Terbit: 10 Februari 2022 | Diperbarui: 11 Februari 2022
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Flu adalah salah satu penyakit yang umum dialami oleh semua orang. Selain hampir semua orang pernah mengalaminya, penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini juga sering disalahartikan. Simak penjelasan mengenai mitos dan fakta tentang flu, selengkapnya di bawah ini.

Mitos dan Fakta Tentang Flu yang Penting untuk Anda Tahu

Membedah Fakta dan Mitos Seputar Flu

Saat Anda terkena flu, biasanya terdapat saran yang diberikan oleh teman atau keluarga tentang bagaimana mengatasi penyakit ini. Meski informasi yang diberikan mungkin benar karena berdasarkan pengalamannya, ada juga informasi yang kurang tepat, misalnya suhu dingin dapat menyebabkan seseorang terkena flu.

Berikut berbagai mitos dan fakta tentang flu yang penting untuk Anda tahu, di antaranya:

1. Mitos: Orang Sehat Tidak Perlu Mendapatkan Vaksin Flu

Selain penting bagi Anda yang memiliki penyakit kronis, vaksin influenza juga penting bagi orang yang sehat. Pedoman dari Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan vaksin flu perlu didapatkan setiap tahunnya. Selain anak yang berusia di atas 6 bulan, ibu hamil juga penting untuk mendapatkan vaksin ini.

Fakta flu lainnya yang penting untuk Anda tahu adalah virus influenza bisa mengalami mutasi. Oleh karena itu, mendapatkan vaksinasi setiap tahun penting untuk memastikan Anda memiliki sistem kekebalan yang baik.

2. Mitos: Bisa Tertular Flu karena Cuaca Dingin, Rambut Basah, atau Terpapar Angin

Mitos flu yang beredar mengatakan, Anda dapat tertular flu karena keluar rumah dalam cuaca dingin tanpa mantel, rambut basah, atau duduk di dekat jendela yang berangin.

Faktanya, satu-satunya tertular flu adalah dengan terpapar virus influenza. Meski begitu, musim flu bertepatan dengan cuaca dingin. Jadi, banyak orang sering mengaitkan flu dengan lingkungan yang dingin dan berangin.

Perlu diketahui juga, virus influenza bertahan lebih baik di lingkungan yang lebih dingin. Terlebih lagi, selama cuaca dingin, banyak orang cenderung berkumpul di satu ruangan dengan jendela tertutup dan sirkulasi udara lebih sedikit, hal inilah yang menyebabkan risiko penyebaran flu lebih tinggi.

Selain itu, suhu yang dingin dapat memengaruhi respons kekebalan secara negatif, sehingga membuat tubuh lebih rentan terhadap flu.

3. Mitos: Sup Ayam Mampu Menyembuhkan Flu

Makanan hangat berkuah dapat membantu menenangkan sakit tenggorokan dan membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat flu. Namun, sup ayam tidak memiliki kemampuan untuk mengobati flu.

Baca Juga: Telinga Berdengung Akibat Flu, Ini Cara Mengatasinya

4. Mitos: Anda Bisa Terkena Flu karena Mendapatkan Vaksin Influenza

Suntikan flu dibuat dari virus yang tidak aktif sehingga tidak dapat menularkan infeksi. Meski begitu, Anda juga tetap bisa terkena flu setelah menerima vaksin.

Dibutuhkan waktu satu sampai dua minggu agar kekebalan terbentuk. Akan tetapi, banyak orang berasumsi bahwa sakit flu terjadi setelah mendapatkan suntikan vaksin.

Terdapat sejumlah langkah yang dapat Anda ambil untuk melindungi diri selama musim flu selain vaksinasi. Hindari kontak dengan orang yang terkena flu, sering cuci tangan, dan pertimbangkan untuk mengonsumsi obat flu sebelum divaksinasi.

5. Mitos: Flu Hanyalah Pilek yang Memburuk

Flu dan pilek adalah dua penyakit yang berbeda namun sama-sama menimbulkan gejala seperti sakit tenggorokan, bersin, hidung berair, batuk, dan hidung tersumbat. Selain disebabkan oleh virus yang berbeda, penyakit ini juga memiliki tingkat keparahan yang berbeda.

Faktanya, pilek jarang menyebabkan komplikasi berbahaya, sedangkan kasus flu yang parah dapat menyebar ke paru-paru dan menyebabkan infeksi serius.

6. Mitos: Antibiotik Dapat Membantu Mengobati Flu

Flu adalah infeksi virus sedangkan antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Guna mengatasi flu, Anda bisa mengonsumsi obat flu yang dijual bebas di apotek atau obat antivirus seperti Tamiflu.

Nah, itulah berbagai mitos dan fakta flu yang penting untuk Anda tahu. Walaupun hanya flu biasa, harus tetap ditangani dan dicega agar tidak menular ke orang lain.

 

  1. Anonim. 2020. 10 Flu Myths. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/10-flu-myths. (Diakses pada 10 Februari 2022).
  2. Sadick, Barbara. 2020. 7 Flu Myths Debunked. https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-2020/debunking-flu-myths.html. (Diakses pada 10 Februari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi