Terbit: 15 December 2021 | Diperbarui: 9 June 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Setelah tes kesehatan, mungkin Anda bingung cara membaca hasil laboratorium. Hal ini mungkin karena banyak angka yang tertera dalam hasil lab. Untuk itu, ketahui cara mudahnya berikut ini!

Begini Cara Membaca Hasil Laboratorium yang Mudah

Cara Membaca Hasil Laboratorium

Hasil laboratorium atau lab biasanya ditampilkan sebagai kumpulan angka yang dikenal sebagai rentang referensi atau interval referensi. Rentang referensi juga dapat disebut nilai normal.

Pasien rumah sakit mungkin pernah melihat hasil lab, normal: 77-99mg/dL” (miligram per desiliter). Rentang referensi berdasarkan hasil tes normal dari sebagian besar orang sehat. Rentang ini membantu menunjukkan seperti apa hasil normal yang khas pada setiap pasien.

Hasil laboratorium pada setiap orang bisa berbeda. Terkadang, orang sehat mendapatkan hasil di luar rentang referensi, sedangkan orang yang memiliki gangguan kesehatan bisa mendapatkan hasil di kisaran normal.

Jika hasil berada di luar rentang referensi atau jika memiliki gejala meskipun hasil normal, kemungkinan memerlukan tes lebih lanjut.

Guna memudahkan cara membaca hasil laboratorium, berikut ini istilah yang perlu dikenali:

  • Negatif atau normal. Itu artinya penyakit atau zat yang telah melalui tes tidak ditemukan.
  • Positif atau abnormal. Berarti telah ditemukan penyakit atau suatu zat.
  • Tidak meyakinkan atau tidak pasti. Itu berarti tidak cukup informasi dalam hasil untuk mendiagnosis atau mengesampingkan penyakit. Jika mendapatkan hasil yang tidak meyakinkan, mungkin akan mendapatkan tes lainnya.
  • Positif palsu. Berarti tes menunjukkan bahwa pasien memiliki penyakit atau kondisi, tetapi sebenarnya tidak memilikinya.
  • Negatif palsu. Artinya tes menunjukkan pasien tidak memiliki penyakit atau kondisi, tetapi benar-benar memilikinya.

Namun, hasil yang salah ini jarang terjadi, tetapi lebih mungkin terjadi pada jenis tes tertentu atau jika tes tidak dilakukan dengan benar. Meskipun jarang terjadi, tenaga medis mungkin perlu melakukan beberapa tes untuk memastikan diagnosis pasien dengan benar.

Baca Juga: 11 Jenis Tes Kesehatan Sebelum Menikah yang Harus Anda Ketahui

Contoh Cara Membaca Hasil Laboratorium

Ada ratusan jenis tes laboratorium terkait kesehatan, untuk itu artikel ini hanya akan fokus pada dasar-dasar dan tes darah yang paling umum.

Berikut ini beberapa panduan praktis cara membaca hasil laboratorium.

1. Tes COVID-19

Hasil tes COVID-19 biasanya tersedia antara 24-48 jam setelah pengumpulan sampel dan hasilnya dinyatakan negatif atau positif untuk COVID-19. Pemeriksaan ini, termasuk  polymerase chain reaction (PCR).

  • Tes positif berarti sangat mungkin seseorang terinfeksi COVID-19. Namun, ada kemungkinan lab menunjukan hasil positif palsu, tetapi sangat jarang.
  • Tes negatif, seseorang mungkin tidak terinfeksi COVID-19 ketika melakukan tes.

2. Hitung sel darah merah

Pemeriksaan ini adalah salah satu dari tes darah lengkap. Tes ini memeriksa volume sel darah merah dalam tubuh.

Jika hasilnya di atas atau di bawah kisaran referensi, ini bisa menunjukkan adanya kondisi medis. Namun, tes lebih lanjut mungkin diperlukan untuk menentukan masalahnya.

Berikut ini nilai normal jumlah sel darah merah:

  • Pria: 4,7-6,1 juta mcL (mikroliter).
  • Wanita (tidak hamil): 4,2-5,4 juta mcL.
  • Anak-anak: 4,0-5,5 juta mcL.

Ini juga berlaku untuk cara membaca hasil laboratorium darah lengkap lainnya.

3. Tes hemoglobin (Hgb)

Tes ini juga bagian dari tes darah lengkap. Hemoglobin berfungsi mengantarkan oksigen dari paru-paru ke tubuh dan membuat darah berwarna merah. Kadar hemoglobin yang rendah mengindikasikan kekurangan darah alias anemia.

Nilai normal jumlah hemoglobin, meliputi:

  • Pria: 14-18 g/dL (gram/desiliter).
  • Wanita (tidak hamil): 12-16 g/dL.
  • Anak-anak : 9,5-15,5 g/dL

4. Tes gula darah

Tes glukosa mengukur jumlah gula dalam darah. Ini biasanya dilakukan untuk mereka yang menderita diabetes.

Nilai normal untuk tes glukosa, di antaranya:

  • Normal: 140 mg/dL (miligram.desiliter) ) atau lebih rendah.
  • Pradiabetes: 140-199 mg/dL
  • Tinggi: 200 mg/dL dan lebih tinggi.

Baca Juga: Tes Widal: Fungsi, Prosedur, Biaya, dll

5. Tes kolesterol total

Mengukur jumlah total kolesterol dalam darah, termasuk kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) maupun kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL).

Berikut ini batas nilai normal kolesterol:

  • Sehat: Di bawah 200 mg/dL
  • Batas tinggi: 200-239 mg/dL
  • Tinggi: Di atas 240 mg/dL

Rentang referensi atau nilai normal hasil tes tersebut hanya beberapa dari tes laboratorium yang umum yang mungkin. Memahami hasil tes lab terkait kesehatan sangat penting dalam bersikap lebih aktif terhadap dengan kesehatan.

Hal tersebut bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik ketika dokter memberikan keterangan melalui hasil tes. Namun, jika merasa bingung dengan hasil tes atau tidak sepenuhnya memahami, segera hubungi dokter.

 

  1. Anonim. 2020. How to Understand Your Lab Results. https://medlineplus.gov/lab-tests/how-to-understand-your-lab-results/. (Diakses pada 15 Desember 2021)
  2. Anonim. Interpreting your lab results. https://www.privatemdlabs.com/lab_results_guide.php. (Diakses pada 15 Desember 2021)
  3. Anonim. 2021. COVID-19. https://www.labtestsonline.org.au/learning/test-index/covid-19. (Diakses pada 15 Desember 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi