Terbit: 8 July 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.ComHerpes berbeda dengan penyakit lain yang sering dialami oleh pria atau mungkin wanita. Penyakit ini tidak akan bisa sembuh. Sekali terkena herpes genitalis, seseorang akan memilikinya seumur hidup. Yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah menekan efek pada tubuh dan menjaga daya tahan tubuh agar virus jadi tertidur lagi.

Cara Melakukan Seks yang Aman dengan Pasangan Mengidap Herpes

Herpes genitalis bisa menyebabkan banyak sekali gangguan pada tubuh. Salah satu gangguan yang umum terjadi adalah demam tinggi, rasa panas di area selangkangan, dan tubuh jadi lemas. Kondisi ini bisa berulang lebih dari tiga kali dalam satu tahun sehingga menjaga kondisi tubuh adalah yang utama.

Risiko penularan herpes genitalis

Herpes genitalis bisa menular dengan mudah melalui sentuhan tangan atau sentuhan antara kemaluan dengan kemaluan. Virus yang ada pada luka akibat herpes bisa dengan mudah menyebar dari satu tempat ke tempat lain dan hidup di sana. Kalau kondisi tubuh penerima virus selalu baik, herpes akan menjadi dorman hingga daya tahan menurun.

Penularan herpes genitalis hanya bisa terjadi karena sentuhan langsung antara pemilik virus dan orang yang masih belum terinfeksi. Virus ini tidak akan mudah menyebar di luar tubuh meski ada cairan atau bakteri yang menempel pada celana atau mungkin toilet. Di luar tubuh virus akan mudah mati dengan cepat.

Cara melakukan seks dengan penderita herpes genitalis

Secara umum, penularan terbesar dari herpes genitalis adalah dengan aktivitas seks. Pasangan yang salah satunya memiliki penyakit ini lebih berisiko tertular dengan cepat. Untuk mengatasi dan mencegah penularan ini simak beberapa ulasan di bawah ini.

  1. Pastikan pasangan tidak memiliki herpes

Sebelum memutuskan menikah ada baiknya Anda dan pasangan memeriksakan diri terkait dengan kesehatan yang dialami. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit berbahaya pada tubuh seperti HIV, HPV, hingga herpes genitalis yang akan berdampak secara seksual dan psikologi.

Kalau salah satu dari pasangan memiliki herpes genitalis, tanyakan pada dokter apa yang akan terjadi dan bagaimana mengatasinya. Biasanya dokter akan memberikan saran tertentu agar seks bisa dilakukan dan minimal bisa mendapatkan kehamilan yang tepat dan aman.

  1. Gunakan pengaman saat bercinta

Herpes genitalis mudah sekali menular dengan kontak fisik secara langsung. Kontak fisik saat seks banyak terjadi karena penetrasi akan terjadi hingga seks oral juga akan dilakukan saat foreplay. Kalau pasangan memiliki herpes genitalis, ada baiknya untuk selalu menggunakan pengaman saat bercinta. Pria disarankan menggunakan kondom agar seks yang dijalani berjalan aman.

Seks dengan kondom akan menurunkan risiko kontak secara langsung. Pasangan juga lebih enjoy dengan seks yang dilakukan karena tidak was-was dengan penularan penyakit yang bisa terjadi secara instan.

  1. Bercinta saat sedang sehat

Penderita herpes biasanya memiliki dua fase dalam hidupnya. Pertama fase saat penyakit sedang kambuh dan kedua fase saat penyakit sedang dorman atau tertidur. Untuk menurunkan risiko penularan herpes, pasangan disarankan untuk bercinta saat sedang tidak kambuh atau kondisi badan sehat. Kalau sedang kambuh lebih baik menunda dahulu.

  1. Selalu menjaga kesehatan setiap saat

Virus herpes memang akan selalu ada di dalam tubuh dan susah sekali dihilangkan. Namun, pasangan bisa membuatnya untuk terus tertidur dengan menjaga kesehatan tubuh. Selama daya tahan bisa dijaga dengan baik, tidak akan ada gangguan pada tubuh dan kondisi herpes yang parah tidak akan terjadi.

Demikianlah beberapa ulasan tentang herpes dan cara melakukan aktivitas seksnya yang aman. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi