Terbit: 3 May 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Selain baik untuk kondisi mental, manfaat bermain alat musik ternyata juga memiliki banyak efek positif pada kondisi fisik. Manfaatnya dapat dirasakan pada usia berapapun dan efek positif yang sama juga bisa didapatkan tanpa memandang instrumen apa yang digunakan.

10 Manfaat Bermain Alat Musik, Baik untuk Kondisi Fisik hingga Mental

Manfaat Bermain Alat Musik bagi Kesehatan

Perlu Anda ketahui, apapun alat musik yang Anda mainkan, hal itu pasti akan merangsang otot, telinga, otak, dan organ-organ penting lainnya dari tubuh. Karena banyak dari anggota tubuh yang mendapatkan rangsangan dari alat musik, dampaknya bermanfaat bagi kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut adalah manfaat alat musik bagi kesehatan yang bisa didapatkan, di antaranya:

1. Membantu Melawan Alzheimer dan Demensia

Manfaat bermain alat musik yang pertama adalah kemampuannya mencegah Alzheimer dan demensia. Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang banyak menghabiskan waktu untuk bermain alat musik saat masih muda, memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi yang lebih baik.

Manfaat alat musik ini ternyata memiliki kaitan dengan mereka yang menderita Alzheimer atau demensia dini. Banyak panti jompo menggunakan musik sebagai terapi. Cara ini mungkin berasal dari bagaimana otak menyimpan informasi, dan kemampuan unik musik untuk mengakses kenangan yang sebelumnya tidak tersentuh.

2. Meningkatkan Konsentrasi

Manfaat berikutnya yaitu bisa meningkatkan konsentrasi Anda. Saat Anda mencoba untuk mempelajari suatu alat musik yang baru, hal itu pasti membutuhkan banyak waktu, ini berarti bermain alat musik baru bukanlah proses yang mudah.

Dengan meluangkan waktu dan mendedikasikan diri untuk menguasai instrumen tertentu, secara tidak langsung Anda meningkatkan kemampuan konsentrasi.

Baca Juga: Cara Melatih Konsentrasi yang Mudah Dilakukan

3. Meningkatkan Refleks

Seiring bertambahnya usia, gerak refleks tubuh setiap orang pasti akan melambat. Namun, sebuah penelitian mengungkapkan mereka yang memiliki latar belakang musik memiliki reaksi yang lebih cepat terhadap suara dan getaran dibanding mereka yang tidak memiliki latar belakang musik.

Selain itu, sebuah studi lain mengungkapkan bahwa orang lanjut usia yang bermain alat musik memiliki tingkat keseimbangan tubuh yang lebih baik daripada mereka yang tidak memainkan alat musik sama sekali.

4. Tubuh Lebih Bugar

Sebuah studi menunjukkan bahwa penabuh drum memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik dibanding pesepak bola. Manfaat bermain drum selama satu jam dapat membakar 400 sampai 600 kalori dengan detak jantung memuncak sekitar 190 detak per menit.

5. Menghilangkan Stres

Manfaat bermain alat musik yang satu ini sudah banyak dirasakan oleh banyak orang. Sebuah studi menunjukkan bahwa hanya dengan memainkan alat musik (tidak harus sesuatu yang agresif seperti drum), dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi stres dan pada gilirannya dapat membantu menurunkan kecemasan dan depresi.

6. Memperbaiki Postur Tubuh

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki postur tubuh salah satunya adalah yoga dan berenang. Namun, banyak orang yang tidak menyangka bahwa khasiat bermain alat musik ternyata juga berguna untuk memperbaiki postur tubuh yang bermasalah.

Kaitan antara postur tubuh dan manfaat alat musik bisa didapatkan karena bermain alat musik menghindarkan Anda dari kebiasaan membungkuk. Duduk untuk bermain piano merupakan cara terbaik untuk memperbaiki postur tubuh. Duduk di bangku memaksa tubuh untuk duduk tegak. Pertahankanlah siku di atas pinggul supaya duduk tegak dan membuat tubuh rileks.

7. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Selain bermanfaat untuk kondisi fisik, manfaat bermain alat musik membantu Anda merasa nyaman dengan ekspresi diri. Jika Anda bermain alat musik di depan umum, manfaat alat musik berguna untuk meningkatkan rasa percaya diri.

8. Meningkatkan Kemampuan Mengolah Informasi

Manfaat lainnya adalah membantu Anda dalam meningkatkan kemampuan untuk memproses dan menyimpan informasi, mengendalikan perilaku, membuat keputusan, serta menyelesaikan masalah.

Saat Anda bermain alat musik, disaat yang bersamaan Anda akan memproses banyak hal lain secara bersamaan. Memainkan alat musik memaksa Anda untuk menggunakan beberapa indra secara bersamaan, di mana hal ini bisa mengasah keterampilan multisensorik Anda.

9. Meningkatkan Disiplin dan Keterampilan Manajemen Waktu

Belajar memainkan alat musik bukanlah keterampilan yang bisa Anda kuasai dalam semalam. Mempelajari musik membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sebentar dan tidak mudah.

Manfaat bermain alat musik ini membantu seorang anak untuk memahami bahwa, jika mereka ingin menjadi ahli dalam sesuatu, mereka harus meluangkan waktu dan mengatur waktu mereka secara efektif.

10. Meningkatkan Aliran Darah ke Otak

Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat bermain alat musik bisa meningkatkan aliran darah di otak kiri. Efek lanjutan yang bisa dirasakan adalah sangat membantu ketika Anda membutuhkan energi tambahan. Manfaat alat musik jauh lebih lama dari minuman berenergi dan selai.

 

  1. Anonim. 2011. Music and health. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/music-and-health. (Diakses pada 3 September 2019).
  2. Anonim. 2018. 10 reasons you should take up a musical instrument. https://www.classicfm.com/discover-music/reasons-to-play-a-musical-instrument/. (Diakses pada 3 September 2019).
  3. Anonim. Playing a Musical Instrument Can Have Immediate Brain Benefits. https://www.cambridgebrainsciences.com/more/articles/playing-a-musical-instrument-can-have-immediate-brain-benefits. (Diakses pada 3 September 2019).
  4. Cicetti, Fred. 2013. Is Playing a Musical Instrument Good for Your Health?. https://www.livescience.com/40597-playing-musical-instrument-good-health.html. (Diakses pada 3 September 2019).
  5. Reina, Vincent. 2018. 5 Ways Playing A Musical Instrument Can Benefit Your Health. https://www.musictoyourhome.com/blog/5-ways-playing-a-musical-instrument-can-benefit-your-health/. (Diakses pada 3 September 2019).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi