Terbit: 16 March 2012 | Diperbarui: 22 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Doktersehat.com – Tanaman ini berbentuk pohon atau semak tinggi, dengan ketinggian 1-5 meter. Batang pokok bengkok-bengkok, lunak, ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar. Sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul,tepi rata, 9-30 kali, dari atas hijau tua mengkilat. Dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dara bawah hijau muda. Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkalnya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging. Waktu berbunga januari-desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di jawa dan Madura, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

Sinonim :  Ficus Hauili Blanco, Ficus casearia F. V. Mueller ex
Familia : Moraceae

 Nama daerah

Sirih Popar (ambon) tagalolo, bei, loloyan (minahasa), Ki Ciyat (Sunda), Awar-awar (jawa), Bar-abar (madura), awar-awar ( belitung), tobotobo (Makassar), dausalo (bugis), Bobulutu (Halmahera utara), tagalolo (ternate), papua New Guinea: Omia (kurereda, Northern province), manibwohebwahe (Wagawaga, milne Bay), Bahuerueru ( Vanapa, Central Province).

Daun:

  • Obat penyakit kulit,
  • Radang usus buntu,
  • Mengatasi bisul,
  • Gigitan ular berbisa dan
  • Sesak napas.

Akar:

  • Penawar racun (ikan),
  • Penanggulangan asma.

Getah:

  • Mengatasi bengkak-bengkak dan
  • Kepala pusing.

Buah:

  • Untuk pencahar.
  • Cara pemakaian

Untuk mengatasi bisul, siapkan 5 lembar daun lalu dicuci dan digiling halus, ditambah garam secukupnya, kemudian digunakan sebagai kompres pada bisul (1-2 kali sehari).

Komposisi

Tumbuhan ini mengandung alkaloida, yaitu antara lain: tilosrebrin (hauptalkaloid), tiloforin, septisin, dan antofin, selain itu juga mengandung flavonoida.

Sumber : Tanaman Obat Nusantara ( Herlina Widyaningram & Tim Solusi Alternatif )


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi