Terbit: 25 March 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Badan lemas setelah bangun tidur adalah kondisi yang pasti pernah dialami oleh semua orang. Namun, bagaimana jika kondisi ini sering Anda alami. Simak penjelasan mengapa setelah bangun tidur badan terasa lemas dan cara mengatasinya di bawah ini

Badan Lemas Setelah Bangun Tidur? Ini Penyebab dan Penanganannya

Penyebab Badan Lemas Setelah Bangun Tidur

Sebenarnya bangun tidur di pagi dari dalam kondisi lemas dan capek adalah hal yang bisa dialami oleh semua orang. Pada umumnya, Anda dapat kembali bersemangat setelah menyeduh secangkir kopi, teh, atau mandi. 

Akan tetapi jika Anda terus menerus merasa lemas dan capek di pagi hari, mungkin ada penyebab lain yang harus diwaspadai. Berikut adalah beberapa alasan kenapa badan lemas setelah bangun tidur, di antaranya:

1. Sleep inertia

Bisa jadi alasan mengapa setelah bangun tidur badan terasa lemas adalah karena sleep inertia. Ini adalah kondisi normal yang merupakan bagian dari proses bangun tidur, di mana otak belum sepenuhnya terbangun.

Selama masa transisi ini Anda mungkin akan merasa lemas dan lelah, dan besar kemungkinan Anda akan kembali tertidur. Sleep inertia biasanya berlangsung selama 15 sampai 60 menit.

2. Eksposur cahaya biru

Cahaya biru atau blue light adalah cahaya artifisial yang memancarkan gelombang biru. Cahaya ini tidak sepenuhnya berdampak buruk, karena di siang hari cahaya biru dapat meningkatkan fokus dan suasana hati.

Tetapi di malam hari menjelang tidur, blue light dapat memengaruhi kualitas tidur sehingga membuat Anda merasa lelah di pagi hari setelah bangun.

Baca Juga: 9 Cara Memperbaiki Pola Tidur agar Kembali Normal

3. Lingkungan tidur yang buruk

Tidur dengan kondisi lingkungan yang buruk juga bisa menurunkan kualitas tidur. Lingkungan tidur yang buruk termasuk:

  • Kasur tidak nyaman

Jika badan lemas setelah bangun tidur juga disertai dengan bagian tubuh tertentu yang terasa kaku dan nyeri, masalahnya mungkin ada pada kasur bisa karena karena kasur yang terlalu empuk atau terlalu keras, namun bisa juga karena kasur yang sudah kotor dan dihinggapi banyak debu serta ngengat. Hal ini bisa memicu bersin dan batuk pada orang-orang yang memiliki alergi dan asma.

  • Temperatur kamar yang terlalu panas atau terlalu dingin

Berada di dalam kamar yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa membuat Anda sulit tidur nyenyak. Temperatur yang nyaman bagi setiap orang memang berbeda-beda, namun suhu yang dianjurkan agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas adalah suhu yang sejuk.

Jika Anda sulit tidur, maka Anda bisa mencoba mengenakan kaos kaki untuk menghangatkan kaki. Penelitian membuktikan bahwa orang dewasa bisa tertidur lebih cepat saat mengenakan kaos kaki.

  • Suara bising

Meskipun Anda adalah orang yang tetap bisa tidur meski TV menyala dengan volume keras, suara bising tersebut dapat menjadi penyebab badan lemas setelah bangun tidur. Biasakan untuk tidur dengan suasana yang hening agar bisa benar-benar nyenyak.

4. Makanan dan minum tertentu

Apa yang Anda konsumsi sebelum tidur bisa membuat Anda terjaga sepanjang malam dan membuat Anda merasa lemas saat bangun keesokan harinya. Misalnya, konsumsi kafein di malam hari mendekati jam istirahat akan membuat Anda susah tidur dan sulit mengantuk. Kafein juga ditemukan dalam coklat dan jenis teh serta obat-obatan tertentu.

Baca Juga: Mengantuk tapi Tidak Bisa Tidur, Ini Penyebab dan Solusinya

5. Gangguan tidur

Salah satu alasan mengapa setelah bangun tidur badan terasa lemas adalah gangguan tidur. Misalnya seperti restless leg syndrome yang menyebabkan Anda selalu ingin menggerakkan kaki selama tidur atau bruxism yaitu menggertakkan gigi saat sedang tidur.

Gangguan lain yang menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak adalah sleep apnea yang ditandai dengan gejala seperti mendengkur, mulut kering saat bangun tidur, dan tergagap ketika tidur.

6. Insomnia

Insomnia adalah kondisi di mana seseorang kesulitan tidur atau terbangun terlalu cepat hingga kekurangan waktu untuk istirahat. Insomnia jangka pendek atau insomnia sementara sangat umum terjadi ketika seseorang sedang stres, mengalami kejadian yang traumatis, atau tidur di tempat yang asing.

Cara Mengatasi Badan Lemas Setelah Bangun Tidur

Badan terasa lemas di pagi hari bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Jangan biarkan kondisi ini terjadi secara terus menerus dengan melakukan berbagai langkah pencegahan, seperti:

  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Tubuh akan dehidrasi setelah tidur selama delapan jam. Kurangnya cairan dalam tubuh bisa membuat Anda sulit untuk berkonsentrasi. Pastikan Anda cukup minum air sepanjang hari agar tetap bersemangat.

  • Rutin olahraga

Melakukan olahraga secara rutin dapat meningkatkan kadar endorfin dalam tubuh. Hal ini membantu tubuh Anda untuk terbangun sepenuhnya dalam waktu yang cukup cepat. Olahraga pagi yang dilakukan setiap hari akan membuat Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.

  • Kafein

Bagi banyak orang, secangkir kopi atau teh di pagi hari merupakan ritual wajib untuk membuat mereka bersemangat. Anda bisa meningkatkan fokus dan energi dengan asupan kafein sebelum beraktivitas. Tapi ingat, hindari kafein di malam hari agar tidak mengganggu tidur Anda.

Ada banyak hal yang menyebabkan mengapa setelah bangun tidur badan terasa lemas. Sebagian orang mengalami hal tersebut hanya sementara saja, namun tidak sedikit yang mengalami hal ini berkepanjangan. Segera lakukan tindakan pencegahan jika Anda terus menerus merasa lelah setelah bangun tidur agar aktivitas tetap berjalan dengan lancar.

 

  1. Anonim. 2021. 10 medical reasons for feeling tired. https://www.nhs.uk/live-well/sleep-and-tiredness/10-medical-reasons-for-feeling-tired/. (Diakses pada 23 Maret 2022).
  2. Anonim. 2022. What You Should Do If You’re Waking Up Tired. https://www.risescience.com/blog/waking-up-tired. (Diakses pada 23 Maret 2022).
  3. Leonard, Jayne. 2020. Causes and treatment options for waking up tired. https://www.medicalnewstoday.com/articles/waking-up-tired. (Diakses pada 23 Maret 2022).
  4. Santos-Longhurst, Adrienne. 2019. Why Do I Keep Waking Up Tired?. https://www.healthline.com/health/waking-up-tired. (Diakses pada 23 Maret 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi