Terbit: 19 October 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Menyadari berat badan anak susah naik, orang tua tentu saja khawatir. Kondisi ini ternyata dapat dipicu oleh berbagai faktor. Simak penjelasan lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasinya melalui ulasan berikut ini.

Mengapa Berat Badan Anak Susah Naik? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Penyebab Berat Badan Anak Susah Naik

Berat badan anak merupakan salah satu tolok ukur kesehatan si Kecil. Jika hal ini terganggu, penting bagi orang tua untuk mewaspadai adanya masalah kesehatan tertentu.

Pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan, makanan utamanya adalah ASI. Jika Anda sudah memberikan ASI dengan baik, tetapi berat badan anak susah naik, kemungkinan ia mengalami masalah saat makan atau bisa dikarenakan kualitas dari ASI yang kurang baik. 

Sementara itu, pada anak yang lebih besar, penyebabnya bisa karena asupan makanan yang dikonsumsi. Lantas, apa saja kondisi yang membuat berat badan susah naik? Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Masalah Pelekatan saat Menyusui

Permasalahan ini sering kali tidak disadari oleh ibu menyusui. Padahal, jika anak memiliki refleks menyedot yang lemah saat menyusu, ASI tidak akan diisap secara optimal oleh bayi.

Kondisi ini akan menyebabkan berat badan anak susah naik karena kurangnya nutrisi yang diperoleh dari ASI.

2. Menyusui Kurang Optimal

Anak susah naik berat badan? Perhatikan kembali cara ia menyusu. Jika aktivitas ini kurang optimal, tumbuh kembang si Kecil menjadi taruhannya.

Perhatikan kembali apakah bayi menyusu dengan benar. Pasalnya, bayi yang menyusu dalam kondisi kelelahan atau mengantuk dapat tertidur ketika proses menyusu belum selesai.

Akibatnya, anak tidak mendapat kandungan hindmilk dalam ASI yang membantu menambah berat badannya.

Baca Juga10 Makanan yang Bantu Tingkatkan Berat Badan Anak

3. Gangguan pada Mulut

Penyebab lain yang menghambat berat badan anak adalah gangguan pada mulut. Adanya gangguan, seperti bibir pecah-pecah pada bayi atau langit-langit mulut akan mengganggu proses menyusui.

Anda bisa mengamati gangguan ini dan berkonsultasi pada dokter anak.

4. Kurang Asupan Kalori

Pada anak-anak yang berusia lebih besar, penyebab berat badan susah naik bisa karena kurangnya asupan kalori.

Mengutip Cleveland Clinic, sebanyak 90 persen kasus tumbuh kembang anak yang terhambat disebabkan oleh kurangnya asupan kalori.

Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai alasan, misalnya anak sulit untuk makan atau orang tua tidak mengetahui jumlah kebutuhan kalori harian anak.

5. Muntah

Pada beberapa kondisi, asupan susu formula dan makanan tidak terserap dengan baik oleh tubuh si Kecil. Hal ini bisa terjadi karena muntah yang berlebihan.

Penyebab muntah-muntah pada anak cukup beragam, misalnya refluks asam atau beberapa masalah neurologis.

Kondisi ini dapat menyebabkan berat badan si Kecil tidak bertambah, meskipun Anda sudah memastikan jumlah asupan kalori hariannya.

6. Kondisi Kesehatan Tertentu

Beberapa kondisi kesehatan yang kemungkinan besar akan menyebabkan berat badan anak susah naik, di antaranya:

  • Masalah pankreas: Kondisi ini membuat tubuh anak tidak dapat mencerna makanan dengan baik, misalnya pada kasus cystic fibrosis.
  • Masalah sistem pencernaan: Beberapa gangguan yang melibatkan pencernaan bisa menyebabkan berat badan anak sulit bertambah, misalnya gastroesophageal reflux disease (GERD), diare kronis, dll.
  • Gangguan gastrointestinal: Gangguan ini akan memengaruhi lapisan usus sehingga kenaikan berat badan anak akan terhambat, misalnya penyakit celiac dan penyakit Crohn.
  • Masalah tiroid dan metabolisme: Jika kelenjar tiroid terlalu aktif, tubuh anak akan membakar terlalu banyak kalori.
  • Masalah jantung: Anak dengan kelainan jantung kemungkinan tidak makan dengan baik. Pasalnya, jantung akan dipaksa bekerja keras untuk bernapas.
  • Masalah ginjal: Pada kasus yang jarang, gagal ginjal atau gangguan ginjal ikut memengaruhi pertambahan berat badan dan tinggi badan anak.

7. Riwayat Keluarga

Masalah berat badan anak sulit naik bisa terjadi karena riwayat keluarga. Selain itu, beberapa anak mungkin memiliki kelainan genetik yang berpengaruh terhadap berat badannya.

Jika si Kecil mengalami kondisi ini, sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis.

Baca Juga11 Penyebab Anak Tidak Mau Makan yang Orang Tua Harus Waspadai

Cara Mengatasi Berat Badan Anak Susah Naik

Penanganan anak yang susak naik berat badan bergantung pada penyebabnya.

Selain memastikan pelekatan menyusui baik dan jumah kalori terpenuhi, Anda juga sebaiknya memeriksakan kondisi si Kecil ke dokter. Apalagi jika mencurigai penyebabnya adalah kondisi kesehatan tertentu.

Meskipun penanganan anak bisa dilakukan sendiri di rumah, pemeriksaan ke dokter secara teratur juga akan sangat membantu.

Dokter kemungkinan akan merekomendasikan jenis makanan atau susu yang mengandung kalori tinggi.

Selain itu, dokter juga kemungkinan besar akan merekomendasikan beberapa penanganan, seperti:

  • Mengatur jarak antara waktu makan sehingga anak lebih bersemangat ketika waktu makan tiba.
  • Hindari makanan yang mengandung kalori kosong seperti permen.
  • Memberikan makanan yang bertekstur jika penyebabnya berupa masalah sensorik.

Jika berat badan anak susah naik cukup mengkhawatirkan, tak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter spesialis untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 2020. 10 Possible Reasons Why Your Child Isn’t Growing. https://health.clevelandclinic.org/10-possible-reasons-why-your-child-is-not-growing/. (Diakses pada 18 Oktober 2022).
  2. Anonim. 2020. Underweight Children Aged 2 to 5. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/childrens-weight/underweight-children-2-5-advice-for-parents/. (Diakses pada 18 Oktober 2022).
  3. Anonim. 2020. Underweight Children Aged 6 to 12. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/childrens-weight/underweight-children-6-12-advice-for-parents/. (Diakses pada 18 Oktober 2022).
  4. Miles, Karen. Failure to Gain Weight in Children. https://www.babycenter.com/health/illness-and-infection/failure-to-gain-weight-in-children_11429. (Diakses pada 18 Oktober 2022).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi