Terbit: 24 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Luka bakar akibat tersiram air panas perlu penanganan segera agar tidak menimbulkan bekas permanen. Ketahui cara mengobati luka tersiram air panas melalui ulasan berikut!

Jangan Panik, Ini 6 Cara Mengobati Luka Akibat Tersiram Air Panas

Cara Mengobati Luka Akibat Tersiram Air Panas

Luka akibat tersiram air mendidih tergolong ke dalam luka bakar derajat satu. Ini artinya, luka lepuhan yang muncul termasuk ringan.

Kendati demikian, Anda perlu melakukan pertolongan pertama terkena air panas untuk mengurangi rasa sakit serta berbagai risiko komplikasi yang dapat terjadi.

Berikut ini adalah beberapa cara mengobati luka tersiram air panas yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah:

1. Dinginkan luka menggunakan air

Ketika Anda terkena air panas, pastikan untuk menghentikan kontak dengan sumber panas secepat mungkin, misalnya jika air panas mengenai bagian pakaian, Anda harus melepaskan pakaian tersebut.

Setelah itu, langkah pertolongan pertama terkena air panas yang bisa Anda lakukan adalah mendinginkan luka. Rendam luka menggunakan air selama sekitar 20 menit.

Mendinginkan luka dengan air akan membantu menghilangkan suhu panas di kulit. Namun, pastikan untuk memperhatikan suhu air yang digunakan.

Hindari menggunakan es batu secara langsung pada kulit yang terbakar. Anda juga tidak disarankan menggunakan air dingin yang berisi es batu.

Selain itu, jika luka bakar cukup lebar, jangan langsung merendamnya. Pasalnya, hal ini akan mengakibatkan perubahan suhu badan secara tiba-tiba sehingga berpotensi memperburuk kondisi yang sudah ada.

Sebelum merendam, pastikan untuk melepaskan seluruh barang-barang yang melekat pada kulit, misalnya cincin.

Namun, hindari menghilangkan apa pun yang menempel pada kulit yang terbakar. Hal ini dikhawatirkan akan memperparah kondisi.

2. Hindari memecahkan lepuhan

Pada beberapa kondisi, luka karena tersiram air panas bisa membuat kulit melepuh. Jika ini terjadi, ingatlah untuk tidak memecahkan lepuhan tersebut, ya.

Pasalnya, lepuhan yang muncul sebagai dari akibat terkena air panas ternyata berguna untuk melindungi kulit dari infeksi, lho. Oleh karena itu, hindari sembarangan memecahkannya.

Jika pecah tanpa disengaja, bersihkan area kulit dengan lembut menggunakan air. Jangan lupa oleskan salep antibiotik setelahnya.

Baca JugaCara Perawatan Luka Bakar yang Benar Berdasarkan Derajatnya

3. Gunakan losion

Penggunaan losion menjadi salah satu pertolongan pertama ketika terkena air panas, terutama jika luka yang muncul tergolong ringan.

Melansir Mayo Clinic, Anda bisa mengaplikasikan losion setelah luka bakar mendingin. Beberapa losion yang direkomendasikan, misalnya losion dengan kandungan lidah buaya dan cocoa butter.

Pilihan losion tersebut dapat membantu mencegah luka mengering sekaligus menenangkan kulit.

4. Tutupi luka

Cara mengobati luka tersiram air panas selanjutnya adalah dengan memastikan luka tertutup. Gunakanlah perban steril dan balutlah luka cukup longgar sehingga tidak terlalu menekan kulit yang terbakar.

Dengan cara yang tepat, perban akan membantu udara keluar dari area tersebut. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit sekaligus melindungi kulit yang melepuh dari paparan.

5. Gunakan obat pereda nyeri

Penggunaan obat pereda nyeri bisa menjadi cara mengobati kulit tersiram air panas. Beberapa contoh obat yang bisa Anda gunakan, yaitu paracetamol, ibuprofen, naproxen sodium, atau acetaminophen.

Penting Anda ingat, selalu ikuti aturan petunjuk penggunaan obat ketika menggunakan obat bebas.

6. Pastikan badan tetap hangat

Langkah pertolongan pertama terkena air panas selanjutnya adalah menjaga agar tubuh tetap hangat. Anda bisa menggunakan selimut atau pakaian berlapis. Namun, ingatlah untuk tidak meletakkannya pada area yang terluka.

Cara ini penting dilakukan untuk mencegah hipotermia atau kondisi suhu tubuh yang turun hingga di bawah 35 derajat Celcius.

Hipotermia sendiri merupakan salah satu risiko dari mendinginkan luka bakar yang luas, terutama pada anak-anak dan orang lanjut usia.

Cara Merawat Luka Bakar Akibat Terkena Air Panas

Setelah melakukan cara mengobati luka tersiram air panas, penting untuk mengetahui cara merawat luka akibat tersiram air panas.

Beberapa cara berikut dapat membantu merawat luka bakar yang cenderung ringan:

  • Hindari mengoleskan bahan-bahan yang dianggap ampuh untuk mengatasi luka bakar, seperti pasta gigi, mentega, atau minyak goreng.
  • Pastikan kebersihan luka. Anda sebaiknya mencuci luka dengan lembut setiap harinya menggunakan sabun dan air.
  • Hindari memencet lepuhan atau memainkan luka karena bisa merusak kulit dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Pastikan luka tertutup agar cepat sembuh.
  • Hindari paparan langsung sinar matahari.

Baca Juga10 Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal (Alami dan Medis)

Segera periksakan kondisi ke fasilitas kesehatan terdekat jika luka akibat tersiram air panas menunjukkan beberapa kondisi berikut:

  • Terasa sakit.
  • Tidak terasa sakit, tetapi kondisi kulit cukup parah.
  • Luka dalam hingga melibatkan seluruh lapisan kulit.
  • Menyebabkan kulit kering dan kasar.
  • Tampak hangus, memiliki bercak putih, cokelat, atau hitam.
  • Ukuran diameter luka lebih dari 8 cm.
  • Menutupi bagian tubuh, misalnya tangan, wajah, kaki, selangkangan, bokong, dan lain-lain.
  • Luka bengkak.

Demikian beberapa cara mengobati luka akibat tersiram air panas yang bisa Anda lakukan. Jika kondisi parah, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

  1. Anonim. 2018. Burns and Scalds. https://www.nhs.uk/conditions/burns-and-scalds/treatment/. (Diakses pada 24 Juni 2022).
  2. Anonim. 2022. Burns: First Aid. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-burns/basics/art-20056649. (Diakses pada 24 Juni 2022).
  3. Villines, Zawn. 2020. What to Do for Boiling Water Burns. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326405. (Diakses pada 24 Juni 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi