Terbit: 29 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Yoghurt dikenal luas sebagai makanan yang cocok bagi program diet. Makanan yang dibuat dari proses fermentasi ini juga kaya akan bakteri baik atau probiotik yang mampu menyehatkan saluran pencernaan. Hanya saja, banyak orang yang tidak tahu bahwa yoghurt ternyata juga bisa mencegah datangnya diabetes.

Yoghurt Bisa Cegah Diabetes?

Dilansir dari Huffington Post, sebuah penelitian menemukan fakta menarik tentang yoghurt. Jika dikonsumsi sebelum makan sarapan yang kaya akan karbohidrat dan lemak, maka kita bisa menurunkan risiko terkena peradangan sekaligus lonjakan kadar gula darah dengan signifikan.

Dalam penelitian yang dilakukan di Wisconsin, Amerika Serikat ini, para pakar kesehatan menyebut waktu terbaik untuk mengonsumsi yoghurt ternyata adalah sebelum makan karena bisa membuat sistem metabolisme meningkat sekaligus membuat risiko terkena penyakit kardiovaskular menurun.

Laman Mirror bahkan menyebutkan bahwa tak hanya bisa membuat pencernaan menjadi semakin sehat, yoghurt ternyata juga memiliki manfaat lain, yakni membuat gejala demam mereda sekaligus membuat tulang menjadi semakin kuat. Bahkan, rajin makan yoghurt juga bisa membantu proses penurunan berat badan sekaligus mencegah datangnya infeksi.

Banyak orang yang berpikir bahwa yoghurt rendah lemak adalah yang paling sehat. Padahal, yoghurt yang kaya akan kandungan lemak juga baik bagi kesehatan. Dengan mengonsumsinya, kita bisa mendapatkan asupan lemak, yodium yang berguna untuk membentuk tulang, dan protein.

Adam Cunliffe dari London’s South Bank University menyebutkan bahwa dengan rajin mengonsumsi yoghurt, maka tubuh akan mengalami peningkatan dalam hal sensitivitas insulin dan akhirnya menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 18 persen. Yoghurt juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat sehingga kita pun tidak akan mudah terkena penyakit.

Melihat adanya fakta ini, jangan ragu lagi untuk rajin mengonsumsi yoghurt setiap hari.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi