Terbit: 19 November 2021 | Diperbarui: 29 March 2022
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Penggunaan produk perawatan kulit sembarangan pada kulit sensitif akan memicu reaksi gatal, ruam, hingga kulit mengelupas. Agar kondisi kulit tetap sehat dan baik, pahami kandungan yang harus dihindari untuk kulit sensitif berikut ini!

Kulit Sensitif? Ini Kandungan Skincare yang Wajib Dihindari!

Bahan Kimia yang Harus Dihindari Kulit Sensitif

Tanda-tanda kulit mengalami reaksi buruk dari suatu produk skincare dan kosmetik adalah kulit gatal, kering, ruam, pecah-pecah, mengelupas, hingga timbulnya sensasi kulit terbakar. Kondisi tersebut mungkin terjadi saat Anda menggunakan produk yang tidak cocok atau mungkin bersifat iritan dan bahaya bagi kulit sensitif Anda.

Maka dari itu, orang dengan kulit sensitif harus hari-hati memilih produk perawatan kulit atau kosmetik agar kulit tidak iritasi. Ini beberapa kandungan yang harus dihindari untuk kulit sensitif:

1. Alkohol

Kandungan alkohol pada produk skincare atau kosmetik akan membuat kulit sensitif menjadi semakin kering. Ini akan secara otomatis menguras kelembapan alami kulit.

Alkohol berbahaya biasanya ada di produk astringent (menghilangkan sisa kotoran di kulit wajah). Teliti untuk memilih produk dengan label Alcohol Free atau jenis alkohol denat—alkohol yang aman untuk wajah.

2. Parfum

Parfum atau wewangian dianggap sebagai salah satu bahan paling iritan dalam sejumlah produk kosmetik dan skincare. Baik wewangian dari bahan alami atau sintetis memang memberi efek harum, namun cenderung memicu iritasi atau atau alergi pada kulit sensitif.

Seringkali, produk-produk tidak mencantumkan bahan kimia fragrance atau bahan pewangi alternatif ke dalam ingredients produk. Ini bisa menjebak konsumen yang memiliki kulit sensitif.

Jadi, teliti memilih produk kulit tanpa pewangi. Pilih produk dengan label ‘Allergen-free fragrance’ yang artinya produk itu tidak mengandung 26 zat alergen yang biasanya ada di produk skincare, body care, atau kosmetik.

3. Sulfat

Sulfate adalah bahan kimia yang harus dihindari kulit sensitif. Kandungan ini yang membuat sabun cuci muka Anda berbusa—biasanya juga mengandung sulfur dan garam mineral.

Jenis sulfat termasuk ammonium lauryl sulfate dan sodium lauryl sulfate yang dapat membuat kulit sensitif menjadi gatal, tidak lembap, kering kronis, dan iritasi yang lebih buruk lagi.

Jadi, penderita kulit sensitif disarankan memilih produk dengan label ‘Bebas Sulfat/Sulfate Free‘ atau ‘Bebas Sabun/Soap Free‘.

4. Asam Alfa Hidroksi (AHA)

Alpha-hydroxy acids (AHAs) umumnya terkandung di produk anti-penuaan, toner, dan serum, dan jenis skincare lainnya. Manfaat AHA untuk menyamarkan noda hitam, tanda penuaan dini, mencegah jerawat, dan memberi kolagen pada kulit.

Ini adalah bahan aktif yang bagus, namun tidak untuk kulit sensitif. Kandungan AHA dapat membuat kulit jadi lebih sensitif pada sinar UV. Sementara itu, penderita kulit sensitif dan berjerawat lebih baik pakai beta-hydroxy acid (BHA) karena lebih ramah ke kulit.

Baca Juga: AHA BHA PHA: Perbedaan, Fungsi, Jenis, Cara Pakai, dll

5. Serum Vitamin A dan C

Vitamin A dan vitamin C adalah bahan aktif yang paling efektif untuk perawatan kulit. Kandungan tersebut berperan sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas dan berbagai tanda-tanda penuaan serta masalah pada kulit.

Namun, ini bisa membingungkan bagi penderita kulit sensitif. Pasalnya, serum vitamin A dan vitamin C menimbulkan efek langsung seperti sensitivitas, alergi, dan iritasi kulit.

Boleh saja tetap menggunakan serum vitamin A atau C, namun sebaiknya konsultasi dulu ke ahli kulit. Anda bisa mencoba bentuk vitamin A yang lebih lembut dalam skincare. Juga turunan vitamin C yang lebih lembut—ascorbyl tetraisopalmitate.

6. Benzoil Peroksida

Benzoyl peroxide adalah kandungan yang harus dihindari untuk kulit sensitif dan berjerawat karena konsentrasinya cukup keras pada skin barrier. Benzoil peroksida biasanya terkandung pada skincare anti-jerawat yang bekerja untuk mengeringkan jerawat.

Efek sampingnya, lapisan kulit bisa jadi kering seluruhnya. Pada penderita kulit sensitif dan berjerawat, bisa gunakan bahan aktif yang lebih lembut seperti marine active laminaria saccharina atau ekstrak edelweiss botani dalam konsentrasi rendah.

Baca Juga: 9 Tips Memilih Skincare yang Cocok untuk Kulit Sensitif

7. Asam Glikolat

Asam glikolat (glycolic acid) biasa ditemukan dalam toner, pembersih, masker, krim, dan eksfoliasi kulit. Bahan aktif ini sebenarnya sangat efektif dan cocok untuk semua jenis kulit, kecuali mereka dengan indikasi kulit sangat sensitif dan rosacea.

Kandungan asam glikolat bisa memicu gejala kulit sensitif. Bila ingin menggunakannya, bisa diimbangi dengan minyak esensial sesuai dengan saran ahli kulit.

8. Scrub yang Keras

Eksfoliasi kulit berfungsi untuk mengelupas sel-sel kulit mati terluar dan mendukung regenerasi jaringan kulit yang sehat. Namun pada kulit sensitif, harus hati-hati memilih produk scrub/eksfoliasi yang tepat.

Bila terlalu keras, akan memicu kulit jadi pecah-pecah, jerawat, sangat kering, dan benar-benar ‘terkelupas’. Sebaiknya gunakan bahan scrub yang lebih lembut seperti yang mengandung ekstrak buah alami.

9. Propilen Glikol

Propylene glycol adalah bahan kimia yang harus dihindari kulit sensitif karena memicu iritasi dan alergi. Pada kulit sensitif, kandungan ini berisiko menghambat regenerasi sel kulit sehat, merusak membran sel, memicu ruam, dan gejala dermatitis kontak lainnya.

Baca Juga: 16 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari, Berbahaya!

10. Kernel Aprikot

Aprikot terdengar seperti bahan alami yang bagus untuk kulit, namun tidak untuk kulit sensitif. Kernel aprikot biasa ditemukan dalam facial scrub, masker, atau produk eksfoliasi—dinilai terlalu keras untuk kulit sensitif. Produk eksfoliasi dari campuran gula, sea salt, dan micro-beads juga dinilai terlalu mengiritasi kulit sensitif.

Nah, itulah beberapa bahan kimia yang harus dihindari kulit sensitif. Selebihnya, gunakan produk skincare yang diciptakan khusus untuk kulit sensitif, formula lembut, dan terbukti aman dipakai secara rutin oleh penderita kulit sensitif.

Contoh kandungan yang aman untuk kulit sensitif atau kering adalah rangkaian produk dari QV Hydrating Skincare 

  1. Cherney, Kristeen. 2019. Everything You Need to Know About Using Alpha Hydroxy Acids (AHAs). https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/alpha-hydroxy-acid. (Diakses pada 19 November 2021).
  2. Brucculieri, Julia. 2018. What Does Glycolic Acid Do For Your Skin? Dermatologists Explain. https://www.huffpost.com/entry/what-is-glycolic-acid_n_5b68706ae4b0de86f4a3cf8e. (Diakses pada 19 November 2021).
  3. Galassi, Madeline. 2021. 6 Skincare Ingredients to Avoid If You Have Sensitive Skin. https://theeverygirl.com/skincare-ingredients-to-avoid-if-you-have-sensitive-skin/. (Diakses pada 19 November 2021).
  4. Lebsack, Lexy. 2021. 7 Skincare Ingredients to Avoid if You Have Sensitive Skin. https://www.byrdie.com/skincare-ingredients-to-avoid-for-sensitive-skin-4799891. (Diakses pada 19 November 2021).
  5. McLin, Andrea, MPAS, PA-C. 2018. Sensitive Skin? Avoid These 8 Common Irritants in Products You Use Daily. https://www.epiphanydermatology.com/medical-dermatology/sensitive-skin/. (Diakses pada 19 November 2021).
  6. Williams, Gary. 2021. 6 ingredients to avoid if you have sensitive skin. https://www.skinvirtue.com/articles/6-ingredients-to-avoid-if-you-have-sensitive-skin. (Diakses pada 19 November 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi