Terbit: 8 August 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Kehamilan membuat Anda perlu melakukan penyesuaian pada pola makan. Tidak hanya menghindari makanan tertentu, Anda juga perlu cermat memilih minuman yang akan dikonsumsi. Pasalnya, beberapa minuman justru memberikan efek buruk pada janin. 

10 Minuman yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Waspadai Efeknya

Daftar Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Hamil

Menjaga tubuh tetap terhidrasi selama hamil merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa minum apa saja. 

Beberapa minuman perlu dihindari selama hamil karena diketahui memiliki potensi untuk menyebabkan masalah serius pada kehamilan dan janin dalam kandungan. 

Minuman yang perlu dihindari oleh ibu hamil, antara lain:

1. Minuman Beralkohol

Semua minuman yang mengandung alkohol tidak boleh dikonsumsi sama sekali selama hamil. Pasalnya, alkohol yang dikonsumsi dapat melewati plasenta. 

Paparan alkohol pada janin selama dalam kandungan dapat menyebabkan kondisi fetal alcohol spectrum disorders (FASDs) pada bayi. Kondisi ini dapat menyebabkan cacat fisik, perilaku, dan intelektual seumur hidup.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa minum alkohol sesekali selama hamil tetap diperbolehkan. Namun, faktanya tidak diketahui batas jumlah alkohol yang diperbolehkan selama hamil. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk menghindari alkohol selama hamil.

Baca JugaDaftar Minuman Sehat di Pagi Hari untuk Ibu Hamil

2. Minuman Bersoda

Minuman bersoda pada umumnya terasa manis dan menyegarkan. Beberapa orang justru memilih minuman bersoda karena mampu meredakan rasa mual selama hamil. 

Namun, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi minuman bersoda selama hamil. Minuman jenis ini pada umumnya mengandung gula dalam jumlah tinggi, kafein, pemanis buatan, dan bahan kimia lain yang tidak memiliki nilai nutrisi. 

3. Susu Mentah

Susu sapi sebenarnya adalah minuman yang sehat untuk ibu hamil. Namun, Anda tidak boleh minum susu yang belum melalui proses pemanasan atau pasteurisasi. 

Pasalnya, susu mentah yang baru saja diperah mengandung bakteri berbahaya. Kontaminasi bakteri dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi dan masalah serius pada kesehatan janin. 

Bakteri yang umumnya terdapat dalam susu mentah, di antaranya adalah Listeria. Bakteri ini dapat menyebabkan keguguran, penyakit tertentu, atau bahkan kematian. 

Tenang saja, jika Anda membeli susu dalam kemasan kotak di pasar swalayan biasanya susu tersebut sudah melalui tahap pasteurisasi. 

4. Kombucha

Kombucha adalah minuman yang populer belakangan ini karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, sayangnya Anda perlu menghindari minum kombucha selama hamil. 

Kombucha biasanya tidak melalui tahap pasteurisasi untuk menjaga probiotik di dalamnya tetap hidup. Namun, kombucha juga berisiko mengandung bakteri yang berbahaya untuk kehamilan. Selain itu, kombucha juga mengandung kafein tinggi karena terbuat dari teh. 

Jika ingin mendapatkan probiotik selama hamil, Anda dapat beralih kepada kefir yang sudah dipasteurisasi atau yoghurt. 

5. Jus Buah

Jus buah segar terdengar baik dikonsumsi untuk ibu hamil. Pasalnya buah-buahan mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan selama hamil. Namun, Anda tetap perlu membatasi konsumsi jus buah. 

Minum jus buah terlalu banyak dapat menyebabkan konsumsi kalori atau gula yang berlebihan. Selain itu, buah tidak dicuci dengan benar, maka ada risiko kontaminasi bakteri yang berbahaya untuk kehamilan.

Jika ingin mendapatkan manfaat dari buah, bumil lebih disarankan untuk makan buahnya secara langsung. Melalui cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan vitamin dan mineral, tetapi juga mendapatkan serat untuk kesehatan pencernaan. 

Jangan lupa untuk mencuci bersih buah sebelum dikonsumsi, ya. 

6. Jus dari Wheatgrass

Wheatgrass atau rumput gandum merupakan tumbuhan yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan karena kandungan asam amino esensial dan antioksidan di dalamnya. 

Namun, ibu hamil perlu menghindari jus yang dibuat dari wheatgrass. Jus ini dibuat dari wheatgrass yang mentah sehingga ada potensi kontaminasi mikroba dan jamur. 

Mikroba yang masuk ke dalam tubuh dapat meningkatkan risiko keguguran dan cacat lahir pada bayi.  

7. Kopi

Sebenarnya, Anda tidak perlu menghindari kopi sepenuhnya selama hamil. Bumil perlu membatasi konsumsi kafein tidak lebih dari 200 mg per hari. 

Seperti yang sudah diketahui, kopi mengandung kafein dalam jumlah yang tinggi. Oleh sebab itu, Anda perlu membatasi konsumsi kopi menjadi paling banyak 2 gelas per hari. 

Konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Berat badan yang rendah dapat membuat bayi berisiko mengalami gula darh rendah, jumlah kalsium rendah, dan sistem imun yang lemah saat lahir. 

Selain itu, beberapa studi menyatakan bahwa paparan kafein selama dalam kandungan dapat memengaruhi perkembangan otak janin. 

8. Teh Manis dalam Kemasan

Teh manis dalam kemasan juga sangat menyegarkan terlebih jika diminum dalam keadaan dingin saat cuaca panas. Namun, sebaiknya Anda membatasi minum minuman ini selama hamil. 

Teh dalam kemasan juga mengandung kafein dalam jumlah tinggi, bahan kimia tanpa nilai nutrisi, serta gula dalam jumlah yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman ini dapat memberikan efek buruk pada janin dan kehamilan. 

9. Teh Hijau

Anda juga tidak harus berhenti minum teh hijau sama sekali selama hamil. Teh hijau sebenarnya kaya akan antioksidan yang memiliki manfaat baik bagi kesehatan. 

Namun, teh hijau tetap mengandung kafein. Selain itu, teh hijau juga dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Selain itu, teh hijau juga dapat menurunkan penyerapan asam folat. 

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi teh hijau selama hamil. 

Baca Juga10 Jus Buah yang Mendukung Program Hamil

10. Minuman Berenergi 

Minuman berenergi juga termasuk dalam minuman yang sebaiknya Anda hindari selama hamil. Minuman ini umumnya mengandung kafein dan gula dalam jumlah tinggi, serta bahan kimia lain yang tidak memiliki manfaat untuk tubuh. 

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan, seperti bayi lahir dengan berat badan rendah dan kelahiran prematur. 

Tidak hanya itu, kafein berlebihan juga dapat menyebabkan dehidrasi, masalah tidur, masalah pencernaan, dan mual. 

Konsumsi gula yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan diabetes gestasional. Oleh sebab itu, Anda disarankankan untuk menghindari minuman berenergi selama hamil.

Nah, itulah beberapa minuman yang sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari selama hamil. Saat ini, tubuh Anda sedang membentuk individu baru. Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dapat memengaruhi janin dalam kandungan.

Oleh sebab itu, Anda perlu hati-hati sebelum konsumsi makanan dan minuman tertentu.

  1. Bellefonds, Colleen de. 2023. 11 Foods And Drinks To Avoid During Pregnancy. https://www.babycenter.com/pregnancy/diet-and-fitness/foods-and-beverages-to-avoid-during-pregnancy_10348544. (Diakses pada 9 Mei 2023). 
  2. Khan, Aliya. 2021. Drinks & Beverages you should Avoid during Pregnancy. https://parenting.firstcry.com/articles/drinks-or-beverages-you-should-avoid-during-pregnancy/. (Diakses pada 9 Mei 2023).
  3. Robertson, Jennifer. 2022. You Can Have Caffeine During Pregnancy (Just Not Too Much). https://www.goodrx.com/conditions/pregnancy/caffeine-during-pregnancy. (Diakses pada 9 Mei 2023).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi