Terbit: 13 January 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Brown sugar adalah salah satu jenis pemanis yang terbuat dari ekstrak tebu. Pemanis ini dianggap lebih aman dibandingkan gula putih. Benarkah klaim tersebut? Simak fakta lengkapnya dalam ulasan berikut.

Benarkah Brown Sugar Lebih Sehat bagi Penderita Diabetes?

Apakah Brown Sugar Lebih Aman bagi Penderita Diabetes?

Brown sugar dan white sugar (gula pasir putih) sebenarnya sama-sama terbuat dari tanaman tebu. Bedanya, pada gula merah ada tambahan molase.

Molase adalah salah satu bahan untuk membuat gula. Bahan utamanya bisa berasal dari tebu ataupun bit gula. Hanya saja, molase yang digunakan pada brown sugar bersumber dari tebu.

Selain memberikan warna kecokelatan, kandungan ini menjadikan kandungan vitamin dan mineral pada brown sugar lebih tinggi dibandingkan dengan jenis gula putih.

Menurut Food Data Central U.S. Department of Agriculture, kandungan karbohidrat dan kalori di dalam brown sugar sedikit lebih rendah dibandingkan dengan gula putih. Inilah yang memicu dugaan bahwa penggunaan gula ini lebih baik untuk diabetesi (penderita diabetes).

Perlu diketahui, karbohidrat akan dipecah menjadi gula di dalam tubuh. Jadi, jika masuk ke dalam tubuh cukup banyak, kenaikan gula darah bisa terjadi. Oleh karena itu, asupan karbohidrat untuk penderita diabetes harus dibatasi.

Meski demikian, faktanya nutrisi antara brown sugar dengan white sugar tidak berbeda jauh. Sedikitnya perbedaan nutrisi di antara keduanya tidak akan memengaruhi kesehatan secara signifikan. Maka dari itu, anggapan bahwa penggunaan brown sugar untuk penderita diabetes lebih sehat tidak benar adanya.

Baca JugaBolehkah Pengidap Diabetes Konsumsi Makanan Manis?

Brown Sugar Tetap Memicu Kenaikan Gula Darah

Pengidap diabetes sebaiknya menghindari makanan dengan indeks glikemik (IG) yang tinggi. Pasalnya, makanan jenis ini bisa memicu lonjakan gula darah secara drastis.

Indeks glikemik adalah indikator untuk mengetahui cepat atau lambatnya suatu makanan untuk meningkatkan gula darah seseorang. Nilai IG dinyatakan rendah apabila kurang dari 55 (skala 0-100). 

Indeks glikemik di dalam satu sendok teh brown sugar memang sangat rendah, yaitu sekitar 3. Dengan jumlah yang kecil ini, lonjakan gula darah secara drastis setelah mengonsumsinya tidak akan terjadi.

Akan tetapi, apabila Anda mengonsumsi lebih dari satu sendok teh, kemungkinan nilai GI di dalam gula yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih besar.

Selain itu, brown sugar dan white sugar terdiri dari sukrosa atau gula meja. Ini adalah gula alami yang sering ditemukan pada sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Sukrosa diketahui memiliki nilai indeks glikemik cukup tinggi, yaitu sekitar 65.

Baca JugaCegah Gula Darah Naik, Ini Tips Sarapan untuk Penderita Diabetes

Perhatikan Asupan Gula Penderita Diabetes

Agar gula darah penderita diabetes terkontrol, pastikan untuk membatasi asupan gula harian. Batas asupan gula harian untuk dewasa yang direkomendasikan adalah sebanyak 30 gram (tujuh sendok teh).

Selain itu, Anda bisa mencoba pemanis pengganti gula yang dinilai aman bagi pengidap diabetes, seperti:

  • Sakarin.
  • Aspartam.
  • Sukralosa.
  • Acesulfame.

Penting juga untuk membatasi asupan karbohidrat harian. Hal ini akan membantu mencegah lonjakan gula darah di dalam tubuh secara drastis.

Jadi, penggunaan brown sugar untuk penderita diabetes tidak lebih sehat dibandingkan dengan gula biasa. Pasalnya, jenis gula ini tetap berisiko meningkatkan kadar gula di dalam darah penderita.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau asupan gula di ke dalam tubuh. Anda bisa berkonsultasi dengan nutrisionis atau dokter untuk mengetahui batas aman konsumsi gula sesuai dengan kondisi tubuh.

 

  1. Anonim. 2019. Sugars, Brown. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168833/nutrients. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  2. Anonim. Sugar and Diabetes. https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/food-groups/sugar-and-diabetes. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  3. Frey, Malia. 2021. Brown Sugar Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.verywellfit.com/brown-sugar-nutrition-facts-and-health-benefits-5024892. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  4. Link, Rachael. 2019. Is Brown Sugar Good for Diabetes? https://www.healthline.com/nutrition/brown-sugar-for-diabetics. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  5. McDonell, Kayla. 2023. Everything You Need to Know about Molasses. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318719. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  6. Salomon, Sheryl Huggins. 2019. The 9 Best Sugar Substitutes for People with Type 2 Diabetes. https://www.everydayhealth.com/type-2-diabetes/diet/sugar-substitutes-for-diabetes/. (Diakses pada 12 Januari 2023).
  7. Sollid, Kris. 2021. What is Brown Sugar? https://foodinsight.org/what-is-brown-sugar/. (Diakses pada 12 Januari 2023).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi