalah mengambil situasi tertentu di luar konteks dan menggunakannya sebagai contoh perilaku yang biasa Anda lakukan, hal ini bertujuan agar Anda merasa malu.

Sebagai contoh, seorang istri marah karena suaminya lupa membuang sampah. Si istri mengatakan bahwa suaminya sering mengabaikan tugas-tugasnya, meskipun sang suami baru pertama kali melakukannya. Oleh karena itu, jangan biarkan seseorang menggeneralisasi hal-hal seperti itu.

4. Menyebutkan nama orang yang manipulatif saat berbicara

Cara menghadapi orang manipulatif berikutnya adalah dengan menyebutkan namanya dalam percakapan untuk menyenangkannya.

Menyebutkan nama lawan bicara dalam sebuah percakapan akan meningkatkan pemahaman. Orang yang disapa dengan namanya biasanya lebih ramah. Gunakanlah metode ini saat menghadapi manipulator. Kemungkinan besar pelaku tidak akan mencoba memanfaatkan Anda lagi.

5. Menjaga jarak

Orang dengan perilaku ini biasanya gemar mengganggu privasi orang lain. Saat berbicara, pelaku bisa menepuk punggung hingga menyentuh tangan Anda.

Untuk menghentikan perilaku itu, sebaiknya mundur beberapa langkah. Cara ini akan membantu Anda menjaga jarak yang diperlukan dan menghentikan kontak dengan manipulator.

Baca Juga: Mengenal Guilt Trip, Tindakan Manipulatif yang Bikin Orang Lain Merasa Bersalah

6. Mengulangi sesuatu sampai manipulator mengerti

Orang yang manipulatif biasanya benci mendengar kata atau kalimat yang sama berulang-ulang, terutama jika itu bukan sesuatu yang ingin ia dengar.

Jika Anda merasa pelaku tidak berhenti menekan dan terus berusaha mendorong Anda untuk membuat keputusan yang menguntungkannya, ambila sikap dengan melontarkan kata atau kalimat yang sama.

Pastikan Anda mengontrol emosi dan mengulangi kalimat itu sebanyak mungkin sampai manipulator mengerti maksud Anda.

7. Alihkan perhatian dan bersikap tenang

Cara menghadapi orang yang manipulatif bisa dilakukan dengan mengalihkan perhatian dan tetap tenang. Jangan biarkan manipulator membuat Anda takut atau terganggu.

Ketika manipulator mulai memengaruhi Anda, alihkan perhatian ke yang lain. Namun dalam waktu yang bersamaan buat seolah-olah Anda memperhatikannya.

8. Menganalisis diri sendiri

Orang yang manipulatif biasanya mencoba membuat orang lain merasa bersalah. Sebagai contoh, orang tua yang sedang sakit mulai mengeluhkan kesehatannya hingga membuat sang anak menjenguknya, dan melupakan keluarga kecilnya sendiri, pekerjaan, atau hal-hal penting lainnya.

Apakah Anda merasa bersalah? Apakah Anda setuju dengan pendapat yang dipaksakan bahwa Anda egois dan tidak tahu berterima kasih? Cobalah tanyakan pada diri sendiri tentang pertanyaan-pertanyaan tersebut dan temukan jawabannya.

Baca Juga: Tak Harus Dipertahankan, Ini Cara Keluar dari Toxic Relationship!

9. Jangan takut untuk meninggalkannya

Selalu perhatikan perasaan Anda sehingga dapat membuat pilihan yang paling sehat untuk diri sendiri.

Mungkin terlalu menyakitkan ketika menyadari bahwa Anda berteman dengan orang yang menjadi manipulator. Dalam hal ini, Anda dapat memilih untuk pergi atau mengurangi kontak dengannya.

Dengan kasus tersebut, pilihan yang paling tidak menyakitkan adalah membiarkannya pergi dan mencoba perlahan melupakannya. Anda mungkin akan merasa lebih bahagia dalam jangka panjang.

10 Meminta bantuan seseorang yang dipercaya

Berurusan dengan seseorang yang manipulatif bisa menguras emosi. Untuk itu, berbicaralah dengan teman dekat atau anggota keluarga tentang apa yang Anda alami.

Teman dekat dan keluarga biasanya dapat memberi tanggapan dan saran yang bagus, dan sangat membantu menjadi tempat curhat ketika berhadapan dengan seseorang yang manipulatif.

Nah, itulah cara menghadapi orang manipulatif yang bisa Anda terapkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 9 Psychological Tricks to Fight Back Against a Manipulator. https://brightside.me/inspiration-psychology/9-psychological-tricks-to-fight-back-against-a-manipulator-797264/. (Diakses pada 11 Mei 2022)
  2. Raypole, Crystal. 2020. 8 Family Manipulation Tactics and How to Respond to Them. https://www.healthline.com/health/mental-health/family-manipulation. (Diakses pada 11 Mei 2022)
  3. Stritof, Sheri. 2022. How to Recognize and React to Manipulation in Your Relationship. https://www.verywellmind.com/manipulation-in-marriage-2302245. (Diakses pada 11 Mei 2022)
  4. Vogel, Kaitlin dan Christie C. How to Spot Manipulation Tactics. https://psychcentral.com/lib/tactics-manipulators-use-to-win-and-confuse-you#what-is-manipulation. (Diakses pada 11 Mei 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi