Terbit: 6 April 2022 | Diperbarui: 7 April 2022
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Aktivitas berpuasa bisa membuat tubuh kekurangan cairan. Saat asupan cairan tubuh tidak terpenuhi dengan baik, salah satu masalah yang umum terjadi adalah sakit tenggorokan. Lantas, adakah cara mengatasi sakit tenggorokan saat puasa yang efektif? Simak selengkapnya melalui ulasan berikut.

Sakit Tenggorokan saat Puasa? Atasi dengan Cara Ini!

Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan saat Puasa

Sakit tenggorokan saat puasa bisa sangat menyiksa. Anda akan merasakan nyeri, kering, ataupun gatal pada tenggorokan. Penyebab kondisi ini adalah adanya peradangan (inflamasi) pada tenggorokan. 

Menurut para ahli medis, asupan cairan yang terhenti selama berpuasa menjadi penyebab timbulnya radang tenggorokan yang ditandai dengan sakit tenggorokan.

Berpuasa juga membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Akibatnya, tubuh menjadi rentan terhadap serangan virus dan bakteri. Infeksi virus dan bakteri ini termasuk salah satu penyebab tenggorokan sakit saat puasa.

Faktor penyebab sakit tenggorokan lainnya, meliputi penyakit asam lambung, alergi debu, dan konsumsi makanan pedas saat sahur atau berbuka.

Agar tidak menjadi penghalang untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan, ada beberapa cara menghilangkan sakit tenggorokan saat puasa yang bisa Anda coba, di antaranya:

1. Minum Air Mineral yang Banyak

Penyebab tenggorokan sakit saat puasa adalah radang tenggorokan, Kondisi ini bisa terjadi akibat tidak adanya asupan cairan yang masuk melewati tenggorokan selama berpuasa.

Cara mengatasinya bisa dengan minum air putih yang banyak saat sahur dan berbuka puasa, paling tidak tiga gelas.

Air putih akan membuat tenggorokan terasa lebih relaks sekaligus mencegah radang tenggorokan bertambah parah. Satu lagi, baiknya air yang dikonsumsi adalah air hangat.

2. Mengonsumsi Sayuran

Gorengan memang selalu menjadi daya tarik saat berbuka puasa. Akan tetapi, makanan ini justru memicu terjadinya radang tenggorokan.

Kalaupun Anda sudah mengalami sakit tenggorokan, mengonsumsi gorengan sama saja dengan memperparah kondisi tersebut.

Alih-alih makan gorengan, berbukalah dengan mengonsumsi sayuran berkuah, seperti sayur sop, sawi, atau bayam. Selain mudah dicerna, kuah sayur memiliki komposisi garam dan kaldu. Kedua bahan tersebut mengandung mineral sodium.

Menurut seorang ahli gizi di AS, John A. McDougall, MD, sodium mempunyai sifat antiinflamasi sehingga bisa menjadi cara mengobati tenggorokan sakit saat puasa yang efektif.

Baca JugaMaag Kambuh Saat Puasa: Penyebab, Mencegah, & Cara Mengatasi

3. Berkumur Air Garam

Selain konsumsi sayur berkuah, ada cara mendapatkan manfaat garam dalam mengatasi sakit tenggorokan saat puasa yang lebih mudah, yakni dengan berkumur air garam.

Caranya, yaitu larutkan setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas air, lalu berkumurlah saat sahur, berbuka puasa, dan sebelum tidur.

Melansir Cleveland Clinic, air garam dapat membantu mengurangi pembengkakan dan iritasi di tenggorokan.

Ada dua cara berkumur dengan air garam. Pertama, Anda bisa berkumur seperti biasa layaknya habis menyikat gigi.

Cara kedua adalah dengan menggunakan teknik gargle. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Berkumurlah seperti biasa.
  • Tengadahkan kepala ke atas sembari menahan air agar tetap berada di ujung tenggorokan.
  • Tahan selama kurang lebih 20 detik sebelum air dibuang.

4. Berkumur Cairan Antiseptik

Selain air garam, Anda bisa berkumur menggunakan cairan antiseptik khusus mulut untuk meringankan tenggorokan sakit saat puasa.

Cairan antiseptik berfungsi untuk membasmi kuman dan bakteri penyebab radang tenggorokan.

Sama seperti berkumur menggunakan air garam, Anda bisa menerapkan dua cara ketika berkumur dengan cairan antiseptik, yakni cara biasa dan teknik gargle.

5. Hirup Uap Panas

Menghirup uap air panas juga bisa jadi solusi ketika tenggorokan sakit. Menurut Dr. Allan, seorang dokter spesialis keluarga, uap panas dapat membantu mengencerkan lendir dan melembapkan. Sakit tenggorokan pun akan mereda.

Masak air hingga mendidih, kemudian tuangkan air tersebut ke dalam mangkuk, dan hirup uap panasnya. 

Agar lebih efektif, tutup mangkuk dengan handuk kecil agar uap air panas tidak cepat hilang. Lakukan cara mengatasi sakit tenggorokan saat puasa ini berkali-kali sampai hasilnya terasa.

6. Jangan Berada di Tempat yang Kering

Hindari berada di tempat yang kering atau panas saat mengalami sakit tenggorokan. Hal ini akan semakin memperparah sakit tenggorokan saat puasa.

Pasalnya, produksi air liur di tenggorokan akan berkurang apabila Anda sedang ada di tempat yang kering dan panas.

Agar udara sejuk dan lembap, pasang pelembap udara (air humidifier) atau pendingin ruangan (AC) di tempat Anda berada.

Sebaliknya, jangan keluar ruangan terlebih dahulu selama sakit tenggorokan belum sembuh, terlebih jika cuaca di luar sedang panas-panasnya.

Sebagai catatan, ketika menggunakan AC, sebaiknya atur suhu agar tidak terlalu dingin.

7. Jangan Banyak Bicara

Semakin Anda banyak berbicara, maka semakin kering pula tenggorokan Anda. Rasa sakit pun menjadi kian bertambah parah.

Tak hanya itu, mulut yang terbuka saat berbicara juga akan memudahkan debu, bakteri, atau bahkan virus masuk dengan mudahnya ke dalam tenggorokan. Pada gilirannya, kondisi ini memicu iritasi yang menjadi penyebab tenggorokan sakit.

Cara menghilangkan sakit tenggorokan saat puasa akibat iritasi bisa dengan mengenakan masker saat beraktivitas.

Baca JugaDehidrasi saat Puasa, Ikuti 12 Tips Ini untuk Mencegahnya!

8. Kendalikan Stres

Kondisi sakit tenggorokan yang Anda alami mungkin saja dipicu oleh rasa stres. Jika itu alasannya, maka tak ada cara mengobatinya bisa dilakukan dengan mengelola stres.

Sambil melakukan cara mengobati sakit tenggorokan saat puasa lainnya, cari cara untuk bisa mengontrol stres Anda sehingga proses penyembuhan bisa berjalan dengan cepat.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu meredakan stres, di antaranya:

  • Konsumsi makanan dan minuman sehat saat sahur dan berbuka.
  • Luangkan waktu untuk berolahraga.
  • Melakukan teknik relaksasi.
  • Mengurangi pemicu stres.

Apabila cara-cara di atas tidak membantu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

9. Istirahat Cukup

Sejumlah ahli telah menekankan bahwa istirahat adalah cara efektif bagi tubuh untuk bisa melawan infeksi, tak terkecuali infeksi tenggorokan yang berakibat pada tenggorokan sakit.

Apabila Anda mengalami sakit tenggorokan saat puasa, pastikan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Idealnya, tubuh membutuhkan 7-8 jam waktu tidur setiap harinya.

Pastikan Anda meluangkan sedikit waktu untuk beristirahat ringan di sela-sela aktivitas Anda.

Kini Anda sudah tahu cara mengobati sakit tenggorokan saat puasa. Selamat mencoba dan semoga kondisi Anda lekas membaik agar ibadah puasa tidak terganggu.

 

  1. Anonim. 6 Sore Throat Remedies That Actually Work. https://health.clevelandclinic.org/sore-throat-remedies-that-actually-work/. (Diakses pada 6 April 2022).
  2. Anonim. Stress: 10 Ways to Ease Stress. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/8133-stress-10-ways-to-ease-stress. (Diakses pada 6 April 2022).
  3. Watson, Stephanie. 2020. Sore Throat 101: Symptoms, Causes, and Treatment. https://www.healthline.com/health/sore-throat. (Diakses pada 6 April 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi