Terbit: 17 November 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Punya luka jahitan setelah persalinan normal dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat Anda khawatir untuk melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan aktivitas tidur sekalipun. Lantas, bagaimana posisi tidur setelah melahirkan normal yang tepat? Simak penjelasan di bawah ini.

3 Jenis Posisi Tidur yang Tepat setelah Melahirkan Normal

Ragam Posisi Tidur setelah Melahirkan Normal dengan Jahitan

Setelah melahirkan, ibu tentu membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Namun sayangnya, sebagian ibu kesulitan untuk mewujudkannya.

Adanya kekhawatiran jahitan akan lepas dan rasa tidak nyaman dari jahitan itu sendiri merupakan dua faktor yang berkontribusi terhadap waktu tidur. Belum lagi aktivitas menyusui yang menguras energi.

Agar tidur lebih nyaman, cobalah beberapa posisi tidur yang baik setelah melahirkan normal berikut ini:

1. Tidur Menyamping

Tidur menyamping adalah pilihan posisi tidur yang baik untuk ibu setelah melahirkan normal. Tidak hanya setelah persalinan, tidur posisi ini juga direkomendasikan bagi wanita hamil.

Tidur dengan posisi ini bisa membantu tulang belakang sejajar. Dengan begitu, Anda tidak akan mengalami nyeri punggung setelah melahirkan.

Cobalah untuk tidur miring ke samping kiri agar tidur Anda lebih nyenyak. Bila perlu, gunakan bantal kehamilan atau bantal biasa yang diselipkan pada punggung untuk mencegah perubahan posisi.

Anda juga bisa meletakkan bantal di sela-sela kaki untuk membuat pinggul seimbang. Bantalan di antara kaki juga bisa membantu mencegah nyeri punggung bawah.

Anda dianjurkan untuk tidur dalam posisi ini setidaknya selama tiga hari setelah melahirkan.

Baca JugaInilah 5 Penyebab Tidak Haid Setelah Melahirkan

2. Tidur Telentang

Posisi tidur setelah melahirkan normal dengan jahitan selanjutnya adalah telentang. Tidak hanya mengurangi tekanan pada punggung, posisi ini juga bisa meredakan nyeri pinggul sekaligus membantu menjaga kesehatan tulang belakang.

Saat akan tidur, Anda bisa meletakkan bantal di bawah lutut. Cara ini bisa membantu punggung menjadi lurus sekaligus menjaga agar lokasi jahitan tidak bermasalah.

3. Tidur dengan Bantalan di Punggung

Jika sulit tidur karena merasa sesak, cobalah untuk menggunakan bantalan pada punggung. Dengan begitu, posisi perut Anda akan lebih tinggi dari kepala dan kaki.

Perlu diketahui, gangguan tidur ini bisa berisiko lebih tinggi menimpa wanita yang sedang dalam pemulihan setelah melahirkan. Posisi tidur ini akan mencegah kejadian sleep apnea.

Wanita dengan obstructive sleep apnea (OSA) derajat sedang hingga berat yang tidur dalam posisi ini, mengalami peningkatan risiko untuk sembuh.

Selain itu, wanita yang melahirkan normal juga bisa merasakan sakit pada organ kewanitaan. Untuk meminimalkan rasa nyeri yang dirasakan dan membantu tidur Anda lebih nyaman, berikan sanggahan bantal pada bagian punggung.

Baca Juga: Bantal Hamil, Pentingkah Penggunaannya?

Perhatikan Ini untuk Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Selain tidur dengan posisi tidur yang direkomendasikan di atas. Anda juga bisa memperhatikan beberapa hal berikut untuk meningkatkan kualitas tidur:

  • Pastikan lingkungan ruangan mendukung, baik suhu, pencahayaan, hingga tingkat kebisingan.
  • Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya.
  • Lakukan relaksasi atau meditasi sebelum tidur.
  • Jauhi alat-alat elektronik, seperti gawai, 30-60 menit sebelum tidur.
  • Bila mengalami kesulitan untuk tidur, bacalah buku atau dengarkan musik yang menenangkan.
  • Tulislah sederet aktivitas yang akan dilakukan keesokan harinya.
  • Mandi dan sikat gigi sebelum tidur. Setelah tubuh bersih, Anda akan tidur lebih cepat karena efek yang ditimbulkan setelahnya.
  • Hindari konsumsi makanan tertentu menjelang waktu tidur, misalnya makanan pedas atau makanan dan minuman yang mengandung kafein.
  • Dapatkan waktu tidur siang yang cukup.

Baca Juga10 Cara Mengatasi Vagina Sakit Setelah Melahirkan

Selain itu, bila Anda masih dalam masa pemulihan setelah melahirkan normal, perhatikan juga hal-hal berikut untuk mengurangi rasa nyeri:

  • Hindari berdiri dalam waktu yang lama.
  • Cukupi kebutuhan cairan hairan.
  • Konsumsi makanan tinggi serat untuk mencegah konstipasi.
  • Istirahatlah dengan menumpu kaki pada benda sehingga posisinya lebih tinggi.
  • Hindari terlalu lama berada di luar ruangan saat cuaca panas.

Nah, kini Anda sudah mengetahui posisi tidur setelah melahirkan normal dengan jahitan dan tips meningkatkan kualitas tidur.

Apabila setelah menerapkan tips-tips di atas, Anda mengalami sulit tidur hingga aktivitas sehari-hari terganggu, tak ada salahnya berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat!

 

  1. Harris, Whitney. 2018. The Best Way to Sleep After Giving Birth. https://www.parents.com/pregnancy/my-body/postpartum/doctors-advise-a-better-way-to-sleep-after-birth/. (Diakses pada 17 November 2022).
  2. Marsh, Lorna. 2021. Stitches, Pain and Bruising After Birth. https://www.babycentre.co.uk/a536343/stitches-pain-and-bruising-after-birth. (Diakses pada 17 November 2022).
  3. Olson, Ashley. 2020. 10 Ways to Improve Sleep During Pregnancy and Postpartum. https://kytebaby.com/blogs/news/10-ways-to-improve-sleep-during-pregnancy-and-postpartum. (Diakses pada 17 November 2022).
  4. Smith-Garcia, Dorian. 2020. Tips and Tricks for High Quality Sleep After a C-Section. https://www.healthline.com/health/healthy-sleep/how-to-sleep-after-c-section. (Diakses pada 17 November 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi