Terbit: 12 April 2022 | Diperbarui: 29 July 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Sering mengalami bibir kering atau mungkin merasa sangat lemas saat puasa? mungkin kini saatnya Anda mewaspadai bahwa tubuh Anda kekurangan vitamin. Kenali beberapa tanda tubuh kekurangan vitamin saat puasa dalam ulasan berikut.

10 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin dan Mineral saat Puasa

Mengenali Gejala Tubuh Kekurangan Vitamin saat Puasa

Gejala tubuh kekurangan vitamin dapat muncul secara langsung. Namun, ada pula gejala yang baru timbul setelah beberapa saat.

Anda bisa mengetahui kurang vitamin saat puasa melalui gejala yang ditunjukkan oleh tubuh. Berikut beberapa tanda yang bisa Anda amati:

1. Bibir kering hingga pecah-pecah

Apakah Anda merasa bahwa bibir kering adalah hal yang wajar terjadi saat puasa? Hal ini ternyata merupakan tanda yang ingin disampaikan tubuh bahwa Anda sedang kekurangan vitamin C, lho.

Ya, ternyata tanda awal tubuh kekurangan vitamin C saat puasa adalah bibir kering yang kemudian diikuti dengan kulit pucat saat puasa.

Lebih jauh, kekurangan vitamin C dalam dosis besar selama puasa akan menyebabkan imunitas tubuh menurun sehingga tubuh akan rentan mengalami sakit seperti flu atau demam.

Selain bibir kering dan pecah-pecah, kekurangan vitamin dan mineral saat puasa bisa mengakibatkan lesi di dalam mulut atau sariawan.

Melansir Healthline, sekitar 28 persen orang yang memiliki sariawan ditemukan mengalami kekurangan tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), dan piridoksin (vitamin B6).

2. Sering diare

Diare saat puasa selalu identik dengan asupan yang salah. Namun, hal ini ternyata tidak sepenuhnya benar, lho.

Diare yang kerap terjadi saat puasa merupakan tanda yang dirasakan tubuh akibat kekurangan asupan zinc.

Pakar kesehatan dan mikronutrien dari Jerman, Uwe Grober, menyebutkan bahwa zinc berfungsi mengatur elektrolit tubuh, mengontrol nafsu makan, hingga kekebalan tubuh.

Inilah alasan kekurangan zinc saat puasa dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Gejala yang muncul berupa diare, gangguan elektrolit tubuh, dan imunitas tubuh menurun.

Kondisi tersebut mengarah pada peningkatan risiko diare yang semakin parah karena imunitas tubuh yang rendah.

Baca Juga: Diare saat Puasa: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Kesemutan

Gejala kekurangan vitamin saat puasa lainnya adalah munculnya kesemutan. Kondisi ini terjadi jika tubuh kekurangan vitamin B kompleks, yaitu vitamin B6, B9, dan B12.

Jika biasanya Anda jarang kesemutan, lalu saat menjalankan puasa kesemutan justru kerap terjadi, utamanya di tangan dan kaki, maka besar kemungkinan Anda mengalami kekurangan vitamin B kompleks.

4. Sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome (RLS) adalah kondisi saraf yang menyebabkan sensasi tidak nyaman pada kaki.

Orang dengan gejala ini akan memiliki dorongan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki.

Kondisi ini berhubungan dengan kekurangan zat besi di dalam tubuh. Beberapa penelitian menemukan jika anemia defisiensi besi akan berdampak pada keparahan gejala sindrom kaki gelisah.

Agar penyerapan zat besi dalam tubuh meningkat, kombinasikan makanan kaya zat besi dengan buah dan sayuran kaya vitamin C saat sahur dan berbuka.

5. Kulit kering

Tanda kekurangan vitamin saat puasa berikutnya bisa Anda amati dari kondisi kulit. Ketika tubuh kurang vitamin, kulit bisa mengalami kekeringan.

Mirip dengan bibir yang kering, banyak yang menganggap jika kulit yang kering saat puasa terjadi karena tubuh sedang dehidrasi.

Padahal, kulit yang kering selama puasa merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan vitamin A, lho. Jadi, perbanyaklah konsumsi makanan dengan kandungan vitamin A selama puasa.

6. Penglihatan menurun

Asupan nutrisi yang buruk kerap kali berkaitan dengan masalah penglihatan. Sebagai contoh, pandangan mata kabur hingga sesak napas, keduanya merupakan tanda tubuh kekurangan vitamin A. 

Mengapa vitamin A sangat baik bagi kesehatan mata? Alasannya, vitamin ini berperan dalam memproduksi rhodopsin.

Rhodopsin adalah pigmen yang ditemukan di retina mata. Fungsinya adalah membantu Anda melihat di malam hari.

Jika mengalami gejala kekurangan vitamin A saat puasa yang satu ini, perbanyaklah konsumsi jeroan, telur, ikan, susu, sayuran berdaun gelap, dan sayuran berwarna oranye. Makanan tersebut diketahui mengandung vitamin A yang tinggi.

7.  Muncul ruam

Kekurangan vitamin saat puasa bisa Anda amati lewat kemunculan ruam di kulit. Kondisi ini bisa terjadi akibat tubuh kurang vitamin A dan vitamin C.

Jika mengalaminya, Anda bisa mengonsumsi susu, ikan, telur, jeroan, sayuran berdaun gelap, sayuran berwarna kuning-oranye, dan buah-buahan.

8. Gusi berdarah

Tidak hanya akibat teknik menyikat gigi yang salah, gusi berdarah juga bisa terjadi karena kekurangan vitamin C.

Penelitian menemukan, konsumsi sedikit vitamin C melalui diet untuk waktu yang lama dapat menyebabkan gejala kekurangan vitamin, termasuk gusi berdarah dan bahkan kehilangan gigi.

Perlu Anda ketahui vitamin C berperan penting dalam penyembuhan luka dan kekebalan. Selain itu, vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang akan membantu mencegah kerusakan sel.

Baca Juga: Sakit Tenggorokan saat Puasa? Atasi dengan Cara Ini!

9. Rambut rontok

Ketika rambut masih saja rontok, padahal Anda sudah rajin mencuci rambut, menggunakan kondisioner, bahkan perawatan di salon, curigai kemungkinan kekurangan vitamin saat puasa.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi makanan dengan berbagai kandungan nutrisi berikut:

  • Zinc.
  • Zat besi.
  • Vitamin B3.
  • Vitamin B7.
  • Asam linoleat (LA) dan alfa-linolenat asam (ALA).

10. Tubuh lemas

Pernah dengar istilah 5L? Lemah, letih, lemas, lesu, dan lunglai adalah salah satu tanda tubuh kekurangan zat besi.

Pada saat tidak puasa, hal ini cukup sering terjadi. Apalagi saat puasa, ketika waktu makan menjadi sangat terbatas.

Jika Anda cukup sering merasa lemas saat puasa, maka waspadai kemungkinan Anda kekurangan zat besi, ya.

Itu dia sederet tanda tubuh kekurangan vitamin saat puasa. Agar tidak mengalaminya, terapkan pola makan bergizi seimbang saat puasa. Semoga bermanfaat!

 

  1. Peters, Brandon. 2021. An Overview of Vitamin Deficiency. https://www.verywellhealth.com/can-vitamin-deficiency-cause-insomnia-3014720. (Diakses pada 12 April 2022).
  2. Petre, Alina. 2019. 8 Common Signs You’re Deficient in Vitamins. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-deficiency. (Diakses pada 12 April 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi