Terbit: 29 Desember 2021 | Diperbarui: 30 Desember 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Retinol untuk jerawat dipercaya dapat mengatasi masalah kulit yang satu ini bahkan mengurangi bekas jerawat. Lantas benarkah efektif menghilangkan jerawat? Yuk, ketahui manfaat hingga cara menggunakannya berikut ini!

Manfaat Retinol untuk Jerawat, Cara Menggunakan, dan Efek Samping

Apa Itu Retinol?

Retinol termasuk dalam kelompok obat yang dikenal retinoid, yang berasal dari vitamin A. Vitamin A adalah vitamin esensial yang berperan penting dalam kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan kesehatan kulit.

Vitamin A membantu kulit memperbaiki dirinya sendiri dengan merangsang produksi protein kolagen dan elastin.

Retinol adalah bahan aktif yang sering kali digunakan dalam banyak produk perawatan kulit, salah satunya retinol untuk  jerawat. Oleh karenanya, beberapa orang mungkin menyebut retinol sebagai kosmetik.

Bahan aktif ini biasanya tersedia dalam produk topikal, seperti krim, gel, atau serum yang dapat dioleskan langsung ke kulit.

Efektifkah Retinol untuk Jerawat?

Sejak dahulu sekitar tahun 1971, dokter spesialis kulit atau dokter kulit telah merekomendasikan retinoid topikal, seperti retinol, untuk mengobati masalah kulit. Dokter kulit secara khusus merekomendasikan retinol untuk jerawat, kerutan halus, atau hiperpigmentasi (bercak hitam).

Jerawat muncul ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori di kulit. Bakteri kemudian bercampur dengan penyumbatan, yang menyebabkan peradangan dan benjolan jerawat.

Manfaat retinol dan retinoid mampu membantu membuka pori-pori dan memungkinkan kulit memperbaiki dirinya sendiri, yang mengurangi pembengkakan dan menghaluskan kulit. Retinol  untuk bekas jerawat dan bekas luka juga efektif.

Penelitian di tahun 2017 mencatat bahwa retinoid topikal bermanfaat mengobati jerawat non-inflamasi dan inflamasi. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa retinoid juga mengurangi produksi sebum dan memberikan efek lain yang membantu mengendalikan jerawat.

Mengingat retinol adalah bentuk retinoid yang lebih lemah daripada jenis yang lebih kuat, retinol mungkin paling cocok untuk jerawat ringan hingga sedang.

Baca Juga: 9 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Manfaat Retinol Lainnya

Selain manfaat retinol untuk jerawat, retinol juga memiliki manfaat perawatan kulit lainnya. Berikut ini di antaranya:

  • Antipenuaan, yang mengurangi garis-garis halus dan kerutan.
  • Mengurangi pigmentasi (bercak gelap) retinol untuk bekas jerawat.
  • Memperbaiki tekstur dan warna kulit.
  • Meningkatkan elastisitas kulit.

Sebuah penelitian di tahun 2016 menunjukkan bahwa mengaplikasikan topikal retinol dapat memberikan efek antipenuaan yang serupa dengan retinoid (lebih kuat seperti asam retinoat). Retinoid mendorong pembentukan kolagen, yang memperbaiki penampilan kulit.

Dokter mungkin juga menganjurkan retinol untuk mengobati keratosis pilaris. Ini adalah penyakit kulit di mana sel-sel kulit mati tidak mengelupas dan menyumbat folikel rambut, sehingga menghasilkan benjolan kecil.

Baca Juga: Retinol: Fungsi, Jenis, Cara Pakai, Efek Samping, dll

Cara Menggunakan Retinol untuk Jerawat

Ketika menggunakan produk retinol, penting untuk mengikuti panduan produk secara bertahap. Awalnya, bahan aktif ini mungkin dapat menyebabkan sedikit kemerahan atau iritasi sampai kulit menyesuaikan diri dengan retinol.

Berikut ini cara menggunakan retinol untuk jerawat:

  • Mulailah menambahkan produk ke rutinitas perawatan kulit satu malam per minggu pada awalnya. Jika tidak merasakan efek samping, Anda dapat mengaplikasikannya lebih sering.
  • Untuk mengurangi risiko iritasi, cucilah wajah lalu tunggu setengah jam sebelum mengoleskan retinol.
  • Tuangkan produk yang menggunakan retinol seukuran kacang polong pada jari tangan dan oleskan ke seluruh wajah yang berjerawat.
  • Retinol paling baik digunakan pada malam hari, karena mampu meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Ketika pergi keluar, pastikan menggunakan tabir surya untuk melindungi wajah.

Perlu diingat, tidak perlu menggunakan retinol setiap hari agar efektif dalam mengobati jerawat. Mengaplikasikannya antara dua sampai tiga kali seminggu sudah cukup, dan tetap menggunakannya bahkan setelah jerawat mulai hilang.

Baca Juga: 9 Tips Memilih Skincare yang Cocok untuk Kulit Sensitif

Efek Samping Retinol untuk Jerawat

Terlepas dari manfaat retinol untuk jerawat, bahan aktif ini juga berpotensi menimbulkan beberapa efek samping. Berikut di antaranya:

  • Kulit kering.
  • Iritasi.
  • Gatal.
  • Kulit mengelupas.
  • Kemerahan.
  • Sensasi seperti tersengat.
  • Sensitivitas terhadap matahari.

Efek samping ini lebih mungkin terjadi ketika pertama kali mulai menggunakan retinol. Gejala efek samping akan mereda setelah beberapa minggu ketika kulit beradaptasi dengan produk. Namun, jika efek samping berlanjut, pertimbangkan untuk beralih ke produk berkekuatan lebih rendah.

Retinol dapat memicu atau memperburuk ruam pada penderita eksim. Juga tidak aman untuk wanita hamil, untuk itu konsultasikanlah dengan dokter tentang retinol jika berencana untuk hamil.

 

  1. Barrell, Amanda. 2021. Can retinol help treat acne?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/retinol-for-acne (Diakses pada 29 Desember 2021)
  2. Migala, Jessica. 2019. How Retinol Can Help Cure Your Acne, According to a Dermatologist. https://www.prevention.com/beauty/skin-care/a29153617/retinol-for-acne/ (Diakses pada 29 Desember 2021)
  3. Vandergriendt, Carly. 2020. Can Retinol be Used to Treat Acne?. https://www.healthline.com/health/retinol-for-acne (Diakses pada 29 Desember 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi