Terbit: 23 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anda mungkin bertanya-tanya mengapa di beberapa rumah sakit Anda diharuskan mencukur bulu kemaluan saat akan melakukan persalinan. Benarkah mencukur bulu kemaluan di hari persalinan lebih baik daripada tidak dicukur?

Perlukah Mencukur Bulu Kemaluan Sebelum Melahirkan?

Photo Credit: elitedaily.com

Dikutip dari Baby Center, Dr Cate Bell yang berprofesi sebagai bidan dan praktisi hipnobirthing di Sussex menyebutkan bahwa Anda tidak perlu mencukur bulu kemaluan sebelum melahirkan. Hal ini justru meningkatkan risiko infeksi, terlebih bagi Anda yang akan melahirkan dengan operasi caesar.

Dayna Freedman, seorang dokter kandungan di Toronto mengungkapkan bahwa mencukur bulu kemaluan sebelum operasi tidak menurunkan risiko infeksi. Dayna menambahkan bahwa mencukur bulu kemaluan sebelum operasi justru meningkatkan infeksi.

Hasil penelitian senada dalam WHO Surgical Site Infection Prevention Guidelines mengungkapkan mencukur bulu kemaluan sebelum prosedur operasi seperti melahirkan dapat meningkatkan risiko infeksi jika menggunakan alat yang tidak steril.

Sebenarnya tidak ada manfaat medis dari mencukur bulu kemaluan sebelum operasi. Namun, jika Anda terbiasa melakukannya, maka beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan:

1. Pilih pisau cukur elektrik
Mencukur bulu kemaluan dengan pisau cukur elektrik memungkinkan Anda untuk mengatur gerakan dan jangkauan pisau cukur, sehingga mengurangi risiko terluka. Pilih mata pisau cukur sekali pakai agar terhindar dari bakteri. Biasakan untuk tidak meminjam pisau cukur orang lain.

2. Oleskan krim cukur
Pilih krim cukur yang memiliki kadar kelembapan tinggi dan bebas alkohol untuk mencegah kulit sekitar vagina mengering. Selain membantu menjaga kekenyalan kulit di area intim, krim cukur juga membuat Anda terhindar dari rasa sakit saat mencukur.

3. Memangkas bulu kemaluan
Sebelum mencukur, sebaiknya Anda memangkas dulu bulu kemaluan sehingga proses mencukur jadi lebih mudah. Setelah agak tipis, mulailah mencukur bulu kemaluan dimulai dari akarnya secara satu arah, dari atas ke bawah. Setelah rapi, bersihkan area intim dan jaga agar tetap kering. Jangan gunakan krim atau minyak apa pun pada area yang baru saja dicukur karena hal tersebut dapat menyumbat akar bulu.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi