Terbit: 28 December 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Kurma identik sebagai buah untuk berbuka puasa. Tidak hanya mengandung serat, mineral, dan karbohidrat, kurma memiliki kalori yang cukup untuk membantu mengembalikan tenaga setelah seharian berpuasa. Namun, rasanya yang manis membuat penderita diabetes khawatir untuk mengonsumsinya. Lantas, amankah buah kurma untuk pasien diabetes?

Amankah Penderita Diabetes Makan Kurma? Ini Aturannya

Bolehkah Penderita Diabetes Konsumsi Kurma?

Kurma adalah buah yang memiliki rasa manis, maka tak heran diabetesi (penderita diabetes) merasa khawatir saat akan mengonsumsinya. Apalagi penderita dianjurkan untuk membatasi asupan karbohidrat.

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa dibandingkan dengan makronutrien lain (lemak dan protein), karbohidrat berefek langsung terhadap kenaikan gula darah.

Lantas, berapa kandungan karbohidrat di dalam buah ini? Pada kurma kering sebanyak 24 gram, terkandung sekitar 67 kalori dan 18 gram karbohidrat.

Jumlah tersebut menandakan bahwa kurma mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diabetesi sebaiknya lebih bijak lagi dalam mengonsumsinya.

Meski berisiko terhadap kenaikan gula darah, kurma boleh dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah sedang.

Baca Juga10 Buah dengan Indeks Glikemik Rendah, Cocok untuk Diabetesi

Perlu diketahui, buah yang satu ini mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh, termasuk serat. Nah, serat dapat membantu tubuh menyerap gula lebih lambat sehingga lonjakan gula darah bisa dihindari.

Satu buah kurma kering menyimpan sekitar 2 gram serat. Jumlah ini mampu memenuhi sebesar 8 persen kebutuhan serat harian.

Selain itu, indeks glikemik buah kurma cenderung rendah yaitu sekitar 44-53 dalam 50 gramnya (skala 1-100).

Indeks glikemik (IG) adalah indikator untuk mengetahui cepat atau lambatnya suatu makanan meningkatkan kadar gula darah seseorang.

Lebih dari itu, makan kurma untuk diabetesi bisa mendatangkan manfaat tersendiri. Menurut penelitian di International Journal of Clinical and Experimental Medicine, kurma mengandung antioksidan yang kuat serta memiliki efek antitumor, antiinflamasi, dan antidiabetes.

Tips Konsumsi Kurma yang Aman untuk Diabetesi

Beberapa hal yang perlu diperhatikan penderita diabetes yang ingin mengonsumsi kurma, di antaranya:

1. Ketahui Kebutuhan Gula Harian

Diabetesi harus memperhatikan asupan gula hariannya. Bila kadar gula di dalam darah tidak terkontrol, risiko komplikasi diabetes bisa meningkat. Batasan asupan gula harian untuk penderita diabetes dewasa adalah sebanyak 30 gram.

Namun, tentu saja jumlah tersebut akan berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini bergantung berat badan, tingkat aktivitas, kebutuhan nutrisi, dan berbagai faktor lain.

2. Batasi Konsumsi Kurma

Kurma bisa menjadi buah untuk diabetes yang aman, asalkan dikonsumsi dalam batas wajar. Ini artinya, Anda tidak boleh makan kurma berlebihan.

Menurut penelitian, jumlah kurma untuk diabetesi yang terhitung aman adalah sekitar 7-10 butir dalam satu hari.

Para peneliti juga mengemukakan bahwa makan sebanyak 15 gram karbohidrat dari kurma, terbukti tidak berpengaruh pada lonjakan kadar gula darah.

Jika Anda ragu mengenai berapa jumlah kurma yang aman dikonsumsi,  diskusikan dengan dokter untuk mengetahui batas yang aman.

Baca JugaBolehkah Penderita Diabetes Makan Mangga? Cek Aturannya

3. Jenis Kurma

Agar kurma untuk penderita diabetes mendatangkan manfaat yang diharapkan, pilihlah buah yang segar.

Menurut American Diabetes Association (ADA), buah yang paling baik dikonsumsi adalah buah segar, beku, atau dalam kemasan kaleng. Namun, pastikan saat membeli buah kalengan, cermati label kemasan produk.

4. Kombinasikan dengan Camilan Sehat Lain

Buah yang satu ini memang cocok untuk dijadikan sebagai camilan. Namun, jangan lupa untuk menambahkan beberapa jenis kacang-kacangan.

Perlu diketahui, kandungan protein dan lemak di dalam kacang-kacangan dapat membantu menyeimbangkan asupan karbohidrat dari kurma.

Itulah penjelasan seputar tingkat keamanan makan kurma untuk penderita diabetes. Bila masih ragu terkait jumlah konsumsi buah kurma yang aman, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter, ya Teman Sehat.

 

  1. Anonim. 2019. Dates, Medjool. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168191/nutrients. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  2. Anonim. Diabetic Diet. https://www.straighthealthcare.com/diabetic-diet.html. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  3. Anonim. Sugar and Diabetes. https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/food-groups/sugar-and-diabetes. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  4. Campbell, Amy. 2022. Can Diabetics Eat Dates? https://www.diabetesselfmanagement.com/healthy-living/nutrition-exercise/can-diabetics-eat-dates/. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  5. Kubala, Jillian. 2020. Can People with Diabetes Eat Dates? https://www.healthline.com/nutrition/dates-for-diabetes. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  6. Larson, Jennifer. 2022. How Much Sugar Can People with Diabetes Have? https://www.healthline.com/health/diabetes/how-much-sugar. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  7. Mirghani, Hyder Osman. 2021. Dates Fruits Effects on Blood Glucose Among Patients with Diabetes Mellitus: A Review and Meta-Analysis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8281151/. (Diakses pada 27 Desember 2022).
  8. Rahmani, Arshad H. dkk, 2014. Therapeutic Effects of Date Fruits (Phoenix Dactylifera) in the Prevention of Diseases Via Modulation of Anti-Inflammatory, Anti-Oxidant and Anti-Tumour Activity. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3992385/. (Diakses pada 27 Desember 2022).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi