Terbit: 10 September 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Salah cara menyimpan makanan di kulkas akan membuat kesegaran makanan berkurang dan tidak tahan lama! Lantas, bagaimana cara yang benar untuk menyimpan makanan di kulkas? Simak selengkapnya di bawah ini!

Agar Tahan Lama, Inilah Cara Menyimpan Makanan di Kulkas

Pentingnya Mengetahui Cara Menyimpan Makanan di Kulkas

Menjaga makanan tetap segar di dalam kulkas memerlukan langkah yang tepat. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga nutrisi dan mencegah makanan busuk akibat pertumbuhan bakteri dan mikroba berbahaya.

Berikut ini cara menyimpan makanan di kulkas agar tahan lama, di antaranya:

1. Menyimpan Makanan dalam Wadah Tertutup

Menyimpan makanan dalam wadah tertutup bertujuan untuk menghindari paparan bakteri atau organisme lainnya.

Apabila menggunakan toples kaca yang rentah pecah, Anda bisa menyimpan makanan dalam wadah plastik yang dapat ditumpuk atau dalam kantong plastik pembeku.

Sebaiknya gunakan plastik yang aman untuk makanan (food grade) atau plastik BPA free (bebas dari zat kimia bernama bisphenol-A).

2. Meletakkan Makanan sesuai Tempatnya

Tergantung pada jenis makanan, Anda harus menyimpannya di kulkas bagian bawah atau freezer, mengingat suhu di setiap ruangnya berbeda. Cara menyimpan makanan di kulkas berdasarkan jenisnya, meliputi:

  • Letakkan daging merah, daging ayam, dan ikan dalam wadah tertutup di rak paling bawah agar tidak saling bersentuhan atau menetes ke makanan lainnya.
  • Simpan makanan siap saji seperti keju, yoghurt, daging matang, dan sisa makanan di rak tengah dan atas.
  • Pisahkan antara buah dan sayuran, karena keduanya akan mengeluarkan gas berbeda yang menyebabkan makanan lain membusuk. Letakkan di kulkas bagian bawah dan jangan di rak pintu.
  • Stok makanan baru harus selalu diletakkan di belakang stok lama.

Jika ingin memasak, pastikan mengambil makanan berdasarkan tanggal penggunaan untuk mencegah pemborosan makanan.

Jangan menyimpan kaleng terbuka di kulkas karena dapat mengakibatkan kontaminasi bahan kimia, terutama makanan asam seperti buah dan tomat. Jika menyimpan makanan kaleng yang sudah dibuka, pastikan memindahkannya terlebih dahulu ke dalam wadah tertutup.

3. Menjaga Suhu Kulkas Tetap Dingin

Pastikan kulkas dengan suhu yang tepat untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Kulkas bagian bawah (chiller) harus tetap pada suhu 4,4º Celsius atau lebih rendah. Sedangkan kulkas bagian atas (freezer) harus pada pengaturan suhu -17,7º Celsius.

Suhu akan bervariasi di beberapa bagian kulkas tergantung pada seberapa dekat ruang kulkas dengan elemen pendingin. Oleh karena itu, Anda harus meletakkan makanan secara strategis untuk menjaga kesegaran yang maksimum.

Jika kulkas tidak memiliki termometer, Anda bisa membeli termometer kulkas untuk memantau suhu.

4. Pastikan Kulkas Tidak Kelebihan Beban

Memaksimalkan ruang penyimpanan makanan dalam kulkas mungkin terdengar ide yang bagus. Namun, kulkas yang terlalu penuh dengan makanan sebenarnya akan menghambat kompresor untuk mendinginkan makanan. Hal ini karena kulkas membutuhkan ruang untuk bersirkulasi.

Kulkas yang penuh sesak dengan makanan juga akan memungkinkan pintu kulkas tidak tertutup rapat. Jika itu terjadi, kemungkinan akan mengganggu sirkulasi udara di dalam kulkas. Sebagai dampaknya, makanan bisa saja mudah basi, busuk, atau berjamur.

5. Bersihkan Kulkas Seminggu Sekali

Kulkas harus dalam keadaan bersih, terutama dari makanan sisa yang memungkinakan pertumbuhan bakteri atau jamur. Untuk itu, bersihkan bagian kulkas sekali dalam seminggu, baik bagian dalam maupun luar. Bersihkan juga wadah makanan yang berjamur.

Jika ada makanan yang berjamur, segera buang agar tidak mengontaminasi makanan lain yang masih bagus di dalam kulkas.

Jangan sampai terlewat, periksa juga barang-barang atau wadah yang mungkin terkena makanan berjamur karena jamur menyebar dengan cepat pada buah dan sayuran.

Makanan yang Tidak Perlu Disimpan di Kulkas

Tidak semua makanan atau bahan makanan dapat Anda simpan dalam kulkas. Ada makanan tertentu yang tidak memerlukan kulkas karena paling baik disimpan dalam suhu ruangan.

Contoh makanan yang tidak perlu masuk kulkas adalah tepung dan tomat. Meletakan tomat di kulkas akan membuat menjadi lembek, oleh karena itu simpanlah dalam suhu ruangan.

Bawang, labu, dan kentang juga paling baik disimpan dalam suhu ruangan, jadi simpanlah di lemari gelap atau tempat lain di luar lemari es.

 

  1. Anonim. Keeping food safe in your fridge. https://www.safefood.net/food-storage/refrigeration. (Diakses pada 9 September 2022)
  2. Gordon, Barbara. 2018. Refrigerate – The Basics. https://www.eatright.org/homefoodsafety/four-steps/refrigerate/refrigerate—the-basics. (Diakses pada 9 September 2022)
  3. Janowiak, Maria dan Adam F. Tanpa Tahun. How to Organize Your Fridge So Food Keeps Longer — and Your Energy Bill Works Harder. https://greatist.com/eat/ultimate-way-organize-your-fridge. (Diakses pada 9 September 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi