Terbit: 17 Februari 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Vaksin saat haid diisukan menimbulkan perubahan haid atau pendarahan vagina. Namun, isu efek samping vaksin COVID-29 pada menstruasi belum ada bukti secara ilmiah. Lantas, apakah vaksin bisa dilakukan ketika menstruasi? Yuk, simak penjelasannya dalam pembahasan di bawah ini!

Bolehkah Vaksin COVID-19 saat Haid? Ini Penjelasan Para Ahli

Apakah Boleh Vaksin saat Haid?

Vaksinasi COVID-19 sejatinya memberikan perlindungan terhadap risiko yang serius dari infeksi SARS-CoV-2, tetapi tidak sedikit wanita yang khawatir bahwa vaksin telah menyebabkan perubahan pada menstruasi mereka.

Kekhawatiran ini bermula dari postingan di media sosial yang mengatakan bahwa wanita tidak boleh mendapatkan vaksin COVID-19 lima hari sebelum dan sesudah menstruasi. Hal ini karena kekebalan tubuh sangat kurang selama menstruasi.

Ada pula lebih dari 36.000 laporan tentang perubahan menstruasi atau pendarahan vagina yang tidak terduga setelah vaksinasi COVID-19. Data ini dibuat untuk skema pengawasan yang dijalankan oleh Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA).

Namun, saat ini tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung kasus tersebut atau menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.

Meskipun adanya laporan tersebut, wanita yang sedang menstruasi tetap bisa mendapatkan vaksin COVID-19. Faktanya, para ahli mengatakan bahwa infeksi COVID-19 menimbulkan risiko lebih besar dari masalah menstruasi jangka panjang daripada vaksin.

Dr Soumya Swaminathan dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menjelaskan, bahwa tidak ada yang secara ilmiah benar-benar melarang wanita untuk mendapatkan vaksin saat haid.

Selain fakta bahwa, Dr Soumya menambahkan, wanita mungkin merasa sedikit lelah (gejala selama menstruasi), tetapi jika memiliki janji vaksin dan kebetulan mengalami menstruasi, sama sekali tidak ada masalah untuk melanjutkan dan mendapatkan vaksin.

Javeed Siddiqui, seorang spesialis penyakit menular di TeleMed2U di California, juga mengatakan bahwa menstruasi bukanlah alasan untuk menghindari atau menunda vaksin.

Senada dengan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin COVID saat haid tetap bisa dilakukan. Namun, apabila memiliki keluhan lain maka vaksin dapat ditunda. Meski begitu, pada prinsipnya wanita menstruasi tetap bisa divaksin.

Baca Juga: Mengenal 12 Jenis Vaksin COVID-19 dan Efikasinya

Penelitian Terkait Vaksin COVID-19 dan Menstruasi

Meskipun berbagai laporan menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 dapat mengubah siklus menstruasi, ada ini adalah salah satu penelitian pertama yang terkait laporan tersebut secara lebih ilmiah.

Penelitian di Alison Edelman di Oregon Health and Science University di Portland, AS, menganalisis data ribuan wanita yang secara teratur mencatat secara rinci tentang siklus menstruasi menggunakan aplikasi. Dari sebanyak 3.959 wanita yang ikut serta dalam penelitian, 2.403 divaksinasi dan 1.556 tidak divaksinasi. Sebagian besar mendapatkan vaksin Pfizer atau Moderna.

Guna mengetahui bagaimana vaksin memengaruhi menstruasi, para peneliti menganalisis data dari tiga siklus berturut-turut sebelum pemberian vaksin, dan dari tiga setelahnya, termasuk siklus di mana vaksin dilakukan. Untuk yang tidak divaksinasi, data dikumpulkan selama enam siklus berturut-turut.

Wanita yang mendapat satu dosis vaksin COVID-19 selama satu siklus menstruasi mengalami sedikit peningkatan panjang siklus (yang berarti waktu lebih lama antara perdarahan), rata-rata lebih dari setengah hari, dibandingkan wanita yang tidak divaksin.

Meskipun secara statistik signifikan, variabilitas alami dalam siklus wanita yang tidak divaksin berarti bahwa sebagian besar dari mereka mengalami perubahan serupa dari bulan ke bulan.

Tidak ada perbedaan dalam proporsi individu yang mengalami perubahan signifikan secara klinis dalam panjang siklus selama delapan hari atau lebih.

Baca Juga: Siklus Menstruasi: Gejala, Fase, Haid Normal dan Tidak, Penyebab, dll

Saran untuk Wanita dengan Perubahan Menstruasi setelah Vaksin COVID-19

Norwegian Institute of Public Health (NIPH) memberikan beberapa saran untuk wanita yang mengalami perubahan menstruasi setelah mendapatkan vaksin virus corona, berikut di antaranya:

  1. Wanita yang mengalami perubahan menstruasi terus-menerus harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengesampingkan penyakit lain yang mungkin memerlukan perawatan.
  2. Ketika terjadi perubahan menstruasi sementara dalam siklus yang teratur, dosis vaksin berikutnya tetap bisa diberikan sesuai jadwal.
  3. Apabila perdarahan berat dan persisten setelah vaksin dosis pertama, dianjurkan untuk menunda vaksinasi kedua sampai penyebabnya diketahui atau gejalanya telah hilang.
  4. Jika perubahan menstruasi setelah vaksinasi yang memerlukan pengobatan, dosis vaksin kedua harus dipertimbangkan secara individual, dengan berkonsultasi ke dokter.
  5. Dalam kasus ketika wanita mengalami perubahan menstruasi dengan penyebab lain selain vaksin COVID-19, mereka tetap dapat diberikan vaksin untuk melawan COVID-19.

Itu dia sekilas penjelasan tentang kaitan antara vaksin COVID-19 dan menstruasi yang menimbulkan keraguan untuk mendapatkan vaksin dan memicu munculnya pertanyaan, “bolehkah vaksin covid saat haid?”

Faktanya, vaksin tetap bisa didapatkan meskipun sedang menstruasi. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 2021. Menstrual changes following COVID-19 vaccination. https://www.fhi.no/en/news/2022/menstrual-changes-following-covid-19-vaccination/ (Diakses pada 17 Februari 2022)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. [HOAKS] Vaksinasi saat Menstruasi Bisa Turunkan Imun. https://www.kominfo.go.id/content/detail/34153/hoaks-vaksinasi-saat-menstruasi-bisa-turunkan-imun/0/laporan_isu_hoaks (Diakses pada 17 Februari 2022)
  3. Anonim. 2021. Episode #41 – Vaccines, pregnancy, menstruation, lactation and fertility. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/media-resources/science-in-5/episode-41—vaccines-pregnancy-menstruation-lactation-and-fertility?gclid=Cj0KCQiA3rKQBhCNARIsACUEW_b2XMSdsq1nMo_R1jlGZgbkLuvNt8XQKlyN9PMJjNLc706xBKNOlS8aAks-EALw_wcB (Diakses pada 17 Februari 2022)
  4. Chauhan, Chanchal. 2021. Can women take Covid-19 vaccine during menstruation? Govt clarifies after social media rumours. https://www.indiatoday.in/india/story/can-women-take-covid19-vaccine-during-menstruation-govt-clarifies-social-media-rumours-1794725-2021-04-25 (Diakses pada 17 Februari 2022)
  5. Geddes, Linda . 2022. How COVID-19 vaccines affect the menstrual cycle. https://www.gavi.org/vaccineswork/how-covid-19-vaccines-affect-menstrual-cycle (Diakses pada 17 Februari 2022)
  6. Solis-Moreira, Jocelyn. 2021. Can You Get the COVID-19 Vaccine on Your Period?. https://www.verywellhealth.com/menstrual-periods-covid-19-vaccine-5120993 (Diakses pada 17 Februari 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi